Jumat, 07 Oktober 2016

WAKTU


96.Renungan Sore!!!
*Menggunakan Waktu*

ﻭَﺍﻟْﻌَﺼْﺮِ . ﺇِﻥَّ ﺍﻹِﻧْﺴَﺎﻥَ ﻟَﻔِﻲ ﺧُﺴْﺮٍ
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar
dalam kerugian”.
(Al-‘Ashr: 1-2).
ﻧﻌﻤﺘﺎﻥ ﻣﻐﺒﻮﻥ ﻓﻴﻬﻤﺎ ﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺍﻟﺼﺤﺔ ﻭﺍﻟﻔﺮﺍﻍ
“Dua nikmat dimana banyak manusia yang tertipu; nikmat kesehatan dan waktu luang”.
(HR. Bukhari).
ﻣِﻦْ ﺣُﺴْﻦ ﺇِﺳْﻠَﺎﻡ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀ ﺗَﺮْﻛﻪ ﻣَﺎ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻨِﻴﻪ
“Diantara baiknya keislaman seseorang adalah ketika ia
meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya”.
(HR. Ahmad, Tarmidzi dan Ibnu Majah).
Syekh Abdullah Azzam pernah berkata:
ﺇﻥ ﻟﻢ ﺗﺸﻐﻞ ﻧﻔﺴﻚ ﺑﺎﻟﻜﺒﺎﺋﺮ ﺷﻐﻠﺘﻬﺎ ﺍﻟﺼﻐﺎﺋﺮ
“Jika Anda tidak menyibukkan diri dengan hal-hal yang
besar, maka ia akan disibukkan dengan hal-hal yang remeh”.
Dalam hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Amr, Rasulullah Saw. juga menjelaskan serangkaian hak-hak yang harus dipenuhi olehnya. Dan dari hadits tersebut
kita bisa memahami tentang banyaknya tugas dan amal seorang Muslim. Abdullah bin Amr berkata: Rasulullah Saw. berkata padaku: “Wahai Abdullah, Aku pernah diberitakan tentang dirimu yang selalu melakukan
puasa pada setiap siang dan selalu melakukan shalat malam, benarkah? Maka aku menjawab: Benar wahai
Rasulullah. Rasulullah bersabda: “Jangan lakukan itu, puasalah dan berbukalah, shalat malam dan tidurlah, karena tubuhmu punya hak atasmu, matamu punya
hak, isterimu punya hak, dan tamumu juga punya hak”.
(HR. Bukhari).
Ada sejumlah hak yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim. Ada hak untuk Tuhannya, hak untuk
dirinya, untuk anak dan isterinya, untuk tetangganya,
untuk masyarakatnya, dan seterusnya. Demikian
Rasulullah menjelaskan banyaknya tugas dan hak-hak yang harus dipenuhi seorang Muslim. Karena itu
seorang Ulama pembaharu terkemuka berkata: “Tugas
dan kewajiban lebih banyak dari waktu yang tersedia”.
Wallahu a’lam.
*1 JAM MENGAWALI SELURUH JAM SISA USIA*
Seorang anak datang kepada ayahnya dan bertanya dengan polosnya :
”Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita, Ayah…? “
Ayahnya memandang kepada anaknya itu kemudian berkata :
”Tidak, nak… “
Anak ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi…
”Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun…?”
Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum.
”Oh...., bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan…?”
Ayahnya tertawa…
”Mungkin tidak bisa juga, nak…”
”OK ayah, ini yang terakhir kali…
Apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja…?”
Akhirnya ayahnya mengangguk.
“Kemungkinan besar, bisa nak…”
Anak ini tersenyum lega…
”Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah.
Kelihatannya akan lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar… “
Pernyataan ini mengandung kebenaran sejati…
Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dengan memperhatikan cara kita menjalani hidup ini.
Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun…
Akan menjadikan kita terbiasa…
Dan apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat…
Dan sifat akan berubah jadi KARAKTER…
HIDUPLAH 1 JAM TANPA :
Kemarahan,
Hati yang jahat,
Pikiran negatif,
Menjelekkan orang,
Keserakahan,
Pemborosan,
Kesombongan,
Kebohongan,
Kepalsuan…
Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya..
HIDUPLAH 1 JAM DENGAN :
Kasih sayang kepada sesama…
Damai,
Kejujuran,
Kesabaran,
Kelemah lembutan,
Kemurahan hati,
Kerendahan hati..
Ketulusan..
Mulailah dari Jam ini
Satu jam yang sederhana, tapi sangat mungkin akan berarti bagi perjalanan 10 tahun ke depan, bahkan mungkin sampai akhir hayat ..
Mari kita mulai sejak JAM ini. Keheningan sejam kali ini awal kekuatan untuk iman dan syukur kita , amin ...........
Semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman