Selasa, 12 Desember 2017

KAJIAN DZULHIJJAH


15.Kajian Dzulhijjah
HUKUM QUNUT NAZILAH...
QUNUT NAZILAH adalah qunut
yang dilakukan pada saat terjadi sesuatu yang besar, seperti musibah epidemik, bencana alam,
kekeringan, kelaparan, peperangan baik perang
saudara antar sesama muslim atau perang antara muslim-nonmuslim.
1.Waktu qunut nazilah bisa pada shalat diantara 5 waktu.
ﻋَﻦِ ﺍﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﻨَﺖَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺷَﻬْﺮًﺍ ﻣُﺘَﺘَﺎﺑِﻌًﺎ ﻓِﻲ
ﺍﻟﻈُّﻬْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺼْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻐْﺮِﺏِ ﻭَﺍﻟْﻌِﺸَﺎﺀِ ﻭَﺻَﻼَﺓِ ﺍﻟْﺼُّﺒْﺢِ ﻓِﻲْ ﺩُﺑُﺮِ ﻛُﻞِّ ﺻَﻼَﺓٍ ﺇِﺫَﺍ ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻊَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟِﻤَﻦْ ﺣَﻤِﺪَﻩُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺮَّﻛْﻌَﺔِ ﺍْﻷَﺧِﺮَﺓِ ﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺣْﻴَﺎﺀٍ ﻣِﻦْ ﺑَﻨِﻲْ ﺳُﻠَﻴْﻢٍ ﻋَﻠَﻰ ﺭِﻋْﻞٍ ﻭَﺫَﻛْﻮَﺍﻥَ ﻭَﻋُﺼَﻴَّﺔَ، ﻭَﻳُﺆَﻣِّﻦُ ﻣَﻦْ ﺧَﻠْﻔَﻪُ
Artinya: Rasulullah pernah qunut selama satu bulan
secara terus-menerus pada shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Shubuh di akhir setiap shalat,
(yaitu) apabila ia mengucap Sami’Allahu liman hamidah di raka’at yang akhir, beliau mendo’akan
kebinasaan atas kabilah Ri’lin, Dzakwan dan
‘Ushayyah yang ada pada perkampungan Bani Sulaim, dan para makmum mengucapkan amin. (Hadits riwayat Abu Dawud, Ahmad, al-
Hakim dan al-Baihaqi dari Ibnu Abbas)
2.Hukumnya sangat dianjurkan qunut nazilah bila ada musibah khususnya menimpah ummat Islam.
‏( ﻭﻳﺸﺮﻉ ‏) ﺃﻱ ﻳﺴﺘﺤﺐ ‏( ﺍﻟﻘﻨﻮﺕ ‏) ﻣﻊ ﻣﺎ ﻣﺮ ﺃﻳﻀﺎ ‏( ﻓﻲ ﺳﺎﺋﺮ ﺍﻟﻤﻜﺘﻮﺑﺎﺕ ‏) ﺃﻱ ﺑﺎﻗﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻓﻲ ﺍﻋﺘﺪﺍﻝ ﺍﻟﺮﻛﻌﺔ ﺍﻷﺧﻴﺮﺓ ‏( ﻟﻠﻨﺎﺯﻟﺔ ‏) ﺇﺫﺍ ﻧﺰﻟﺖ ﺑﺄﻥ ﻧﺰﻟﺖ ﺑﺎﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻟﻮ ﻭﺍﺣﺪﺍ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺑﺤﺜﻪ ﺟﻤﻊ ، ﻟﻜﻦ ﺍﺷﺘﺮﻁ ﻓﻴﻪ ﺍﻹﺳﻨﻮﻱ ﺗﻌﺪﻱ ﻧﻔﻌﻪ ﻛﺄﺳﺮ ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﻭﺍﻟﺸﺠﺎﻉ ﻭﻫﻮ ﻇﺎﻫﺮ
Artinya: Disunnahkan qunut pada lima shalat
fardhu yang lain pada saat i'tidal (bangun) dari
rakaat akhir untuk qunut nazilah apabila terjadi
musibah / bencaa pada umat Islam, walaupun satu orang, berdasarkan pendapat segolongan ulama.
Namun Imam Asnawi mensyaratkan manfaatnya
melebihi satu orang seperti ditahannya orang alim atau pemberani. (Imam Romli dalam Nihayatul Muhtaj, hlm. 1/508)
HUKUM DOA QUNUT NAZILAH DI WAKTU DHUHUR UMPAMANYA...
1.Hukumnya boleh dilakukan diantara shalat fardhu.
2.Doa qunut dibaca jahar pada shalat maghrib,isyaa dan shubuh jika berjamaah.
Demikian juga dibaca jahr doa qunutnya meskipun dilakukan pada shalat dhuhur dan ashar jika berjamaah dan diaminkan oleh makmumnya.
ﻗَﻨَﺖَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺷَﻬْﺮًﺍ ﻣُﺘَﺘَﺎﺑِﻌًﺎ ﻓِﻲ
ﺍﻟﻈُّﻬْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺼْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻐْﺮِﺏِ ﻭَﺍﻟْﻌِﺸَﺎﺀِ ﻭَﺻَﻼَﺓِ ﺍﻟﺼُّﺒْﺢِ ﻓِﻲ ﺩُﺑُﺮِ ﻛُﻞِّ ﺻَﻼَﺓٍ ﺇِﺫَﺍ ﻗَﺎﻝَ ﺳَﻤِﻊَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟِﻤَﻦْ ﺣَﻤِﺪَﻩُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺮَّﻛْﻌَﺔِ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺣْﻴَﺎﺀٍ ﻣِﻦْ ﺑَﻨِﻲ ﺳُﻠَﻴْﻢٍ ﻋَﻠَﻰ ﺭِﻋْﻞٍ ﻭَﺫَﻛْﻮَﺍﻥَ ﻭَﻋُﺼَﻴَّﺔَ ﻭَﻳُﺆَﻣِّﻦُ ﻣَﻦْ ﺧَﻠْﻔَﻪُ . ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﺃﺣﻤﺪ
Artinya: ” Rasulullah SAW melakukan qunut
(Nazilah) satu bulan berturut-turut dalam
shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan
Subuh, tatkala berkata sami’allahu liman
hamidah pada rakaat terakhir. Mendoakan
untuk kebinasaan perkampungan Bani Sulaim,kabilah Ri’l, Dzikwan dan ‘Ushiyyah. Sahabat di belakangnya mengamini”
(HR. Abu Dawud
dan Ahmad)
3.Bisa dilaksanakan qunut nazilah pada shalat jumat menurut madzhab Syafii.
DOA QUNUT NAZILAH..
1.Doa Nabi saw.
ﺍﻟﻠّﻬﻢ ﺍﻫﺪِﻧﺎ ﻓﻴﻤَﻦ ﻫَﺪﻳْﺖ ﻭ ﻋﺎﻓِﻨﺎ ﻓﻴﻤَﻦ ﻋﺎﻓﻴْﺖ ﻭ ﺗَﻮَﻟَّﻨﺎ
ﻓﻴﻤَﻦ ﺗَﻮَﻟَّﻴْﺖ ﻭ ﺑﺎﺭِﻙ ﻟَﻨﺎ ﻓﻴﻤﺎ ﺃَﻋْﻄَﻴْﺖ ﻭ ﻗِﻨﺎ ﻭﺍﺻْﺮِﻑ ﻋَﻨَّﺎ
ﺷَﺮَّ ﻣﺎ ﻗَﻀَﻴﺖ ﻓﺈﻧﻚ ﺗَﻘﻀﻲ ﻭﻻ ﻳُﻘﻀﻰ ﻋَﻠﻴﻚ ﻓﺈﻧَّﻪُ ﻻ ﻳَﺬِّﻝُّ
ﻣَﻦ ﻭﺍﻟَﻴﺖ ﻭَﻻ ﻳَﻌِﺰُّ ﻣﻦ ﻋﺎﺩَﻳﺖ ﺗَﺒﺎﺭَﻛْﺖَ ﺭَﺑَّﻨﺎ ﻭَﺗَﻌﺎ ﻟﻴﺖْ َﻓﻠﻚَ ﺍﻟﺤَﻤﺪُ ﻋَﻠﻰ ﻣﺎ ﻗَﻀَﻴْﺖ ﻧَﺴﺘَﻐﻔِﺮُﻙَ ﻭﻧَﺘﻮﺏُ ﺍﻟﻴﻚ ﻭﺻﻠﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻲ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺍﻷﻣﻲ ﻭﻋﻠﻲ ﺃﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Artinya: Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau
beri petunjuk. BErilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku
bersama-sama orang-orang yang telah Engkau
pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa
yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan
peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau
pastikan. Karena, sesungguhnya Engkaulah yang
menentukan dan tidak ada yang menghukum
(menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engaku beri
kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang yang
Engkau musuhi. Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurl`h Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang
telah engkau pastikan. Aku mohon ampun dan
kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah
memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi
Muhammad beserta seluruh keluarganya dan
sahabatnya
2.Doa Umar bin Khathab ra.
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕِ ﻭَﺃَﻟِّﻒْ ﺑَﻴْﻦَ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢْ ﻭَﺃَﺻْﻠِﺢْ ﺫَﺍﺕَ ﺑَﻴْﻨِﻬِﻢْ ﻭَﺍﻧْﺼُﺮْﻫُﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﻋَﺪُﻭِّﻙَ
ﻭَﻋَﺪُﻭِّﻫِﻢْ
Artinya : Ya Allah ! Ampunilah kami, kaum
mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati
mereka. Perbaikilah hubungan diantara mereka dan menangkanlah
mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka”.
3.Doa Kaum Muslimin
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃَﻋِﺰَّ ﺍﻹﺳﻼﻡَ ﻭ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ , ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃَﺫِﻝََّ
ﺍﻟﺸِﺮﻙَ ﻭ ﺍﻟﻤُﺸﺮِﻛِﻴﻦ , ﺃﻟﻠﻬﻢ ﺍﻧْﺼُﺮْ ﺍﺧﻮﺍﻧَﻨَﺎ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭ ﺍﻟﻤﺠﺎﻫﺪﻳﻦ ﻭ ﺍﻟﻤُﺴْﺘَﻀْﻌَﻔِﻴﻦ , ﻓﻰ ﻓﻠﺴﻄﻴﻦ ﻭ ﻓﻰ ﻟُﺒْﻨَﺎﻥ ﻭ ﻓﻰ ﺍﻟﻌﺮﺍﻕ ﻭﻓﻰ ﻛﻞ ﻣﻜﺎﻥ ﻭ ﻓﻰ ﻛﻞ ﺯﻣﺎﻥ
Artinya : Ya Allah! Muliakan Islam dan orang islam. Ya Allah! Hinakan Syirik dan
musyrikin. Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang muslim dan mujahidin dan golongan-
golongan lemah, di Palestine, di
Lubnan, di Iraq... dan di semua tempat
dan di semua masa.
SEMOGA BERMANFAAT. AAMIIN
Wassalam
Anak bangsa bersatu
😎💞🇮🇩 

14.Kajian Dzulhijjah
😎IKHLAS BERDOA😔😊😍
Ikhlas berdoa atau amal shalih lainnya merupakan syarat yang wajib dipenuhi oleh setiap muslim sehingga tetap semangat dan penuh harap akan dikabulkan Allah swt. Ikhlas menanti terkabulnya doa dan tetap baik sangka kepada Tuhan dengan berikhtiar terus dan tawakal kepadaNya. Allah swt Maha Mendengar apa yang ada dalam hati manusia bahkan Maha Mengetahui masa depan seseorang,miskin atau kaya sesuai ketetapan takdirNya.
Memang takdir Tuhan tidak bisa diubah oleh siapapun kecuali Tuhan sendiri dengan berdoa kepadaNya dan rajin menyambung sanak kerabat.
Doa pasti dikabulkan olehNya bagi orang beriman dan patuh bisa berupa terkabul doanya di dunia atau di akhirat atau mintak a dikasih b atau berupa ampunan dan yang jelas menjadi ibadah baginya. Wal hasil doa buat orang beriman pasti terkabul sesuai kehendak dariNya.
1.Perintah berdoa dan kepastian Tuhan akan mengabulkannya kecuali orang yang tidak sabar dan putus asa. Demikian juga orang yang sombong tidak mau menerima kebenaran sehingga tidak ikhlas beribadah dan suka merendahkan orang lain yang tidak sefaham dengan pendapatnya maka doa tertolak dan baginya neraka tempat kembalinya.
ﻭَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُّﻜُﻢُ ﺍﺩْﻋُﻮْﻧِﻲْ ﺍَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ، ﺍِﻥَّ
ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭْﻥَ ﻋَﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻲْ ﺳَﻴَﺪْﺧُﻠُﻮْﻥَ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﺩَﺍﺧِﺮِﻳْﻦَ.ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ60:
Dan Tuhanmu berfirman, "Berdo’alah kepada-Ku,
niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya
orang-orang yang menyombong-kan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam
keadaan hina dina" . [QS. Al Mukmin : 60]
2.Allah swt berjanji akan mengabulkan doa hambaNya jika sangat patuh dan yakin.
Kepatuhan dan keyakinan bagi setiap muslim yang berdoa merupakan modal utama untuk meraih apa yang diharapkan. Juga penting baik sangka harus dimiliki oleh orang yang berdoa karena baik sangaka atau sebaliknya akan kembali kepadanya dan menjadi modal ijabah dariNya.
Perlu diketahui bahwa semua permintaan dan nikmat yang sudah diterima seorang hamba akan dimintak pertanggung jawaban serta akan dibalas dengan seadil-adilnya di hari pembalasan. Tempat kembali orang beriman yang bertaqwa adalah surga dan sejelek-jelek tempat adalah neraka buat orang munafiq,orang fasiq,orang zhalim dan orang-orang kafir yang mati dalam kaadaan belum bertaubat.
Puncak kenikmatan bagi penghuni surga adalah berjumpa dan memandang wajah Tuhan.
ﻭَ ﺍِﺫَﺍ ﺳَﺄَﻟَﻚَ ﻋِﺒَﺎﺩِﻱْ ﻋَﻨّﻲْ ﻓَﺎِﻧّﻲْ ﻗَﺮِﻳْﺐٌ، ﺍُﺟِﻴْﺐُ ﺩَﻋْﻮَﺓَ ﺍﻟﺪَّﺍﻉِ ﺍِﺫَﺍ ﺩَﻋَﺎﻥِ، ﻓَﻠْﻴَﺴْﺘَﺠِﻴْﺒُﻮْﺍ ﻟِﻲْ ﻭَ ﻟْﻴُﺆْﻣِﻨُﻮْﺍ ﺑِﻲْ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺷُﺪُﻭْﻥَ. ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ186:
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu
tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah
dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang
berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka
hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku
dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar
mereka selalu berada dalam kebenaran . [QS. Al-Baqarah : 186]
3.Doa merupakan senjatanya orang beriman dan utamanya menjadi ibadah. Untuk itu,orang beriman harus ikhlas berdoa dan sabar serta istiqamah. Allah swt juga menyeru agar orang beriman bersabar,berdoa,berdzikir dan shalat dalam menggapai permintaan dan cita-citanya.
ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﻫُﻮَ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩَﺓُ
“Do’a adalah ibadah. ” (HR. Abu Daud no. 1479, At Tirmidzi no. 2969, Ibnu Majah no. 3828 dan
Ahmad 4/267; dari An Nu’man bin Basyir)
4.Doa merupakan simpanan seorang hamba yang menginginkan  harapannya dengan Tuhannya.
ﻣﺎ ﻣِﻦْ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﺑِﺪَﻋْﻮَﺓٍ ﻟَﻴْﺲَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺇِﺛْﻢٌ ﻭَﻻَ
ﻗَﻄِﻴﻌَﺔُ ﺭَﺣِﻢٍ ﺇِﻻَّ ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﺇِﺣْﺪَﻯ ﺛَﻼَﺙٍ ﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ
ﺗُﻌَﺠَّﻞَ ﻟَﻪُ ﺩَﻋْﻮَﺗُﻪُ ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥْ ﻳَﺪَّﺧِﺮَﻫَﺎ ﻟَﻪُ ﻓِﻰ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ
ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﺃَﻥُْ ﻳَﺼْﺮِﻑَ ﻋَﻨْﻪُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴُّﻮﺀِ ﻣِﺜْﻠَﻬَﺎ ‏» . ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺇِﺫﺍً
ﻧُﻜْﺜِﺮُ . ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﻛْﺜَﺮُ »
“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada
Allah selama tidak mengandung dosa dan
memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen)
melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1]
Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah
akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan
[3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan
yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan,
“Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata,
“Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan
do’a-do’a kalian. ”
(HR. Ahmad 3/18, dari Abu Sa’id. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan
bahwa sanadnya jayyid)
5.Allah swt suka kepada hambaNya beriman yang berdoa dan memintak pertolongan dariNya dan murka kepada orang yang tidak memintak pertolongan dariNya.
ﻣَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳَﺴْﺄَﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﻐْﻀَﺐْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
“Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah,
maka Allah akan murka padanya.” (HR. Tirmidzi
no. 3373. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa
hadits ini hasan)
😎TAKDIR ILAHI💞💞💞
Kisah nyata   ...
                                                                                              Air Mata Tangis itu Benar2 Mengubah Jalannya Takdir
Ini adalah kisah nyata yang tercecer dari pelaksanaan haji tahun ini. Seorang perempuan tua dari Aljazair menangis di ruang tunggu bandara. Ia benar-benar ketinggalan pesawat yang akan membawanya menunaikan ibadah haji. Ia terus menangis karena keinginannya untuk melaksanakan ibadah haji,  kerinduannya pada Allah SWT dan keinginan untuk menjawab seruan Allah-Nya waktu itu ternyata batal karena ketinggalan pesawat. Nenek-nenek itu terus menerus menangis. Ia tidak mau meninggalkan ruang tunggu di bandara itu sambil terus memegang ticket pesawat yang bernomor kursi pesawat itu.........                                                    
Sementara itu, pilot pesawat yang mengangkut jamaah haji dari Aljazair menuju Saudi Arabia itu, di udara saat terbang itu mendengar suara gemeretak pada mesin pesawatnya yang dianggapnya mengalami kerusakan di mesin.. Hal itu memaksanya untuk  memutar pesawat itu kembali ke Aljazair, kembali mendarat di airport yang beberapa menit lalu ditinggalkannya.
Di bandara, seluruh penumpang diturunkan, dan diminta untuk menunggu lagi di Ruang Tunggu. Tapi petugas bandara tidak menemukan ruangan tunggu yang kosong, kecuali ruangan tempat di mana perempuan tua itu sedang menangis.
Bisa dibayangkan bagaimana takjubnya perempuan tua itu, karena melihat teman-temannya sesama jamaah haji datang kembali. Ia merasa seperti bermimpi.
Dari mulutnya tidak henti-hentinya ia mengucapkan kata syukur.
Ajaibnya lagi, setelah diperiksa dengan seksama, ternyata keadaan pesawat itu baik -baik saja dan tidak ada kerusakan sama sekali. Pemeriksaan mesin pesawat tidak memakan waktu lama, Pesawat bisa kembali segera terbang. Sang nenek pun kini bisa ikut, melaksanakan ibadah hajinya.
Subhanallah. Ini ekspresi dosis tinggi dari the power of Imtaq-In ahsantum ahsantum li anfusikum.
Pesawat dengan 200 penumpang itu ternyata harus kembali ke bandara hanya untuk menjemput seorang perempuan tua yang rindu ingin menjawab seruan Tuhan-Nya.
Air mata apa yang ia teteskan sehingga mampu mengetuk pintu langit ?
Keyakinan apa yang ia miliki sehingga mampu mengubah jalannya takdir?
Bila segalanya berlalu darimu, bila semua pintu telah tertutup, tetapi engkau tetap bergantung dan berharap pada ALLAH, maka IA akan selalu ada untukmu.
Kisah ini menjadi bukti bahwa mukjizat do'a  masih terjadi dan akan selalu terjadi, di zaman yang bukan zaman Nabi-Nabi pun.
Ya Allah, ampunilah  dosaku, dosa ibu bapa ku, keluarga ku,saudaraku dan setiap orang yang meng-klik Suka, share & berkomentar "aamiin"  dan jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di SurgaMu. Aamiin...
.
Semoga bermanfaat. Aamiin.
*DOA YANG TULUS DAN KEYAKINAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA MENGABULKAN DOA HAMBANYA MODAL UTAMA MEMOHON PERTOLONGAN DARINYA*
WASSALAM
ANAK BANGSA BERSYUKUR
😎💞🇮🇩 

13.Kajian Dzulhijjah
😎WUQUF ARAFAH DAN TAQWA🌒🌔🌕
Wuquf Arafah merupakan salah satu rukun haji dan semua terpanggil untuk berkumpul di padang Arafah bahkan jamaah haji yang sakitpun dihadirkan pada saat tersebut. Arafah menyadarkan manusia yang beriman agar mawas diri dan instropeksi siapa dirinya,dari mana dan mau kemana dan apakah dirinya tergolong hamba-hamba Allah yang mendapat ampunan dariNya dan rahmatNya dalam menjalani kehidupan dunia sekarang ? Hanya orang beriman yang bertaqwa serta berakhlak mulia yang sadar diri bahwa kewajiban ibadah hanya kepadaNya semata tidak ada sekutu baginya dan berharap bisa mengenal Tuhannya dengan diriNya dan beranal shalih serta tidak mempersekutukan dalam beribadah dengan selain Allah swt.
Wuquf Arafah merupan gambaran manusia akan digiring ke alam makhsyar yang akan dimintak pertanggung jawaban tentang perbuatan baik buruknya dengan balasan yang adil dariNya dan tempat kembalinya surga bagi yang beriman dan sebaliknya neraka tempat sejekek-jelek tempat kembali dan puncak kenikmatan bagi penghuni surga adalah berjumpa dan melihat wajah Tuhan Yang Maha Mulia.
1.Haji adalah melakukan wuquf arafah dan jija tidak menghadirinya maka haji wajib diulang kembali tahun depan.
Wuquf arafah berhenti dari aktifitas keduniaan dan mendekatkan diri kepadaNya dengan bershalawat,baca al-Quran,beristighfar,berdoa untuk mendapat ampunan dan kasih sayangNya serta mati dalam dalam kaadaan beriman dan bertaubat sehingga termasuk hamba yang berjiwa mukmin kembali kehadapan Tuhan semesta alam dan tergolong hambaNya dan memasuki surga dengan ridhaNya.
ﺍﻟْﺤَﺞُّ ﻋَﺮَﻓَﺔُ
Haji itu adalah Arafah. [HR. at-Tirmidzi,
an-Nasâ’i dan Ibnu Mâjah]
2.Sebaik-baik doa adalah saat berada di padang arafah berupa ampunan dan mendapat rahmatNya serta dzikir dibawah ini.
ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﺪُّﻋﺎﺀِ ﺩُﻋﺎﺀُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ، ﻭَﺧَﻴْﺮُ ﻣَﺎ ﻗُﻠْﺖُ ﺃَﻧﺎَ ﻭَﺍﻟﻨَّﺒِﻴُّﻮْﻥَ
ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻲْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ ﻟَﻪُ ﺍﻟﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ
ﺍﻟﺤَﻤْﺪُ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳْﺮٌ
Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah, dan
sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi
sebelumku ucapkan adalah La ilaha illallah
wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul
hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir.”
[HR. at-Tirmidzi]
3.Amalan yang paling dicintai pada 10 awal dzulhijjah...amal shalih dilipat gandakan seperti puasa sunnah dan kainnya.
ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﻳَّﺎﻡٍ ﺍﻟْﻌَﻤَﻞُ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺢُ ﻓِﻴﻬِﻦَّ ﺃَﺣَﺐُّ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣِﻦْ ﻫَﺬِﻩِ
ﺍﻷَﻳَّﺎﻡِ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮِ ‏». ﻓﻘَﺎﻟُﻮﺍ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻻَ ﺍﻟْﺠِﻬَﺎﺩُ ﻓِﻰ
ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ؟ ﻗَﺎﻝَ: “ ﻭَﻻَ ﺍﻟْﺠِﻬَﺎﺩُ ﻓِﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻻَّ ﺭَﺟُﻞٌ ﺧَﺮَﺝَ ﺑِﻨَﻔْﺴِﻪِ ﻭَﻣَﺎﻟِﻪِ ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﺮْﺟِﻊْ ﻣِﻦْ ﺫَﻟِﻚَ ﺑِﺸَﻰْﺀٍ ”.
Tidak ada hari-hari di mana amal saleh di
dalamnya lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla
daripada hari–hari yang sepuluh ini”. Para
sahabat bertanya, “Tidak juga jihad di jalan
Allâh ? Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
menjawab, “Tidak juga jihad di jalan Allâh,
kecuali orang yang keluar mempertaruhkan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali dengan
sesuatupun.” [HR al-Bukhâri no. 969 dan at-
Tirmidzi no. 757, dan lafazh ini adalah lafazh
riwayat at-Tirmidzi]
Maksudnya adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah yang merupakan rangkaian hari paling
utama sepanjang tahun. Hadits ini menunjukkan
disyariatkannya memperbanyak amal saleh di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan hari
Arafah termasuk di dalamnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengatakan, “Siang hari
sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah lebih utama daripada malam sepuluh terakhir bulan
Ramadhân, dan malam sepuluh hari terakhir
Ramadhan lebih utama daripada malam sepuluh
hari pertama Dzulhijjah.”
4.Perintah bertaqwa dan balasannya.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﻥ ﺗَﺘَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﻌَﻞ ﻟَّﻜُﻢْ ﻓُﺮْﻗَﺎﻧًﺎ
ﻭَﻳُﻜَﻔِّﺮْ ﻋَﻨﻜُﻢْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻜُﻢْ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺫُﻭ ﺍﻟْﻔَﻀْﻞِ
ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢِ ٨ :٢٩
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa
kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan
kepadamu furqân dan menghapuskan segala
kesalahan-kesalahan dan mengampuni (dosa-
dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang
besar. [al-Anfâl/8:29]
5.Balasan surga bagi yang bertaqwa dan...
ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﻭَﺻَﻠُّﻮﺍ ﺧَﻤْﺴَﻜُﻢْ ﻭَﺻُﻮﻣُﻮﺍ ﺷَﻬْﺮَﻛُﻢْ ﻭَﺃَﺩُّﻭﺍ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟِﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺫَﺍ ﺃَﻣْﺮِﻛُﻢْ ﺗَﺪْﺧُﻠُﻮﺍ ﺟَﻨَّﺔَ ﺭَﺑِّﻜُﻢْ
Bertakwalah kepada Allah, kerjakan sholat lima
waktu, berpuasalah di bulan (Ramadhan),
tunaikan zakat harta kalian, taati para penguasa,
niscaya kalian masuk syurga Allah.
[HR. at-Tirmidzi. Lihat Shahîhul Jâmi’ no. 109]
😎ARAFAH ALA FILOSOF🌒🌔🌕
Haji sebagai Simbol Miniatur
Padang Mahsyar
Ketika di Arafah, singgahlah sejenak untuk
musyahadah (bersaksi) kepada Tuhan. Melalui wukuf
di Arafah, haji  sebagai simbol miniatur Padang
Mahsyar, di tempat inilah seluruh jama’ah haji harus
wukuf (berhenti) sampai terbenamnya matahari.
Secara harfiyah, wukuf berarti istirahat, selama wukuf
di Arafah, manusia mestinya mengistirahatkan tenaga
dan pikirannya dari aktivitas duniawi dengan
melakukan kontemplasi ber-tafakkur kepada Allah. Di
Padang Arafah inilah semua jamaah haji berkumpul
dan tidak ada diskriminasi baik yang kaya, miskin,
pejabat, rakyat jelata, tanpa membedakan status
jabatan dan status sosialnya. Mereka semua sama di
hadapan Allah.
Rasulullah saw. Dalam salah satu khutbahnya
bersabda:”al-Hajju Arafah,” artinya orang yang
beribadah haji harus kumpul (wukuf) di Arafah.
Sehingga tidak sah hajinya bagi orang yang tidak
wukuf di Arafah. Dan melalui hadis tersebut, Nabi saw.
betul-betul menegaskan agungnya nilai persamaan
manusia dan mengajak umatnya untuk menjunjung
tinggi hak-hak asasi manusia.
Jika thawaf bergerak dan berputar mengelilingi
Ka’bah, maka setelah kehidupan yang diwarnai dengan
gerakan, ada suatu saat gerakan itu akan berhenti.
Semua manusia nantinya akan berhenti bergerak
setelah mengalami kematian. Jantungnya akan berhenti
berdetak, matanya akan berhenti berkedip, kaki dan
tangannya akan berhenti melangkah dan berkeliat.
Arafah itu sendiri bermakna pengakuan, pengenalan.
Ketika di Arafah seorang hamba seharusnya
menemukan ma’rifah pengetahuan sejati tentang jati
dirinya, akhir perjalanannya, menyadari keagungan
Tuhan, menyadari kesalahan-kesalahannya, dan
bertekad untuk tidak mengulanginya. Kesadaran itulah
yang mengantarkan untuk menjadi arif (sadar) dan
mengetahui.
Kesadaran yang demikian, oleh Ibnu Sina akan
membentuk manusia yang arif . Yakni manusia yang
mampu memberikan kesejukan, kecintaan, kebenaran
dan keadilan kepada umat manusia. Kualitas individu
yang demikian, akan mampu melihat dan
mempersepsikan bahwa yang baik sebagai kebaikan,
yang benar sebagai kebenaran, yang jelek sebagai
kejelekan dan yang salah sebagai kesalahan.
...(ayohidupbenar.com ›)
Membumikan rohnya haji
Rohnya haji adalah al-hajju arofatu. Berhentinya segala
aktivitas di Padang Arafah. Secara syariat, ibadah ini
dilakukan di Padang Arafah (Kabah dan sekitarnya).
Dilengkapi dengan syarat rukunnya, larangannya,
maupun ibadah plus lainnya.
Secara hakikat, makna wukuf adalah berhenti di
Padang Arafah. Adalah berhentinya semua aktivitas
berdunia (termasuk berhentinya napasnya sendiri),
menyatakan Arafah-Nya Yang Mahaluas. Pertama ,
Membuktikan marifat (bertemu) Dzat Yang Mahaluas.
Adalah sebuah usaha (ibadah) untuk menghentikan
berbagai pengakuan keduniawian dan geloranya hawa
nafsu. Menghentikan segala macam pengakuan: status
sosial, golongan, pangkat, jabatan, pekerjaan, gengsi,
harga diri, anak-istri, dan sejenisnya. Tenggelam
dalam menikmati indahnya wujud (Dzat) Tuhan Yang
Mahaluas. Istilah tasawufnya, marifat. Bertemu Tuhan.
Oleh karena sangat-sangat lembut serta melangit
target yang hendak diraih, maka harus dibarengi
dengan menjalankan ketentuan lainnya. Di antaranya:
pertama, Ihram. Yaitu berniat melaksanakan haji
dengan memakai pakaian yang suci tanpa jahitan
(polos, utuh).
Kedua, wukuf di Arafah, berhenti di Padang Arafah
yang sangat luas, yaitu berhentinya nafsu pengakuan
dan berbagai aktivitas berdunia, di sisi Dzat Yang
Mahaluas. Sebab, yang namanya nafsu itu kalaulah
tidak dihentikan, pasti akan merajai, memperbudak,
menjajah, memerkosa, atau menguasai jati diri
manusianya (rasa). Oleh karenanya, nafsu ini harus
diupayakan untuk dihentikan. Dalam rangka
menyatakan marifat kepada-Nya.
...(abaswhitewater.blogspot.com ›)
Wallah a`lam bishshawab
*WUQUF ARAFAH MENGINGATKAN ORANG BERIMAN AKAN KESADARAN RUH MENGENAL JATI DIRINYA DAN TUHANNYA SEHINGGA BISA BERJUMPA KEMBALI*
WASSALAM
ANAK BANGSA BERSYUKUR
😎💞🇮🇩

10.Kajian Dzulhijjah
😎IBADAH MEMBAWA BERKAH💞💕🌹
1.Perintah agar mengenal Dia,beribadah dan bertauhid kepada Allah swt.
Urusan rezki dan makan Dia yang membagikannya kepada jin dan manusia.

ﻭَﻣَﺎ ﺧَﻠَﻘْﺖُ ﺍﻟْﺠِﻦَّ ﻭَﺍﻟْﺈِﻧﺲَ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﻥِ ﻣَﺎ ﺃُﺭِﻳﺪُ ﻣِﻨْﻬُﻢ ﻣِّﻦ
ﺭِّﺯْﻕٍ ﻭَﻣَﺎ ﺃُﺭِﻳﺪُ ﺃَﻥ ﻳُﻄْﻌِﻤُﻮﻥِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻫُﻮَ ﺍﻟﺮَّﺯَّﺍﻕُ ﺫُﻭ ﺍﻟْﻘُﻮَّﺓِ
ﺍﻟْﻤَﺘِﻴﻦُ
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.
Aku tidak menghendaki rizki sedikit pun dari
mereka dan Aku tidak menghendaki supaya
mereka memberi makan kepada-Ku.
Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat
kokoh.”
[Adz-Dzaariyaat: 56-58]
2.Orang beriman bersegera berbuat kebaikan dan berdoa dengan ikhlas.
ﺇِﻧَّﻬُﻢْ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳُﺴَﺎﺭِﻋُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَﺍﺕِ ﻭَﻳَﺪْﻋُﻮﻧَﻨَﺎ ﺭَﻏَﺒًﺎ ﻭَﺭَﻫَﺒًﺎ ۖ ﻭَﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻟَﻨَﺎ ﺧَﺎﺷِﻌِﻴﻦَ
“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan
dan mereka berdo’a kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang- orang yang khusyu’ kepada Kami.” [Al-Anbiya’: 90]
3.Balasan bagi orang beriman yang pasrah hidupnya kepada Allah swt dengan mendapat pahala dan ketenangan bathin.
ﺑَﻠَﻰٰ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻣُﺤْﺴِﻦٌ ﻓَﻠَﻪُ ﺃَﺟْﺮُﻩُ ﻋِﻨﺪَ ﺭَﺑِّﻪِ
ﻭَﻟَﺎ ﺧَﻮْﻑٌ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻫُﻢْ ﻳَﺤْﺰَﻧُﻮﻥَ
“(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan
ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala di sisi Rabb-nya dan tidak ada rasa takut pada mereka
dan mereka tidak bersedih hati.”
[Al-Baqarah:112]
4.Balasan bagi orang beriman yang beramal shalih dan beribadah dengan ikhlas tidak syirik dengan perjumpaan dengan Dia Yang Maha Pemberi hidup.
ﻓَﻤَﻦ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺮْﺟُﻮ ﻟِﻘَﺎﺀَ ﺭَﺑِّﻪِ ﻓَﻠْﻴَﻌْﻤَﻞْ ﻋَﻤَﻠًﺎ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﻌِﺒَﺎﺩَﺓِ ﺭَﺑِّﻪِ ﺃَﺣَﺪًﺍ
“Maka barangsiapa mengharap perjumpaan
dengan Rabb-nya maka hendaknya ia
mengerjakan amal shalih dan janganlah ia
mempersekutukan sesuatu pun dalam beribadah
kepada Rabb-nya.”
[Al-Kahfi: 110]
5.Beribadah dengan ikhlas dan sesuai petunjuk rasulullah saw. seakan akan merasa dekat dan merasa diperhatikan olehNya.
ﺃَﻥْ ﺗَﻌْﺒُﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺄَﻧَّﻚَ ﺗَﺮَﺍﻩُ، ﻓَﺈِﻧْﻠَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﺗَﺮَﺍﻩُ ﻓَﻐِﻨَّﻪُ ﻳَﺮَﺍﻙَ
“Hendaknya kamu beribadah kepada Allah
seakan-akan kamu melihatNya. Jika kamu tidak melihatNya maka sesungguhnya Dia
melihatmu” [HR Muslim]
6.Perintah fokus beribadah kepadaNya dengan ikhkas dan istiqamah akan dibalas dengan kaya hati...
ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ : ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ! ﺗَﻔَﺮَّﻍْ ﻟِﻌِﺒِﺎﺩَﺗِﻲْ، ﺃَﻣْﻠَﺄ
ﻗَﻠْﺒَﻚَ ﻏِﻦَّ، ﻭَﺃَﻣْﻸ ﻳَﺪَﻳْﻚَ ﺭِﺯْﻗَﺎ ﻳَﺎﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ! ﻻَ ﺗُﺒَﺎﻋِﺪْﻧِﻲ
“Rabb kalian Yang Mahasuci laga Mahatinggi
berfirman, ‘Wahai anak Adam!, fokuslah
beribadah kepadaKu , niscaya Aku penuhi hatimu
dengan kekayaan dan Aku penuhi kedua
tanganmu dengan rizki. Wahai anak Adam!,
Jangan jauhi Aku, sehingga Aku penuhi hatimu
dengan kefakiran dan Aku penuhi kedua
tanganmu dengan kesibukan” [HR Hakim]
😎HIDUPKU UNTUKNYA💞💞💕
*Seorang jama'ah berbincang dgn Ustadz :*
"Ustadz, saya tidak mau ikut pengajian ini lagi"
"Apa alasannya?" tanya ustadz.
"Saya lihat di pengajian ini perempuannya suka bergosip, laki²nya munafik, pengurusnya cara hidupnya tdk benar, jama'ahnya sibuk dg hpnya, dsb"
Ustadz : "Baiklah. Tapi sebelum kau pergi, tolong lakukan sesuatu untukku.
Ambil segelas penuh air dan berjalanlah mengelilingi dalam masjid ini tanpa menumpahkan setetes air sekalipun ke lantai. Setelah itu engkau bisa meninggalkan masjid ini seperti keinginanmu."
"Itu mudah sekali!"
Diapun melakukan apa yg dimintakan ustadz, sementara pengajian sedang berlangsung.    .
Setelah selesai, dia berkata kepada ustadz, bahwa dia siap utk pergi......
Ustadz : "Sebelum kau pergi, ada 1 pertanyaan. Ketika kau tadi berjalan keliling dalam masjid, apa engkau mendengar orang bergosip, melihat orang munafik, melihat orang sibuk dg hpnya?"
"Tidak."
"Engkau tau mengapa?"
"Tidak."
"Karena engkau fokus pada gelasmu, memastikan tidak tersandung dan tidak ada air yg tumpah."
Begitupun dgn kehidupan kita. *Ketika kita mengarahkan pandangan kita kepada Allah SWT yg kita Imani,
maka :
• Kita tidak akan punya waktu untuk melihat kesalahan orang lain
• Kita tidak akan punya waktu untuk menilai dan mengkritik orang lain.
• Kita tidak akan punya waktu untuk bergosip ria dengan orang lain
• Kita akan menolong orang lain dan fokus pada langkah kita menggapai ridhoNya.....
Direndahkan tidak mungkin jadi sampah, disanjung tidak mungkin jadi rembulan.......
Maka jangan risaukan omongan orang, sebab setiap orang membacamu dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeda....
Teruslah melangkah selama engkau di jalan yang benar, meski *terkadang kebaikan tidak selalu dihargai.....
Tidak usah repot2 menjelaskan tentang dirimu, sebab yang menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu......
Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang mau berbuat baik.....
Jika dizhalimi orang jangan berpikir untuk membalas dendam, tapi berpikirlah cara membalas dengan kebaikan......
Jangan mengeluh, teruslah berdoa dan ikhtiar. Sibukkan diri dalam kebaikan hingga keburukan lelah mengikutimu......
Semoga bermanfaat
💗💐💗💐💗💐💗
Wallah a`lam bishshawab
*HIDUP FOKUS BERIBADAH DAN BERAMAL SHALIH DENGAN IKHKAS DAN ISTIQAMAH AKAN MENDATANGKAN BERKAH*
WASSALAM
ANAK BANGSA BERSYUKUR
😎😍🇮🇩

READ MORE - KAJIAN DZULHIJJAH

MANUSIA TERBAIK


17.Kajian Dzulhijjah
😎MANUSIA TERBAIK😍😍😍
Manusia sebelum lahir ke alam dunia semuanya sudah diambil sumpah bahwa satu-satu Tuhan adalah Allah swt Yang Maha Esa tidak ada sekutu bagiNya,mereka semua beriman atas keberadaanNya.
Tapi kenyataannya mengapa masih ada manusia yang tidak beriman ?
Boleh jadi ruh orang-orang non muslim sudah tercemar dan tertipu dengan hiasan dunia,mereka punya kuasa dan mengatur dirinya dengan hawa nafsu seoerti serakah, sombong dan jahat. Allah swt Maha berbuat apa yang dikehendaki pasti terjadi sehingga manusia yang beriman tetap punya kesadaran ruhnya hanya beribadah dengan ikhlas dan sabar dan rajin beramal shalih serta tidak mempersekutukan dengan makhluk.
Manusia terpilih dan baik adalah karena kesadaran ruhnya,tetap beriman kepada Allah  swt walaupun iblis dkk menggodanya.
Diantara manusia yang punya kesadaran ruh dalam menjalani kehidupan dunia ini potretnya seperti berikut:
1.Manusia terbaik yang dikehendaki olehNya mereka adalah orang-orang beriman dan beramalah shalih. Mereka hanya percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa tidak ada sekutu bagiNya dan siap mematuhi perintah dan laranganNya melalui firmanNya dan sunnah nabi saw dengan selalu menerima qadha qadarNya dengan senang hati.
Mereka suka beramal shalih tanpa pamrih kepada orang lain sedikit maupun banyak.
ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻫُﻢْ ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟْﺒَﺮِﻳَّﺔِ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh,
mereka itu adalah Sebaik-baik makhluk. (QS. Al Bayyinah: 7)
2.Ummat Muhammad saw adalah mereka yang mempercayai diutusnya beliau sebagai utusan terakhir dan menyeru amal ma`ruf dan nahi mungkar baik dalam rumah tangga maupun di masyarakan bahkan negara.
Menjaga dan cinta tanah air dan bela negara sesuai profesinya masing-masing dari penjajah asing bisa dengan kekuasaan,dengan lisan atau dengan doa.
ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺧَﻴْﺮَ ﺃُﻣَّﺔٍ ﺃُﺧْﺮِﺟَﺖْ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﺗَﺄْﻣُﺮُﻭﻥَ ﺑِﺎﻟْﻤَﻌْﺮُﻭﻑِ
ﻭَﺗَﻨْﻬَﻮْﻥَ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺮِ ﻭَﺗُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ
Kalian adalah umat yang terbaik dikeluarkan
untuk manusia, memerintahkan yang ma’ruf,
mencegah yang munkar, dan beriman kepada
Allah.
(QS. Ali ‘Imran: 110)
3.Mereka mempelajari al-Quran dari sisi bacaannya,kandungan tafsirnya dan mengamalkannya dengan ikhlas.
« ﺧَﻴْﺮُﻛُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﻌَﻠَّﻢَ ﺍﻟﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻋَﻠَّﻤَﻪُ »
Sebaik-baiknya kalian adalah yang
mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.
(HR. Bukhari No. 5027, dari Utsman)
4.Mereka panjang umur dan banyak ibadah dan amal shalihnya.
ﺃَﻟَﺎ ﺃُﻧَﺒِّﺌُﻜُﻢْ ﺑِﺨَﻴْﺮِﻛُﻢْ؟ “، ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﻧَﻌَﻢْ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ . ﻗَﺎﻝَ :
” ﺧِﻴَﺎﺭُﻛُﻢْ ﺃَﻃْﻮَﻟُﻜُﻢْ ﺃَﻋْﻤَﺎﺭًﺍ، ﻭَﺃَﺣْﺴَﻨُﻜُﻢْ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟًﺎ ”
Maukah aku tunjukkan manusia terbaik di
antara kalian? Mereka menjawab: “Ya, wahai
Rasulullah.” Beliau bersabda: “Manusia
terbaik di antara kamu adalah yang paling
panjang usianya dan semakin baik
amalnya.” (HR. Ahmad )
5.Mereka adalah kekuarga yang baik dan berakhlak mulia.
« ﺇِﻥَّ ﻣِﻦْ ﺧِﻴَﺎﺭِﻛُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻨَﻜُﻢْ ﺃَﺧْﻼَﻗًﺎ »
Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian
adalah yang terbaik akhlaknya. (HR. Bukhari)
6.Mereka adalah orang yang terbaik bayar utangya.
« ﺇِﻥَّ ﺧِﻴَﺎﺭَﻛُﻢْ ﺃَﺣْﺴَﻨُﻜُﻢْ ﻗَﻀَﺎﺀً »
Sesungguhnya yang terbaik di antara kamu
adalah yang paling bagus qadha-nya.
(HR. Bukhari)
7.Mereka adalah orang yang banyak berguna bagi orang lain.
ﻭَﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺃَﻧْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ
Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling
bermanfaat bagi manusia lainnya.
(HR. Ath Thabarani)
8.Mereka adalah berbuat baik kepada keluarganya dan Nabi saw paling terbaik kepada keluarga.
ﺧﻴﺮﻛﻢ ﻷﻫﻠﻪ ﻭﺃﻧﺎ ﺧﻴﺮﻛﻢ ﻷﻫﻠﻲ
Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik
terhadap istrinya, dan aku yang terbaik
terhadap istriku.
(HR. At Tirmidzi)
9.Mereka adalah orang-orang muslim terhadap muslim lainnya tidak terganggu dengan lisan dan tangannya. Muslim lainnya selamat dari ucapan dan tingkah lakunya.
ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﺃَﻱُّ ﺍﻹِﺳْﻼَﻡِ ﺃَﻓْﻀَﻞُ؟ ﻗَﺎﻝَ : ‏« ﻣَﻦْ ﺳَﻠِﻢَ ﺍﻟﻤُﺴْﻠِﻤُﻮﻥَ ﻣِﻦْ ﻟِﺴَﺎﻧِﻪِ، ﻭَﻳَﺪِﻩِ »
Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, Islam
apakah yang paling utama? Beliau bersabda:
“Yaitu orang yang muslim lainnya aman dari lisan dan tangannya.”
(HR. Bukhari No. 11,
Muslim No. 42)
SEMOGA BERMANFAAT. AAMIIN
*ORANG MENJADI BAIK RAJIN IBADAH BERAMAL SHALIH DAN BANYAK BERDZIKIR KARENA RUHNYA SADAR DIRI*
WASSALAM
ANAK BANGSA BERSYUKUR
😎💞🇮🇩
READ MORE - MANUSIA TERBAIK

AMBIL PERSAMAAN !


KAJIAN KHUSUS
😎MENGEDEPANKAN PERSAMAAN💞💞💞
1.Orang beriman wajib patuh kepada Allah dan rasulNya serta mematuhi umara dan ulama yang tidak berbuat zhalim dan yang tidak berbuat fasiq.
Islam melarang patuh kepada makhluk yang berbuat maksiyat.
ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝَ ﻭَﺃُﻭﻟِﻲ ﺍﻟْﺄَﻣْﺮِ ﻣِﻨْﻜُﻢ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul, serta ulil amri di antara
kalian.”(an-Nisaa:59)
Ibn ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma dalam salah satu riwayat, sebagaimana disebutkan oleh Ibn Katsir dalam tafsirnya, menyatakan ulil amri adalah ahli fiqih dan agama. Hasan Al-Bashri, Mujahid dan
‘Atha juga menafsirkan ulil amri di ayat ini adalah para ulama.
Dalam tafsirnya, Imam Nawawi
menjelaskan sebagai berikut:
Bahwa ayat ini mengandung
empat pokok (ushul) syariat.
Yaitu : al-Qur’an, as-
Sunnah, Ijma’ dan Qiyas.
...
Maksud dari kalimat “Ulil
Amri” adalah seluruh
Ulama’ dari kalangan Ahl
al-Aqd Wa al-Hal, pemegang
kebenaran (Umara al-Haq)
dan penguasa yang adil
(Wulat al-Adl). Adapun
penguasa yang jelek (Umara al-Jur) maka ia dikecualikan
dari perolehan hak
kewajiban taat kepada
mereka.
2.Jika ummat Islam berbeda pendapat dalam urusan khilafiyah maka kembalikan kepada al-Quran dan al-hadits dengn pemahaman para imam madzhab dan tetap menghargai pendapat yang berbeda dengan akhlak mulia.
ﻓَﺈِﻥْ ﺗَﻨَﺎﺯَﻋْﺘُﻢْ ﻓِﻲ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓَﺮُﺩُّﻭﻩُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝِ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍﻟْﺂﺧِﺮِ ﺫَﻟِﻚَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻭَﺃَﺣْﺴَﻦُ ﺗَﺄْﻭِﻳﻠًﺎ
“Jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka
kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih
utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya .” (QS. An Nisa: 59).
3.Wajib berpegang pada sunnah Nabi dan sunnah khalifah empat bagi orang beriman dengan menghindari perbuatan bid`ah dalam beragama yang tidak ada dalilnya.
Ada bid`ah hasanah dan ada saiyiah yang dhalalah menurut imam Syafii. Oleh karena itu tidak ada hukum bid`ah dalam urusan khilafiyah.
Bid`ah dhalalah urusan agama yang baru dan tidak ada dalil syariynya.
ﻋﻠﻴﻜﻢ ﺑﺴﻨﺘﻲ ﻭﺳُﻨَّﺔِ ﺍﻟﺨُﻠَﻔَﺎﺀِ ﺍﻟﺮَّﺍﺷِﺪِﻳﻦَ ﺍﻟﻤَﻬْﺪِﻳﻴْﻦَ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِﻱ ، ﺗَﻤَﺴَّﻜُﻮﺍ ﺑﻬﺎ، ﻭﻋَﻀُّﻮﺍ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺑﺎﻟﻨَّﻮَﺍﺟِﺬِ ،ﻭﺇﻳَّﺎﻛُﻢ ﻭﻣُﺤْﺪَﺛَﺎﺕِ ﺍﻷﻣﻮﺭِ؛
ﻓﺈِﻥَّ ﻛﻞَّ ﺑﺪﻋﺔٍ ﺿﻼﻟﺔٌ
“Wajib bagi kalian untuk berpegang pada sunnahku
dan sunnah khulafa ar rasyidin sepeninggalku.
Peganglah ia erat-erat, gigitlah dengan gigi geraham
kalian. Jauhilah dengan perkara (agama) yang diada-adakan karena setiap bid’ah adalah kesesatan”
(HR.At Tirmidzi).
5.Jika tidak faham agama tanyakan pada ulama yang bersangkutan sesuai disiplin ilmu.
ﻓَﺎﺳْﺄَﻟُﻮﺍ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮِ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥ
Artinya: “Bertanyalah pada ahli dzikir (ulama), jika kalian tidak mengetahui.”
(An-Nahl ayat 43)
Bahkan, sebagian ulama menyatakan ketaatan
kepada para ulama lebih utama dibanding kepada
penguasa, karena para penguasa pun –jika ia baik–tentu akan taat kepada para ulama dan menjadikan
mereka sebagai pembimbing dan penasehat mereka.
6.Perbedaan pendapat antar para mujtahid adalah rahmat dalam Islam.
7.Semestinya sesama muslim saling menghargai jika ada perbedaan pendapat dalam urusan fiqih dan bersatu dalam beraqidah dengan menjunjung tinggi akhlak mulia.
😎PENTINGNYA BERMADZHAB💞💞💞
(Materi Khutbah Jum'at Agustus 2017)
Dari : Ust H Marhadi Muhayar, Lc. MA.
Kenapa para Imam Mazhab seperti Imam Abu Hanifah, imam Malik,  imam Syafii dan imam Ahmad,  tidak menggunakan hadits shahih Bukhari dan shahih Muslim yang katanya merupakan 2 kitab hadits tersahih? Untuk tahu jawabannya, kita mesti paham sejarah. Mesti paham biografi tokoh2 tsb.
Imam Abu Hanifah lahir tahun 80 Hijriyah,  Imam Malik lahir tahun 93 Hijriyah,  Imam Syafii lahir tahun 150 Hijriyah dan Imam Ahmad lahir tahun 164 Hijriyah. Sementara Imam Bukhari lahir tahun 196 H, Imam Muslim lahir tahun 202 H,  imam Abu Daud lahir tahun 202 H,  imam Nasai lahir tahun 215 H. Artinya Imam Abu Hanifah sudah ada 116 tahun sebelum Imam Bukhari lahir,  dan Imam Malik sudah ada 103 tahun sebelum imam Bukhari lahir.
Lalu,  ada pertanyaan, apakah hadits para Imam Mazhab lebih lemah dari Sahih Bukhari dan Sahih Muslim?
Jawabannya,  justru sebaliknya. Hadis-hadis para imam mazhab lebih kuat dari hadis2 para imam hadis,  karena para imam mazhab hidup lebih awal daripada Imam-imam Hadits.
Rasulullah SAW bersabda, خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ “Sebaik-baik manusia adalah pada kurunku, kemudian kurun sesudahnya (sahabat), kemudian yang sesudahnya (Tabi’in).”[HR. Al-Bukhari no. 2652 dan Muslim no. 2533 ]
Jadi kalau ada manusia zaman sekarang yang mengklaim sbg ahli hadits,  lalu menghakimi bahwa pendapat Imam-iman Mazhab adalah salah dg menggunakan alat ukur hadis2 Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, maka boleh dibilang orang itu tidak paham fikih,  tidak paham ajaran islam.jadi, meskipun menurut hadis Sahih Bukhari misalnya, bahwa sholat Nabi begini dan begitu,  berbeda dgn cara sholatnya Imam Mazhab. Sadarilah oleh kita bahwa, para Imam Mazhab itu, seperti Imam Malik melihat langsung cara sholat puluhan ribu anak2 sahabat Nabi di Madinah. Anak2 sahabat ini belajar langsung ke Sahabat Nabi yang jadi bapak mereka. Jadi lebih kuat ketimbang 2-3 hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari 100 tahun kemudian. Bahkan imam Abu Hanifah bukan hanya melihat puluhan ribu anak2 para sahabat melainkan beliau telah berjumpa dg para sahabat  Nabi s.a.w.
Imam Bukhari dan Imam Muslim, meski termasuk pakar hadits paling top, mereka tetap bermazhab. Mereka mengikuti mazhab Imam Syafi’ie. Berikut ini di antara para Imam Hadits yang mengikuti Mazhab Syafi’ie: Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud,  imam Nasa’i, Imam Baihaqi, Imam Turmudzi, Imam Ibnu Majah, Imam Tabari, Imam Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Nawawi, Imam as-Suyuti, Imam Ibnu Katsir, Imam adz-Dzahabi, Imam al-Hakim.
Lalu ada yang bertanya,  lho apa kita tidak boleh mengikuti hadits Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dsb? Ya tentu boleh saja,  tetapi bukan sebagai landasan utama melainkan hanya sebagai pelengkap. Jika ada hadits yang bertentangan dengan ajaran Imam Mazhab, maka yang kita pakai adalah ajaran Imam Mazhab. Bukan hadits tsb. Kenapa seperti itu? Karena para Imam Hadits saja bermazhab.  Hampir seluruh imam mazhab,  sekitar 95% mengikuti Mazhab imam Syafi’ie? Tidak pakai hadits mereka sendiri? Kenapa tidak pakai hadis mereka sendiri? Karena keilmuan agama mereka masih jauh di bawah para imam mazhab yg mengerti berbagai disiplin ilmu.
Cukup banyak orang awam yang tersesat karena mendapatkan informasi yang sengaja disesatkan oleh kalangan tertentu yang penuh dengan rasa dengki dan benci. Menurut kelompok ini Imam Mazhab yang 4 itu kerjaannya cuma merusak agama dengan mengarang-ngarang agama dan menambah-nambahi seenaknya. Itulah fitnah kaum akhir zaman terhadap ulama salaf yang asli.
Padahal Imam Mazhab tsb menguasai banyak hadits. Imam Malik merupakan penyusun Kitab Hadits Al Muwaththo. Dengan jarak hanya 3 level perawi hadits ke Nabi, jelas jauh lebih murni ketimbang Sahih Bukhari yang jaraknya ke Nabi bisa 6-7 level.  Begitu juga dg Imam Syafii, selain mumpuni ilmu fikih, ilmu ushul fikih,  ilmu balaghah,  ilmu tafsir, dan disiplin ilmu2 agama lainnya, beliau juga sangat mumpuni dalam ilmu hadis.  Beliau memiliki kitab hadis yg dikenal dg Musnad Imam Syafii. Sama halnya dengan Imam Ahmad, yang menguasai 750.000 hadits lebih dikenal sebagai Ahli Hadits ketimbang Imam Mazhab.
Jd,  kesimpulannya kenapa Para imam mazhab yang empat, Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i dan Ahmad bin Hanbal, sama sekali tidak pernah menggunakan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Kenapa?
Pertama, karena mereka lahir jauh lebih dulu sebelum imam Bukhari (194-265 H) dan imam Muslim (204-261 H) dilahirkan.
Kedua, karena keempat imam mazhab itu merupakan pakar hadits paling top di zamannya. Tidak ada ahli hadits yang lebih baik dari mereka.
Ketiga, karena keempat imam mazhab itu hidup di zaman yang lebih dekat kepada Rasulullah SAW dibanding Imam Bukhari dan Imam Muslim, maka hadits mereka lebih kuat dan lebih terjamin keasliannya ketimbang di masa-masa berikutnya.
Kl dalam teknologi, makin baru maka makin canggih. Sperti Komputer, laptop, HP, dsb makin ke sini makin bagus kualitasnya. Tapi kalau hadits Nabi, justru makin lama makin murni.
Keempat, justru Imam Bukhari dan imam Muslim malah bermazhab,  mayorita mereka 98 % bermazhab Syafi’ie. Hal itu karena hadits yang mereka kuasai jumlahnya tidak memadai untuk menjadi Imam Mazhab. Imam Ahmad berkata, untuk menjadi mujtahid, selain hafal Al Qur’an juga harus menguasai minimal 500.000 hadits. Nah hadits Sahih yang dibukukan Imam Bukhari cuma 7000-an. Sementara Imam Muslim cuma 9000-an. Tidak cukup.
Ada beberapa tokoh yang anti terhadap Mazhab Fiqih yang 4 itu kemudian mengarang-ngarang sebuah nama mazhab khayalan yang tidak pernah ada dalam sejarah, yaitu mazhab “Ahli Hadits”. Seolah2 jika tidak bermazhab Ahli Hadits berarti tidak pakai hadits. Meninggalkan hadits. Seolah2 para Imam Mazhab tidak menggunakan hadits dalam mazhabnya. Padahal mazhab ahli hadits itu adalah mazhab para ulama untuk mengetahui keshahihan hadits dan bukan untuk menarik kesimpulan hukum islam  (istimbath).
Jikalau ada yg namanya mazhab ahli hadits yang berfungsi sebagai metodologi istimbath hukum, lalu mana ushul fiqihnya? Mana kaidah-kaidah yang digunakan dalam mengistimbathkan hukumnya? Apakah cuma sekedar menggunakan sistem gugur, bila ada dua hadits, yang satu kalah shahih dengan yang lain, maka yang kalah dibuang? Lalu yg shahih waajib diikuti. Apakah begitu?
Lalu bagimana kalau ada hadits sama-sama dishahihkan oleh Bukhari dan Muslim, tetapi isinya bertentangan dan bertabrakan tidak bisa dipertemukan?
Imam Syafi’ie membahas masalah kalau ada beberapa hadits sama-sama shahihnya tetapi matannya saling bertentangan, apa yang harus kita lakukan? Beliau telah menulis kaidah itu dalam kitabnya : jitab Ikhtilaaful Hadits,  yang fenomenal.
Jika hanya baru tahu suatu hadits itu shahih, pekerjaan melakukan istimbath hukum belumlah selesai. Meneliti keshahihan hadits baru langkah pertama dari 23 langkah dalam proses istimbath hukum, yang hanya bisa dilakukan oleh para mujtahid.
Entah orientalis mana yang datang menyesatkan, tiba-tiba muncul generasi yang awam agama dan dicuci otaknya, dengan lancang menuduh keempat imam mazhab itu sebagai  bodoh  dalam ilmu hadits. Hadits shahih versi Bukhari dibanding-bandingkan secara zahir dengan pendapat keempat mazhab, seolah-olah pendapat mazhab itu buatan manusia dan hadits shahih versi Bukhari itu datang dari Allah yang sudah pasti benar. Padahal cuma Al Qur’an yang dijamin kebenarannya. Hadits sahih secara sanad, belum tentu sahih secara matan. Meski banyak hadits yang mutawattir secara sanad, sedikit sekali hadits yang mutawattir secara matan.
Orang-orang awam itu dengan seenaknya menyelewengkan ungkapan para imam mazhab itu dari maksud aslinya : “Bila suatu hadits itu shahih, maka itulah mazhabku”. Kesannya, para imam mazhab itu tidak paham dengan hadits shahih,  lalu menggantungkan mazhabnya kepada orang-orang yang hidup jauh setelahnya hanya dg berdasarkan hadis shahih.
Padahal para ulama mazhab itu menolak suatu pendapat, karena menurut mereka hadits yang mendasarinya itu tidak shahih. Maka pendapat itu mereka tolak sambil berkata, ”Kalau hadits itu shahih, pasti saya pun akan menerima pendapat itu. Tetapi berhubung hadits itu tidak shahih menurut saya, maka saya tidak menerima pendapat itu”. Yang bicara bahwa hadits itu tidak shahih adalah profesor ahli hadits, yaitu para imam mazhab sendiri. Maka wajar kalau mereka menolaknya.
Tetapi lihatlah pengelabuhan dan penyesatan yg dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif saat ini. Digambarkan seolah-olah seorang Imam Asy-Syafi’i itu tokoh idiot yang tidak mampu melakukan penelitian hadits sendiri, lalu kebingungan dan menyerah menutup mukanya sambil bilang, ”Saya punya mazhab tapi saya tidak tahu haditsnya shahih apa tidak, jadi kita tunggu saja nanti kalau-kalau ada orang yang ahli dalam bidang hadits. Nah, mazhab saya terserah kepada ahli hadits itu nanti ya”.
Dalam hayalan mereka, para imam mazhab berubah jadi bodoh. Bisanya hanya bikin mazhab tapi tidak tahu hadits shahih. Sekedar meneliti hadits, apakah shahih atau tidak saja, para imam mazhab itu tidak tahu. Malah lebih pintar orang di zaman kita sekarang, cukup masuk perpustakaan dan tiba-tiba bisa mengalahkan imam mazhab.
Cara penyesatan dan merusak Islam dari dalam degan modus seperti ini ternyata nyaris berhasil. Coba perhatikan persepsi orang-orang awam itu. Rata-rata mereka benci dengan keempat imam mazhab, karena dikesankan sebagai orang bodoh dalam hadits dan kerjaanya cuma menambah-nambahi agama.
Wallah a`lam bishshsawab
*PERBEDAAN PENDAPAT HAL YANG BIASA SEPANJANG URUSAN KHILAAFIYAH DAN KEDUANYA MENDAPAT PAHALA SEPANJANG SALING MENGHARGAI*
WASSALAM
SAUDARAMU
😎💞🇮🇩
READ MORE - AMBIL PERSAMAAN !
 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Halaman