Rabu, 05 Oktober 2016

KARUNIA ALLAH


79.Renungan Pagi !!!

*Rezki Milik Allah swt*

ﻭَﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﺩَﺍﺑَّﺔٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺇﻟَّﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺭِﺯْﻗُﻬَﺎ
“Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi
rezkinya” (Huud: 6).
ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﻬُﻮَ ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﺮَّﺍﺯِﻗِﻴﻦَ
“Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki”
(Al-Hajj: 58).
ﻭَﺍﺭْﺯُﻗْﻨَﺎ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﺮَّﺍﺯِﻗِﻴﻦَ
“Berilah kami rezeki, dan Engkaulah pemberi rezeki
Yang Paling Utama” (Al-Maa`idah:114).
Maksud ayat tersebut diatas bahwa semua makhluk mempunyai jata rezki masing masing dan Allah swt sebaik baik pemberi rizki serta manusia sangat dianjurkan untuk berdoa kepadaNya agar hidup dan rezki menjadi berkah untuk bekal ibadah.
*Pandangan Menerima Rezki Ala Sufi*
1. LEVEL PERTAMA.
Tingkatan pertama adalah seperti anak
Kecil, klo lapar menangis, lari lari cari
Jajan dan seterusnya.
Artinya dalam tingkatan ini, kita masih berusaha kesana kesini, berdoa memohon rezeki, untuk kebutuhan besok, bahkan sampai ke anak cucu..
2. LEVEL KEDUA.
Tingkatan yang kedua sudah meningkat seperti BURUNG,
karna sudah meningkat, manusia diciptakan punya rasa Lapar, dalam tingkatan ini manusia bekerja hanya cari kebutuhan makan semata tidak mencari yang berlebihan apa lagi untuk anak cucu.
Hanya mementingkan
Dzikir dan bertasbih, waktunya terus untuk beribadah kepada ALLAH..
Klo lapar ya kerja.
Dalam tingkatan ini
Sudah tidak mau menyimpan makanan
Untuk besok / untuk lusa,
3. LEVEL KE TIGA.
Dalam tingkatan ini
Seperti MAYAT,
SUBHANALLAH..
Dalam tingkatan ini sudah tidak bekerja,
Tidak cari kerjaan.
Hanya beribadah kepada ALLAH.
Di tingkatan ini semua hidup dan kehidupanya sudah di serahkan semua kepada ALLAH.
ALLAH lah yang berkuasa, ALLAH yang kasih makan kita. Di kasi makan dikasih rezeki atau tidak itu milik ALLAH,
Itu urusan ALLAH,
Gurem yang sekecil itu ALLAH semua yang manggung..
Kamu kok takabur kok sombong mendahului
Kekuasaan ALLAH
Klo bisnis, dagang pasti untung, belum
Tentu semua itu milik
ALLAH,.
Dalam tingkatan ini
Hanya beribadah dan
Berdzikir kepada ALLAH saja...
Kita bisa mengukur diri kita sendiri Dalam tawakkal, mencari uang..
Dalam tingkatan yang ke berapa...???
*Semoga berguna... Aamiin.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman