Selasa, 09 Mei 2017

KEBERUNTUNGAN


48.TADABBUR QURAN
😎MEREKA YANG BERUNTUNG🌎🌍🌏

Setiap orang ingin hidupnya beruntung,tinggi jabatannya,banyak harta,luas ilmunya dll.
Bisa saja seseorang tinggi jabatannya dan mampu membela yang benar maka dia termasuk orang beruntung;Boleh jadi seseorang banyak harta lalu suka menolong orang yang membutuhkan maka dia tergolong orang beruntung;Ada orang luas ilmunya lalu mengamalkan dan mengajarkan kepada orang lain maka ia juga terbilang orang beruntung.
Hidup adalah tempat ujian dan cobaan dariNya.
Bagaimana agar orang beriman menjadi orang beruntung dunia akhurat ?
1.Menyadari bahwa semua nikmat datangnya dari Alkah swt lalu pandai mensyukurinya.
ﻭَﻣَﺎ ﺑِﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﻧِﻌْﻤَﺔٍ ﻓَﻤِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۖ ﺛُﻢَّ ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺴَّﻜُﻢُ ﺍﻟﻀُّﺮُّ ﻓَﺈِﻟَﻴْﻪِ
ﺗَﺠْﺄَﺭُﻭﻥَ
Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya)
dari Allâh, kemudian apabila kamu ditimpa
kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu
meminta pertolongan.” [An-Nahl/16:53]
2.Perintah berdzikir dan bersyukur dan larangan nengkufuri nikmat.
ﻓَﺎﺫْﻛُﺮُﻭﻧِﻲ ﺃَﺫْﻛُﺮْﻛُﻢْ ﻭَﺍﺷْﻜُﺮُﻭﺍ ﻟِﻲ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻜْﻔُﺮُﻭﻥِ
Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat
kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan
janganlah kamu ingkar kepada-Ku. [Al-
Baqarah/2:152]
3.Jika bersyukur maka akan ditambah nikmatnya.
ﻭَﺇِﺫْ ﺗَﺄَﺫَّﻥَ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﻟَﺌِﻦْ ﺷَﻜَﺮْﺗُﻢْ ﻟَﺄَﺯِﻳﺪَﻧَّﻜُﻢْ ۖ ﻭَﻟَﺌِﻦْ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢْ ﺇِﻥَّ
ﻋَﺬَﺍﺑِﻲ ﻟَﺸَﺪِﻳﺪٌ
Dan (ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan,
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku
akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika
kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-
Ku sangat berat. [Ibrâhîm/14:7]
4.Urusan dunia lihat kebawah dan perkara akhirat lihat keatas maka akan menjadi orang bersyukur.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲْ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ
ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ﺍُﻧْﻈُﺮُﻭْﺍ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻔَﻞَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ، ﻭَﻻَ ﺗَﻨْﻈُﺮُﻭْﺍ
ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻦْ ﻓَﻮْﻗَﻜُﻢْ، ﻓَﻬُﻮَ ﺃَﺟْﺪَﺭُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺗَﺰْﺩَﺭُﻭْﺍ ﻧِﻌْﻤَﺔَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ .
Lihatlah kepada orang-orang yang lebih rendah
daripada kalian, dan janganlah kalian melihat
kepada orang-orang yang berada di atas kalian,
karena yang demikian itu lebih patut bagi kalian,
supaya kalian tidak meremehkan nikmat Allâh
yang telah dianugerahkan kepada kalian.”(HR ALBukhari)
5.Perintah berdoa dibawah ini agar menjadi orang berdzikir dan ...
ﺇِﻧِّﻲْ ﻟَﺄُﺣِﺒُّﻚَ ، ﻻَ ﺗَﺪَﻋَﻦَّ ﻓِﻲْ ﺩُﺑُﺮِ ﻛُﻞِّ ﺻَﻼَﺓٍ ﺗَﻘُﻮْﻝُ : ﺍَﻟﻠّٰﻬُﻢَّ
ﺃَﻋِﻨِّﻲْ ﻋَﻠَﻰ ﺫِﻛْﺮِﻙَ ﻭَﺷُﻜْﺮِﻙَ ﻭَﺣُﺴْﻦِ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻚَ .
Sungguh aku mencintaimu, janganlah engkau
tinggalkan di akhir (setelah selesai) setiap shalat
untuk mengucapkan ; ‘Ya Allâh, tolonglah aku
untuk berdzikir (selalu ingat) kepada-Mu,
bersyukur kepada-Mu, serta memperbaiki ibadah
kepada-Mu’.”
[HR Abu Daeud]
6.Sesungguhnya orang bertaqwa adalah mereka yang sabar menghadapi ujian dan cobaan hidup.
ﻭَﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺒَﺄْﺳَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﻀَّﺮَّﺍﺀِ ﻭَﺣِﻴﻦَ ﺍﻟْﺒَﺄْﺱِ ۗ ﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺻَﺪَﻗُﻮﺍ ۖ ﻭَﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘُﻮﻥَ
“Dan, orang-orang yang sabar dalam kesempitan,
penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah
orang-orang yang benar (imannya), dan mereka
itulah orang-orang yang bertaqwa”.
[Al-Baqarah : 177]
7.Hidup memerlukan kesabaran karenanya akan dibalas dengan sebaik baik balasan.
ﻭَﻟَﻨَﺠْﺰِﻳَﻦَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺻَﺒَﺮُﻭﺍ ﺃَﺟْﺮَﻫُﻢ ﺑِﺄَﺣْﺴَﻦِ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ
“Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan
kepada orang-orang yang sabar dengan pahala
yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”.
[An-Nahl : 96]
8.Orang sabar akan dibalas dengan tanpa batas.
ﻧَّﻤَﺎ ﻳُﻮَﻓَّﻰ ﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮُﻭﻥَ ﺃَﺟْﺮَﻫُﻢ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﺣِﺴَﺎﺏٍ
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang
bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka
tanpa batas”.
[Az-Zumar : 10]
9.Orang sabar akan mendapatkan cintanya Allah swt.
ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟﺼَّﺎﺑِﺮِﻳﻦَ
“Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar”.
[Ali Imran : 146]
10.Sabar dalam sakit akan terhabus dosa yang dilakukan seseorang.
ﻋَﻦْ ﺃُﻡِّ ﺍﻟﻌَﻼَﺀِ ﻗَﺎﻟَﺖْ : ﻋَﺎﺩَﻧِﻲْ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻭَﺃَﻧَﺎ ﻣَﺮِﻳْﻀَﺔً، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺍَﺑْﺸِﺮِﻯْ ﻳَﺎ ﺃُﻡِّ ﺍﻟﻌَﻼَﺀِ، ﻓَﺈِﻥِّ ﻣَﺮَﺽَ
ﺍﻟﻤُﺴْﻠِﻢِ ﻳُﺬْ ﻫِِﺐُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﺧَﻄَﺎﻳَﺎﻩُ ﻛَﻤَﺎ ﺗُﺬْ ﻫِﺐُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﺧَﺒﺒَﺚَ
ﺍﻟﺬَّﻫَﺐِ ﻭَﺍﻟﻔِﻀَّﺔِ
“Dari Ummu Al-Ala’, dia berkata :”Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk-ku tatkala
aku sedang sakit, lalu beliau berkata.
‘Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala’.
Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu
membuat Allah menghilangkan kesalahan-
kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan
kotoran emas dan perak”. [HR Abu Dawud]
11.Hidup perlu keikhlasa dalam beribadah dan beramal shalih.
ﻭَﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﻨﻔِﻘُﻮﻥَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟَﻬُﻢُ ﺍﺑْﺘِﻐَﺎﺀَ ﻣَﺮْﺿَﺎﺕِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺗَﺜْﺒِﻴﺘًﺎ
ﻣِّﻦْ ﺃَﻧﻔُﺴِﻬِﻢْ ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺟَﻨَّﺔٍ ﺑِﺮَﺑْﻮَﺓٍ ﺃَﺻَﺎﺑَﻬَﺎ ﻭَﺍﺑِﻞٌ ﻓَﺂﺗَﺖْ ﺃُﻛُﻠَﻬَﺎ
ﺿِﻌْﻔَﻴْﻦِ ﻓَﺈِﻥ ﻟَّﻢْ ﻳُﺼِﺒْﻬَﺎ ﻭَﺍﺑِﻞٌ ﻓَﻄَﻞٌّ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻤَﺎ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ
ﺑَﺼِﻴﺮٌ
Dan perumpamaan orang-orang yang
membelanjakan hartanya karena mencari
keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka,
seperti sebuah kebun yang terletak di dataran
tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun
itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika
hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan
gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat
apa yang kamu perbuat.
[Al Baqarah: 265]
12.Ikhlas berdoa dan menghadapi godaan dunia.
ﻭَﺍﺻْﺒِﺮْ ﻧَﻔْﺴَﻚَ ﻣَﻊَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺪْﻋُﻮﻥَ ﺭَﺑَّﻬُﻢ ﺑِﺎﻟْﻐَﺪَﺍﺓِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺸِﻲِّ
ﻳُﺮِﻳﺪُﻭﻥَ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ۖ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻌْﺪُ ﻋَﻴْﻨَﺎﻙَ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﺗُﺮِﻳﺪُ ﺯِﻳﻨَﺔَ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ
ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ۖ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻄِﻊْ ﻣَﻦْ ﺃَﻏْﻔَﻠْﻨَﺎ ﻗَﻠْﺒَﻪُ ﻋَﻦ ﺫِﻛْﺮِﻧَﺎ ﻭَﺍﺗَّﺒَﻊَ ﻫَﻮَﺍﻩُ
ﻭَﻛَﺎﻥَ ﺃَﻣْﺮُﻩُ ﻓُﺮُﻃًﺎ
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan
orang yang menyeru Rabb-nya di pagi dan senja
hari dengan mengharap keridhaanNya. Dan
janganlah kedua matamu berpaling dari mereka
(karena) mengharap perhiasan kehidupan dunia
ini. Dan janganlah kamu mengikuti orang yang
hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami,
serta menuruti hawa nafsunya, dan adalah
keadaannya itu melewati batas. [Al Kahfi : 28].
13.Hati yang ikhkas dan amal shalih yang mendapat perhatian Allah swt.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲْ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ : ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻻَ ﻳَﻨْﻈُﺮُ
ﺇِﻟَﻰ ﺻُﻮَﺭِﻛُﻢْ ﻭَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟِﻜُﻢْ ﻭَ ﻟَﻜِﻦْ ﻳَﻨْﻈُﺮُ ﺇِﻟَﻰ ﻗُﻠُﻮْﺑِﻜُﻢْ ﻭَ
ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻜُﻢْ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
Nabi Shallallahu ‘alihi wa sallam telah
bersabda,”Sesungguhnya Allah tidak memandang
kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta
kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan
amal kalian
”.
✏️ *BAGAIKAN LEBAH* 

Nabi bersabda :
Perumpamaan Mukmin bagaikan lebah..
Memakan yang bermanfaat..
Mengeluarkan yang bermanfaat..
Bila hinggap..
Tidak membuat ranting patah..
Tidak pula merusak..
HR Ahmad..
Perumpamaan yang indah..
Lebah memakan yang bermanfaat..
Demikian pula mukmin, ia hanya memakan yang halal dan bermanfaat..
Lebah mengeluarkan manfaat..
Madu..
Propolis..
dan lainnya yang bermanfaat untuk kehidupan manusia..
Demikian pula mukmin..
Ucapannya bermanfaat..
Ilmunya, amalnya, bahkan bercandanya pun bermanfaat..
Lebah bila hinggap..
Tak membuat kerusakan..
Demikian pula mukmin..
Dimanapun ia berada tak pernah berbuat kerusakan..
Ia selalu memberi warna kebaikan..
Lebah amat suka kebersamaan..
Gotong royong tak kenal lelah..
Demikian pula mukmin..
Mereka bagaikan satu tubuh..
Lebah tak pernah kenal putus asa..
Pekerja yang ulet dan gagah berani..
Itulah perumpamaan mukmin yang amat indah..
Akankah lebah lebih baik dari kita ?? 
              
✒️ Ditulis oleh:
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. حفظه الله تعالى
Wallah a`lam bishawab
 
SYUKUR
NIKMAT
HARTA
TAHTA
ILMU
AKAN BERTAMBAH
BERKAH HIDUPNYA
UJIAN HIDUP
SILIH BERGANTI
AGAR KETAHUAN
KUWALITAS
IMAN
JIHAD DAN KESABARANNYA
AGAR DITERIMA IBADAHNYA
MAKA WAJIB IKHLAS
KARENA ALLAH SWT
LEBAH
BUNGA DIISAPNYA
MADU MENJADI
OBAT
ORANG BERIMAN
HALAL YANG DIMAKAN
AMAL SHALIH
DIKERJAKAN
HIDUP MENJADI
BERKAH DUNIA DAN AKHIRAT
Wassalam
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - KEBERUNTUNGAN

PERSAUDARAAN


47.TADABBUR QURAN
😎KITA BERSAUDARA💞💞💞

Kita semua adalah bersaudara,sama sama anak cucu Adam as yang membedakan mungkin kulit,bahasa,budaya dan keimanan kepada Allah swt dan RasulNya atau tidak beriman.
Allah swt menurunkan para nabi dan rasulNya untuk men-Esakan Allah swt dan mengajak hanya beribadah kepadaNya semata.
Ancaman Allah swt terhadap mereka yang tidak beriman neraka tempat kembalinya dan surga bagi orang-orang beriman dam bertaqwa.
Persaudaraan bisa hanya di dunia saja dan bisa dunia akhirat.
Jaga persaudaraan dengan memahami dan menjalankan agama yang baik dan benar !
1.Perintah berpegang teguh kepada tali Allah yaitu ak-Quran bagi orang yang mengaku dirinya beriman kepada Allah dan rasulNya serta menjalankan syareatNya.
ﻭَﺍﻋْﺘَﺼِﻤُﻮﺍ ﺑِﺤَﺒْﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻔَﺮَّﻗُﻮﺍ ۚ ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﻧِﻌْﻤَﺖَ
ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺇِﺫْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺃَﻋْﺪَﺍﺀً ﻓَﺄَﻟَّﻒَ ﺑَﻴْﻦَ ﻗُﻠُﻮﺑِﻜُﻢْ ﻓَﺄَﺻْﺒَﺤْﺘُﻢْ
ﺑِﻨِﻌْﻤَﺘِﻪِ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧًﺎ ﻭَﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻋَﻠَﻰٰ ﺷَﻔَﺎ ﺣُﻔْﺮَﺓٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻓَﺄَﻧْﻘَﺬَﻛُﻢْ
ﻣِﻨْﻬَﺎ ۗ ﻛَﺬَٰﻟِﻚَ ﻳُﺒَﻴِّﻦُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻜُﻢْ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali
(agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-
berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu
ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-
musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu karena nikmat Allah, menjadilah kamu orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu
daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat
petunjuk. [Ali Imrân/3:103]
2.Perintah bersatu dalam kebenaran.
Imam ath-Thabariy dalam tafsirnya mengatakan
: “Yang diinginkan oleh Allah Azza wa Jalla
dengan ayat ini ialah: Berpeganglah kalian pada
agama dan ketetapan Allah Azza wa Jalla yang
dengan agama serta ketetapan itu Allah Azza wa
Jalla telah memerintahkan agar kalian bersatu
padu dalam satu kalimatul haq (kebenaran) dan
menyerah pada perintah Allah Azza wa Jalla “.
3.Larangan bercerai berai sesama muslim.
ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻜُﻮﻧُﻮﺍ ﻛَﺎﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺗَﻔَﺮَّﻗُﻮﺍ ﻭَﺍﺧْﺘَﻠَﻔُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِ ﻣَﺎ ﺟَﺎﺀَﻫُﻢُ
ﺍﻟْﺒَﻴِّﻨَﺎﺕُ ۚ ﻭَﺃُﻭﻟَٰﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢْ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ
Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang
yang bercerai-berai dan berselisih sesudah
datang keterangan yang jelas kepada mereka.
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa
yang berat.
[Ali Imrân/3:105]
4.Larangan berpecah belah sesama mukmin.
Imam ath-Thabari rahimahullah mengatakan
dalam tafsirnya: “Yang dimaksudkan oleh Allah
Azza wa Jalla ialah: Wahai orang-orang yang
beriman! janganlah menjadi seperti orang-orang
Ahli Kitab, yang berpecah belah dan berselisih
dalam agama, perintah dan larangan Allah Azza
wa Jalla , sesudah datang kepada mereka
keterangan-keterangan yang jelas berupa bukti-
bukti dari Allah Azza wa Jalla . Mereka berselisih
di dalamnya. Mereka memahami kebenaran tetapi
mereka sengaja menentangnya, menyelisihi
perintah Allah Azza wa Jalla dan membatalkan
ikatan perjanjian yang dibuat oleh Allah Azza wa
Jalla dengan lancang.
5.Sesama muslim bersaudara tidak boleh menzhaliminya...
ﺍَﻟْﻤُﺴْﻠِﻢُ ﺃَﺧُﻮ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﻻَ ﻳَﻈْﻠِﻤُﻪُ ﻭَﻻَ ﻳَﺨْﺬُﻟُﻪُ ﻭَﻻَ ﻳَﺤْﻘِﺮُﻩُ .
ﺍَﻟﺘَّﻘْﻮَﻯ ﻫَﻬُﻨَﺎ. ﻳُﺸِﻴْﺮُ ﺇِﻟَﻰ ﺻَﺪْﺭِﻩِ ﺛَﻼَﺙَ ﻣَﺮَّﺍﺕٍ : ﺑِﺤَﺴْﺐِ ﺍﻣْﺮِﺉٍ
ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﺮِّ ﺃَﻥْ ﻳَﺤْﻘِﺮَ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢَ، ﻛُﻞُّ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ
ﺣَﺮَﺍﻡٌ ﺩَﻣُﻪُ ﻭَﻋِﺮْﺿُﻪُ ﻭَﻣَﺎﻟُﻪُ. ﺭَﻭَﺍﻩُ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ .
Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim
lainnya. Ia tidak boleh tidak menzaliminya,
merendahkannya dan tidak pula meremehkannya.
Taqwa adalah di sini. – Beliau menunjuk dadanya
sampai tiga kali-. (kemudian beliau bersabda
lagi:) Cukuplah seseorang dikatakan buruk bila
meremehkan saudaranya sesama muslim.
Seorang Muslim terhadap Muslim lain; haram
darahnya, kehormatannya dan hartanya.
[HR. Muslim]
6.Menjadi hamba-hamba Allah yang bersaudara saling menghormati dan memuliakan.
ﻻَﺗَﺒَﺎﻏَﻀُﻮْﺍ ﻭَﻻَ ﺗَﺤَﺎﺳَﺪُﻭْﺍ ﻭَﻻَ ﺗَﺪَﺍﺑَﺮُﻭْﺍ ﻭَﻛُﻮْﻧُﻮْﺍ ﻋِﺒَﺎﺩَ ﺍﻟﻠﻪِ
ﺇِﺧْﻮَﺍﻧﺎً . ﻣُﺘَّﻔَﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
Janganlah kalian saling membenci, saling
mendengki dan saling membelakangi. Jadilah
kalian sebagai hamba-hamba Allah yang
bersaudara[Muttafaq ‘Alai]
7.Sesama mukmin saling menolong dan menguatkan.
ﺍَﻟْﻤُﺆْﻣِﻦُ ﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﻛَﺎﻟْﺒُﻨْﻴَﺎﻥِ ﻳَﺸُﺪُّ ﺑَﻌْﻀُﻪُ ﺑَﻌْﻀًﺎ . ﻣُﺘَّﻔَﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
Seorang mukmin bagi mukmin lainnya laksana
bangunan, satu sama lain saling menguatkan.
[Muttafaq ‘Alaihi]
8.Sesama mukmin seperti satu tubuh merasakan sakit dan senang...
ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﻓِﻰ ﺗَﻮَﺍﺩِّﻫِﻢْ ﻭَﺗَﺮَﺍﺣُﻤِﻬِﻢْ ﻭَﺗَﻌَﺎﻃُﻔِﻬِﻢْ ﻣَﺜَﻞُ
ﺍﻟْﺠَﺴَﺪِ، ﺇِﺫَﺍ ﺍﺷْﺘَﻜَﻰ ﻣِﻨْﻪُ ﻋُﻀْﻮٌ، ﺗَﺪَﺍﻋَﻰ ﻟَﻪُ ﺳَﺎﺋِﺮُ ﺍﻟْﺠَﺴَﺪِ
ﺑِﺎﻟﺴَّﻬْﺮِ ﻭَﺍﻟْﺤُﻤَّﻰ . ﺃَﺧْﺮَﺟَﻪُ ﺍﻟْﺒُﺨَﺎﺭِﻱ ﻭَﻣُﺴْﻠِﻢٌ ‏( ﻭَﺍﻟﻠَّﻔْﻆُ ﻟِﻤُﺴْﻠِﻢٍ ).
Perumpamaan kaum mukminin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling
menyayangi dan saling berlemah-lembut di antara
mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila salah
satu anggota badan sakit, maka semua anggota
badannya juga merasa demam dan tidak bisa
tidur. [HR. Bukhâri dan Muslim]
9.Tidak masuk surga jika tidak beriman dan tidak saling menyayang...
ﻻَ ﺗَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﺆْﻣِﻨُﻮﺍ ﻭَﻻَ ﺗُﺆْﻣِﻨُﻮﺍ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﺤَﺎﺑُّﻮﺍ
...‏»
Kalian tidak masuk surga hingga kalian beriman
dan belum sempurna keimanan kalian hingga kalian saling mencintai …
(HR Muslim).
10.Larangan bertengkar dan tidak tegur sapa sesama muslim.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺃَﻳُّﻮﺏَ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍَﻟﻠَّﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ
ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗَﺎﻝَ: ﻻَ ﻳَﺤِﻞُّ ﻟِﻤُﺴْﻠِﻢٍ ﺃَﻥْ ﻳَﻬْﺠُﺮَ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﻓَﻮْﻕَ ﺛَﻼَﺙِ
ﻟَﻴَﺎﻝٍ ﻳَﻠْﺘَﻘِﻴَﺎﻥِ , ﻓَﻴُﻌْﺮِﺽُ ﻫَﺬَﺍ, ﻭَﻳُﻌْﺮِﺽُ ﻫَﺬَﺍ , ﻭَﺧَﻴْﺮُﻫُﻤَﺎ ﺍَﻟَّﺬِﻱ
ﻳَﺒْﺪَﺃُ ﺑِﺎﻟﺴَّﻼَﻡِ ‏( ﻣُﺘَّﻔَﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ )
Artinya: "Abu Ayyub RA menceritakan, bahwa Rasulullah
SAW bersabda, "Tidak halal (Boleh) seorang Islam
menyisihkan saudaranya lebih dari tiga hari, jika
keduanya bertemu, maka yang seorang berpaling
kesana dan yang seorang lagi berpaling kesini.
Tetapi yang paling baik diantara yang kedua itu
ialah siapa yang memulai mengucapkan salam
kepada lawannya."
(HR. Muttafaqun Alih)

RAGAMNYA PERSAUDARAAN

Ukhuwah (Persaudaraan):
Al-Qur’an menggugah kesadaran kita bersama
akan adanya persaudaraan antar sesama
manusia. Persaudaraan itu berupa:
Ukhuwwah Insaniyyah: yaitu persaudaraan
karena sesama manusia, berdasarkan
kemanusiaan, sebagaimana yang terdapat
dalam surah “al-Hujurat: . 13)
Ukhuwwah Wathaniyyah (persaudaraan
sebangsa dan se tanah air). Dalam surah asy-
Syu’ara’ disebutkan bahwa Nabi Nuh, Nabi
Hud, Nabi Shaleh, Nabi Syu’aib adalah saudara
bagi kaum mereka. (Lih. Surah asy-Syu’ara’:
105, 124, 142, al-A’raf: 85). Kemudian dalam
“Piagam Madinah” yang dideklarasikan oleh
Nabi Muhammad tercantum dictum yang berbau
“nasionalis” yaitu: ﻭﺃﻥ ﻳﻬﻮﺩ ﺑﻨﻲ ﻋﻮﻑ ﺃﻣﺔ ﻣﻊ
ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ، ﻟﻠﻴﻬﻮﺩ ﺩﻳﻨﻬﻢ، ﻭﻟﻠﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﺩﻳﻨﻬﻢ artinya :
sesungguhnya kelompok Yahudi Bani ‘Auf
adalah satu umat dengan kaum mukminin. Bagi
mereka agama mereka dan bagi kaum muslimin
agama mereka sendiri.
Ukhuwwah Diniyyah (persaudaraan sebagai
sesama pemeluk agama) sebagaimana yang
isyarahkan pada ayat : { ﻗُﻞْ ﻳَﺎ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻮْﺍ
ﺇِﻟَﻰ ﻛَﻠِﻤَﺔٍ ﺳَﻮَﺍﺀٍ ﺑَﻴْﻨَﻨَﺎ ﻭَﺑَﻴْﻨَﻜُﻢْ { ‏[ ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ 64 : ] artinya
: Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab!
Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat
(pegangan) yang sama antara kami dan kamu.
Akan halnya dengan kaum musyrik, Allah
berfirman : { ﻟَﻜُﻢْ ﺩِﻳﻨُﻜُﻢْ ﻭَﻟِﻲَ ﺩِﻳﻦِ ‏( {(6 ‏[ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ 6 : ]
artinya : bagimu agamamu dan bagiku
agamaku.
Ukhuwwah Islamiyyah (persaudaraan sesama
kaum muslim) sebagaimana firman Allah : { ﺇِﻧَّﻤَﺎ
ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﺇِﺧْﻮَﺓ { ‏[ﺍﻟﺤﺠﺮﺍﺕ 10 : ] bahwa kaum
mukminin adalah saudara.
Semua bentuk ukhuwwah ini adalah bisa
menjadi kekuatan bagi kelompok masyarakat.
Namun jika ukhuwwah ini tidak di jaga, justeru
akan menjadi pemantik bagi terjadinya benturan
benturan yang tidak kita inginkan bersama.
Seringkali kita melihat saling mencurigai antara
satu kelompok dengan lainnya.(dmi.or.id)
JANGAN SALAH NIAT !
1.Larangan fanatik kesukuan yang berlebihan.
ﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ ﻣَﻦْ ﺩَﻋَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﻋَﺼَﺒِﻴَّﺔٍ ﻭَﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ ﻣَﻦْ ﻗَﺎﺗَﻞَ ﻋَﻠَﻰ
ﻋَﺼَﺒِﻴَّﺔٍ ﻭَﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨَّﺎ ﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻋَﻠَﻰ ﻋَﺼَﺒِﻴَّﺔٍ‏»
Tidak termasuk golongan kami orang yang
menyerukan 'ashabiyyah, yang berperang karena
'ashabiyyah, dan yang mati membela 'ashabiyyah
(HR Abu Dawud).
Seseorang pernah bertanya kepada Rasul saw.,
“Apakah seseorang mencintai kaumnya termasuk
'ashabiyyah?” Beliau menjawab:
‏« ﻻَ، ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﻌَﺼَﺒِﻴَّﺔِ ﺃَﻥْ ﻳُﻌِﻴﻦَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻗَﻮْﻣَﻪُ ﻋَﻠﻰ ﺍﻟﻈُّﻠْﻢِ‏»
Tidak. Akan tetapi, termasuk 'ashabiyyah jika
seseorang menolong kaumnya atas dasar
kezaliman. (HR Ibnu Majah)
Wallah a`lam bishawab
PERSAUDARAN
SESAMA MANUSIA
SESAMA BANGSA
SESAMA KELUARGA
SESAMA AGAMA
SALING MENGHORMATI
SALING MENGASIH
SALING MENGINGATKAN
BUKAN
SALING MENCACI
SALING BERMUSUHAN
BAHKAN
BERPERANG
INDONESIA
MILIK KITA
BERSAMA
KEMULIAN MEREKA TERGANTUNG KETAQWAAN KEPADA
TUHAN YANG MAHA ESA
Semoga bermanfaat. Aamiin.
Wassalam
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - PERSAUDARAAN

BERTAWAKAL


49.TADABBUR QURAN
😎BERSAMA TUHAN🌑🌘🌒

Tawakal kepada Allah swt bagi orang beriman merupakan suatu keharusan sesudah berdoa dan berikhtiar.
Orang beriman falam menghadapi problematika kehidupan tentu selalu bertawakal kepadaNya sehingga seakan seperti bersamaNya.
Tawakal kunci pembuka rahmatNya.
1.Allah swt mensukai orang-orang bertawakal,pasrah atas keputusan dan hukumNya.
ﻓَﺒِﻤَﺎ ﺭَﺣْﻤَﺔٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟِﻨْﺖَ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﻟَﻮْ ﻛُﻨْﺖَ ﻓَﻈًّﺎ ﻏَﻠِﻴﻆَ ﺍﻟْﻘَﻠْﺐِ
ﻻﻧْﻔَﻀُّﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺣَﻮْﻟِﻚَ ﻓَﺎﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺍﺳْﺘَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﺷَﺎﻭِﺭْﻫُﻢْ ﻓِﻲ
ﺍﻷﻣْﺮِ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻋَﺰَﻣْﺖَ ﻓَﺘَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻤُﺘَﻮَﻛِّﻠِﻴﻦَ ١٥٩
Artinya: "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu
bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka
menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu
ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi
mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam
urusan itu. kemudian apabila kamu telah
membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada
Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."
(Ali Imran (3): 159).
2.Orang yang bertaqwa,patuh bukan maksiat,bersyukur bukan kufur,banyak berdzikir bukan melupakanNya maka mengalir rezkinya; Bertawakal dengan sepenuhnya maka bertambah berkah rezkinya.
ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﺘَّﻖِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻪُ ﻣَﺨْﺮَﺟًﺎ ‏( 2‏) ﻭَﻳَﺮْﺯُﻗْﻪُ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﻟَﺎ ﻳَﺤْﺘَﺴِﺐُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺣَﺴْﺒُﻪُ
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia
akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan
memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-
sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal
kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya .”
(QS. Ath Tholaq: 2-3)
Ibnu Jarir Ath Thobari rahimahullah ketika
menjelaskan surat Ath Tholaq ayat 3 mengatakan,
“Barangsiapa yang bertakwa pada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menyandarkan
hatinya pada-Nya, maka Allah akan memberi
kecukupan bagi-Nya.”
3.Orang beriman dan bertawakal maka akan mengetahui siapa yang yang sesat jalannya.
ﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦُ ﺁﻣَﻨَّﺎ ﺑِﻪِ ﻭَﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﻨَﺎ ﻓَﺴَﺘَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲ
ﺿَﻼﻝٍ ﻣُﺒِﻴﻦٍ ٢٩
29. Katakanlah: "Dia-lah Allah yang Maha Penyayang
Kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah Kami
bertawakkal. kelak kamu akan mengetahui siapakah
yang berada dalam kesesatan yang nyata".
(Al-Mulk (67): 29).
4.Perintah bertawakal kepadaNya Maha Hidup abadi dan bertasbih.
ﻭَﺗَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺤَﻲِّ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻻ ﻳَﻤُﻮﺕُ ﻭَﺳَﺒِّﺢْ ﺑِﺤَﻤْﺪِﻩِ ﻭَﻛَﻔَﻰ ﺑِﻪِ
ﺑِﺬُﻧُﻮﺏِ ﻋِﺒَﺎﺩِﻩِ ﺧَﺒِﻴﺮًﺍ ٥٨
58. dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup
(kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan
memuji-Nya. dan cukuplah Dia Maha mengetahui
dosa-dosa hamba-hamba-Nya.
(Al-Furqan (25): 58).
5.70 ribu ummatku masuk surga tanpa hisab.
Mereka hidupnya betawakal dengan sebenarnya,pasrah dan taat serta menerima keputusan dan hukumNya dengan senang hati.
ﻳَﺪْﺧُﻞُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣِﻦْ ﺃُﻣَّﺘِﻰ ﺳَﺒْﻌُﻮﻥَ ﺃَﻟْﻔًﺎ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﺣِﺴَﺎﺏٍ ، ﻫُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻻَ ﻳَﺴْﺘَﺮْﻗُﻮﻥَ ، ﻭَﻻَ ﻳَﺘَﻄَﻴَّﺮُﻭﻥَ ، ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ
“Tujuh puluh ribu orang dari umatku akan masuk
surga tanpa hisab. Mereka adalah orang-orang
yang tidak minta diruqyah, tidak beranggapan sial
dan mereka selalu bertawakkal pada Rabbnya. ” [HR ALBukhari]
6.Burung dengan usaha dan tawakalnya juga dapat rezki dariNya.
Dari Umar bin Al Khoththob radhiyallahu ‘anhu ,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻟَﻮْ ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﺗَﺘَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺣَﻖَّ ﺗَﻮَﻛُّﻠِﻪِ ﻟَﺮَﺯَﻗَﻜُﻢْ ﻛَﻤَﺎ ﻳَﺮْﺯُﻕُ ﺍﻟﻄَّﻴْﺮَ ﺗَﻐْﺪُﻭ ﺧِﻤَﺎﺻﺎً ﻭَﺗَﺮُﻭﺡُ ﺑِﻄَﺎﻧﺎً
“Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada
Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki
sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung
tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar
dan kembali sore harinya dalam keadaan
kenyang.” [HR Ahmad]
Al Qurtubhi rahimahullah menjelaskan pula tentang
surat Ath Tholaq ayat 3 dengan mengatakan,
“Barangsiapa yang menyandarkan dirinya pada Allah, maka Allah akan beri kecukupan pada
urusannya.”
*RAGAMNYA REZKI*
Dulu aku pikir, *Rizqi* itu berwujud uang, banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan, punya banyak asset dis ana-sini, Intinya : *Harta.*
Setelah mencari tau apa *makna Rizqi dalam Islam* (sesuai yg tertera dalam alquran dan hadits), ternyata aku salah besar.
*Ternyata.*
▪ *langkah kaki* yg dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rizqi.
▪langkah kaki yg dimudahkan untuk *Shalat berjamaah* di masjid, adalah rizqi.
▪ *Hati yg Allah jaga* untuk jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rizqi.
▪Saat keadaan sulit penuh keterbatasan, itu juga rizqi. Mungkin jika dalam keadaan sebaliknya, justru membuat kita *kufur, sombong, bahkan lupa diri.*
▪Punya orang tua yang sakit2an, adalah rizqi, karena merupakan *ladang amal pembuka pintu surga.*
▪ *Tubuh yang sehat* , adalah rizqi. Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rizqi karena *sakit adalah penggugur dosa.*
▪dan mungkin akan ada jutaan list lainnya bentuk2 rizqi yang kita tidak sadari..
Justru yang harus *kita waspadai* adalah ketika hidup kita berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitu banyak *hak Allah yang tidak kita tunaikan.*
Wallah a`lam bishawab
Semoga bermanfaat...Aamiin
TAWAKAL
PASRAH TOTALITAS
HIDUP DAN MATI
DALAM KEKUASAANNYA
DALAM ILMUNYA
DALAM QADAR TAQDIRNYA
NAMUN MANUSIA
SAYOGJANYA
BERIKHTIAR
BERDOA
LALU
MENERIMA KEPUTUSANNYA
DENGAN SENANG HATI
REZKI
JASMANI
RUHANI
DATANG DARINYA
SAMBUT DENGAN
QANAAH
TERASA ADA
DI SURGA DUNIA
Wassalam
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - BERTAWAKAL

BERSAMAKU


51.TADABBUR QURAN
😎BERSAMAKU🌑🌘🌒

Tawakal kepada Allah swt bagi orang beriman merupakan suatu keharusan sesudah berdoa dan berikhtiar.
Orang beriman falam menghadapi problematika kehidupan tentu selalu bertawakal kepadaNya sehingga seakan seperti bersamaNya.
Tawakal kunci pembuka rahmatNya.
1.Allah swt mensukai orang-orang bertawakal,pasrah atas keputusan dan hukumNya.
ﻓَﺒِﻤَﺎ ﺭَﺣْﻤَﺔٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟِﻨْﺖَ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﻟَﻮْ ﻛُﻨْﺖَ ﻓَﻈًّﺎ ﻏَﻠِﻴﻆَ ﺍﻟْﻘَﻠْﺐِ
ﻻﻧْﻔَﻀُّﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺣَﻮْﻟِﻚَ ﻓَﺎﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺍﺳْﺘَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﺷَﺎﻭِﺭْﻫُﻢْ ﻓِﻲ
ﺍﻷﻣْﺮِ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻋَﺰَﻣْﺖَ ﻓَﺘَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻤُﺘَﻮَﻛِّﻠِﻴﻦَ ١٥٩
Artinya: "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu
bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka
menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu
ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi
mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam
urusan itu. kemudian apabila kamu telah
membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada
Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."
(Ali Imran (3): 159).
2.Orang yang bertaqwa,patuh bukan maksiat,bersyukur bukan kufur,banyak berdzikir bukan melupakanNya maka mengalir rezkinya; Bertawakal dengan sepenuhnya maka bertambah berkah rezkinya.
ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﺘَّﻖِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻪُ ﻣَﺨْﺮَﺟًﺎ ‏( 2‏) ﻭَﻳَﺮْﺯُﻗْﻪُ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﻟَﺎ ﻳَﺤْﺘَﺴِﺐُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺣَﺴْﺒُﻪُ
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia
akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan
memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-
sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal
kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya .”
(QS. Ath Tholaq: 2-3)
Ibnu Jarir Ath Thobari rahimahullah ketika
menjelaskan surat Ath Tholaq ayat 3 mengatakan,
“Barangsiapa yang bertakwa pada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menyandarkan
hatinya pada-Nya, maka Allah akan memberi
kecukupan bagi-Nya.”
3.Orang beriman dan bertawakal maka akan mengetahui siapa yang yang sesat jalannya.
ﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦُ ﺁﻣَﻨَّﺎ ﺑِﻪِ ﻭَﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﻨَﺎ ﻓَﺴَﺘَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓِﻲ
ﺿَﻼﻝٍ ﻣُﺒِﻴﻦٍ ٢٩
29. Katakanlah: "Dia-lah Allah yang Maha Penyayang
Kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah Kami
bertawakkal. kelak kamu akan mengetahui siapakah
yang berada dalam kesesatan yang nyata".
(Al-Mulk (67): 29).
4.Perintah bertawakal kepadaNya Maha Hidup abadi dan bertasbih.
ﻭَﺗَﻮَﻛَّﻞْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺤَﻲِّ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻻ ﻳَﻤُﻮﺕُ ﻭَﺳَﺒِّﺢْ ﺑِﺤَﻤْﺪِﻩِ ﻭَﻛَﻔَﻰ ﺑِﻪِ
ﺑِﺬُﻧُﻮﺏِ ﻋِﺒَﺎﺩِﻩِ ﺧَﺒِﻴﺮًﺍ ٥٨
58. dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup
(kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan
memuji-Nya. dan cukuplah Dia Maha mengetahui
dosa-dosa hamba-hamba-Nya.
(Al-Furqan (25): 58).
5.70 ribu ummatku masuk surga tanpa hisab.
Mereka hidupnya betawakal dengan sebenarnya,pasrah dan taat serta menerima keputusan dan hukumNya dengan senang hati.
ﻳَﺪْﺧُﻞُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣِﻦْ ﺃُﻣَّﺘِﻰ ﺳَﺒْﻌُﻮﻥَ ﺃَﻟْﻔًﺎ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﺣِﺴَﺎﺏٍ ، ﻫُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻻَ ﻳَﺴْﺘَﺮْﻗُﻮﻥَ ، ﻭَﻻَ ﻳَﺘَﻄَﻴَّﺮُﻭﻥَ ، ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻳَﺘَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ
“Tujuh puluh ribu orang dari umatku akan masuk
surga tanpa hisab. Mereka adalah orang-orang
yang tidak minta diruqyah, tidak beranggapan sial
dan mereka selalu bertawakkal pada Rabbnya. ” [HR ALBukhari]
6.Burung dengan usaha dan tawakalnya juga dapat rezki dariNya.
Dari Umar bin Al Khoththob radhiyallahu ‘anhu ,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻟَﻮْ ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﺗَﺘَﻮَﻛَّﻠُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺣَﻖَّ ﺗَﻮَﻛُّﻠِﻪِ ﻟَﺮَﺯَﻗَﻜُﻢْ ﻛَﻤَﺎ ﻳَﺮْﺯُﻕُ ﺍﻟﻄَّﻴْﺮَ ﺗَﻐْﺪُﻭ ﺧِﻤَﺎﺻﺎً ﻭَﺗَﺮُﻭﺡُ ﺑِﻄَﺎﻧﺎً
“Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada
Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki
sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung
tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar
dan kembali sore harinya dalam keadaan
kenyang.” [HR Ahmad]
Al Qurtubhi rahimahullah menjelaskan pula tentang
surat Ath Tholaq ayat 3 dengan mengatakan,
“Barangsiapa yang menyandarkan dirinya pada Allah, maka Allah akan beri kecukupan pada
urusannya.”

*BERKAHNYA REZKI*

*AYO… IKUT ASURANSI ALLAH*
Assalamu’alaikum
Apa bedanya asuransi manusia dengan asuransi Allah?
Dengan membayar jumlah tertentu untuk premi asuransi, maka perusahaan asuransi manusia akan meng-cover biaya recovery, pengobatan dan penggantian jika terjadi musibah pada klausul yang diasuransikan. Misalnya: jika bayar premi asuransi kesehatan Rp 200.000,-/bulan (Rp 2.400.000,-/tahun), maka saat kita sakit akan ter-cover biaya pengobatannya sampai maksimal Rp 15.000.000,- Jika tidak sakit ya uang preminya habis (jadi haknya perusahaan asuransi), atau jika sakitnya butuh biaya lebih ya nambahin sendiri.
Sedangkan asuransi Allah adalah dengan amalan *ZAKAT* dan *SEDEKAH*. Bedanya adalah jika asuransi manusia mengganti setelah musibah, asuransi Allah ini manfaatnya jauh lebih banyak, yaitu :
Mencegah datangnya musibah
Menyembuhkan penyakit
Membuka pintu rejeki
Memperpanjang umur
Masih ditambah faktor kali 10, 700 bahkan tak terhingga tergantung kasih sayang Allah dan amal kebaikan kita lainnya. Jika misal sedekah kita Rp 2.400.000,- per tahun maka benefit-nya bisa sampai Rp 24.000.000,- ditambah terjaga keselamatan kita di dunia dan akhirat.
Banyak orang berbondong-bondong ikut asuransi karena khawatir masa depannya, anak-anaknya dan hartanya sehingga memperkaya perusahaan asuransi yang sekarang malah ruwet terlilit krisis moneter dunia. Lihat apa yang terjadi pada perusahaan asuransi terbesar di dunia, AIG yang tak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dan malah butuh bantuan pemerintah Amerika Serikat.
Banyak orang mau membayar mahal semata-mata demi keselamatan duniawi. Banyak orang yang tak ragu-ragu mengeluarkan jutaan bahkan ratusan juta rupiah untuk melindungi dirinya sendiri sambil melupakan bahwa di sekitarnya banyak sesamanya yang jangankan melindungi dirinya sampai setahun ke depan, buat makan besok saja masih belum terpikirkan.
Cobalah pertimbangkan asuransi Allah, Bayarya pun bukan ke bank duniawi, tapi langsung ke bank-nya Allah. Ke saudara-saudara kita yang kekurangan, anak-anak yatim, korban bencana, korban perang, silakan pilih sendiri yang sesuai hati dan keinginan. Tak perlu melapor ke perusahaan asuransi atau repot bikin kontrak segala macam, karena Allah tidak pernah tidur dan malaikat-Nya tak berhenti mencatat.
Insya Allah dengan berbekal keimanan yang kuat, musibah akan jauh, rejeki akan deras mengalir jika Anda istiqomah mengikuti asuransi Allah. Bersama Allah, tak ada perniagaan yang rugi. Pasti menguntungkan, dunia dan akhirat.
Ini bukan sekedar janji, tapi janji Allah melalui Rasul-Nya. Ini saatnya memikirkan ulang apakah asuransi yang selama ini kita bayar mampu melindungi semua musibah yang mungkin terjadi saat perusahaan asuransi itu sendiri belum tentu mampu melindungi dirinya sendiri saat musibah terjadi.
Jika belum pernah berfikir tentang hal ini, maka cobalah. Mantapkan hati, ucapkan Bismillah. Sang pemilik alam semesta ini adalah satu-satunya yang paling mampu melindungi Anda, keluarga Anda, anak-anak Anda dan harta Anda. Bukan perusahaan asuransi manusia. Atau yang semacamnya.
Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda : _“Bentengilah harta kalian dengan zakat, obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah, dan hadapilah cobaan dengan do’a.”_ (HR. Al Baihaqi dan Thabrani, dishahihkan Syaikh Al Albani).
*Wallah a`lam bishawab*
Semoga bermanfaat...Aamiin
TAWAKAL
PASRAH TOTALITAS
HIDUP DAN MATI
DALAM KEKUASAANNYA
DALAM ILMUNYA
DALAM QADAR TAQDIRNYA
NAMUN MANUSIA
SAYOGJANYA
BERIKHTIAR
BERDOA
LALU
MENERIMA KEPUTUSANNYA
DENGAN SENANG HATI
ZAKAT
INFAQ
SEDEKAH
PEMBERSIH JIWA
PEMBERSIH HARTA
PENAMBAH BERKAH
SUNGGUH BERUNTUNG
ORANG-ORANG BERIMAN
YANG DERMAWAN DAN
MERUGI YANG BAKHIL
Wassalam
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - BERSAMAKU

TOLONGLAH KAMI


52.TADABBUR QURAN
😎TOLONGLAH KAMI🌏🌎🌍

Allah swt berulang-ulang memanggil hambaNya dengan panggilan wahai orang-orang beriman... dapat dipastikan bahwa perintah tsb adalah perbuatan yang terbaik dan sebaliknya jika yang dlarang itu merupakan perbuatan buruk dan berbahaya.
Oleh karena itu,muslim yang baik adalah mau mehami agama dengan baik dan benar serta siap mengamalkannya sehingga keimanan dan taqwanya meningkat.
Mengapa Allah swt menyuruh orang-orang beriman untuk bela Agama ???
1.Kerena Allah swt ingin menolong orang beriman dan meneguhkan kedudukannya disisiNya,dengan mengajarkan dan mendakwahkan al-Islam.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﻥ ﺗَﻨﺼُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﻨﺼُﺮْﻛُﻢْ ﻭَﻳُﺜَﺒِّﺖْ
ﺃَﻗْﺪَﺍﻣَﻜُﻢْ
Artinya : “Hai orang-orang mukmin, jika kamu
menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan
menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
(QS. Muhammad : 7)
Sayyid Qutb mengatakan,”Bagaimana orang-orang
beriman menolong Allah sehingga mereka
menegakkan persyaratan dan mendapatkan apa yang disyaratkan bagi mereka berupa kemenangan dan
diteguhkan kedudukan ?” Beliau melanjutkan,”Sesungguhnya mereka memurnikan
Allah dalam hati mereka dan tidak menyekutukan-nya dengan sesuatu baik syirik yang nyata maupun yang tersembunyi serta tidak menyisakan seseorang atau
sesuatu pun bersama-Nya didalam dirinya. Dia
menjadikan Allah lebih dicintai dari apapun yang dia cintai dan sukai serta meneguhkan hukum-Nya dalam keinginan, aktivitas, diam, saat sembunyi-sembunyi, terang-terangan maupun saat malunya, maka Allah akan menolongnya dalam diri mereka.
2.Allas swt pasti menolong orang beriman yang mendakwahkan dan membela al-Islam.
ﻭَﻟَﻴَﻨﺼُﺮَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣَﻦ ﻳَﻨﺼُﺮُﻩُ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﻘَﻮِﻱٌّ ﻋَﺰِﻳﺰٌ
Artinya : “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang
yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah
benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,”
(QS. Al Hajj : 40)
Ath Thobari mengatakan bahwa makna dari
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang
menolong (agama)-Nya.” Yaitu Allah swt pasti
meonolong orang-orang yang berperang di jalan-Nya agar kalimat-Nya tinggi terhadap musuh-musuh-Nya.
Maka makna pertolongan Allah kepada hamba-Nya
adalah bantuan-Nya kepadanya sedangkan makna pertolongan hamba-Nya kepada Allah adalah jihad
orang itu dijalan-Nya untuk meninggikan kalimat-
Nya.” (Tafsir At Thobari juz XVII hal 651)
Sedangkan al Qurthubi mengatakan bahwa maknanya
adalah orang yang menolong agama dan nabi-Nya.
(al Jami’ li Ahkamil Qur’an juz XII hal 386)
3.Perintah bagi orang beriman menjadi penolong agama Allah swt seperti
kaum hawaariyin terhadap nabi Isa as.
ﻳَـٰٓﺄَﻳُّﮩَﺎ ﭐﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍْ ﻛُﻮﻧُﻮٓﺍْ ﺃَﻧﺼَﺎﺭَ ﭐﻟﻠَّﻪِ ﻛَﻤَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻋِﻴﺴَﻰ ﭐﺑۡﻦُ ﻣَﺮۡﻳَﻢَ
ﻟِﻠۡﺤَﻮَﺍﺭِﻳِّـۧﻦَ ﻣَﻦۡ ﺃَﻧﺼَﺎﺭِﻯٓ ﺇِﻟَﻰ ﭐﻟﻠَّﻪِۖ ﻗَﺎﻝَ ﭐﻟۡﺤَﻮَﺍﺭِﻳُّﻮﻥَ ﻧَﺤۡﻦُ ﺃَﻧﺼَﺎﺭُ ﭐﻟﻠَّﻪِۖ
ﻓَـَٔﺎﻣَﻨَﺖ ﻃَّﺎٓٮِٕﻔَﺔٌ۬ ﻣِّﻦۢ ﺑَﻨِﻰٓ ﺇِﺳۡﺮَٲٓﺀِﻳﻞَ ﻭَﻛَﻔَﺮَﺕ ﻃَّﺎٓٮِٕﻔَﺔٌ۬ۖ ﻓَﺄَﻳَّﺪۡﻧَﺎ ﭐﻟَّﺬِﻳﻦَ
ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍْ ﻋَﻠَﻰٰ ﻋَﺪُﻭِّﻫِﻢۡ ﻓَﺄَﺻۡﺒَﺤُﻮﺍْ ﻇَـٰﻬِﺮِﻳﻦَ ‏( ١٤ )
‘Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana ‘Isa ibnu Maryam telah
berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia:
“Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku
(untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut
yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”….’ (QS 61: 14)
4.Menolong orang yang berjihad dijalanNya.
ﻭَﻟِﻴَﻌْﻠَﻢَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣَﻦ ﻳَﻨﺼُﺮُﻩُ ﻭَﺭُﺳُﻠَﻪُ ﺑِﺎﻟْﻐَﻴْﺐِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻗَﻮِﻱٌّ
ﻋَﺰِﻳﺰٌ
Artinya : “dan supaya Allah mengetahui siapa yang
menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya. Padahal
Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hadid : 25)
Sayyid Qutb mengatakan bahwa “dan supaya Allah
mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan
rasul-rasul-Nya Padahal Allah tidak dilihatnya..”
Adalah isyarat untuk berjihad dengan menggunakan
senjata. Permasalahan ini diletakkan dalam ayat yang
berbicara tentang pengorbanan jiwa dan harta.
5.Jangan salah niat dalam membela Agama Allah swt.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻰ ﻣُﻮﺳَﻰ ﻗَﺎﻝَ ﺟَﺎﺀَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ
ﻭﺳﻠﻢ – ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻳُﻘَﺎﺗِﻞُ ﺣَﻤِﻴَّﺔً ﻭَﻳُﻘَﺎﺗِﻞُ ﺷَﺠَﺎﻋَﺔً ﻭَﻳُﻘَﺎﺗِﻞُ ﺭِﻳَﺎﺀً
، ﻓَﺄَﻯُّ ﺫَﻟِﻚَ ﻓِﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻣَﻦْ ﻗَﺎﺗَﻞَ ﻟِﺘَﻜُﻮﻥَ ﻛَﻠِﻤَﺔُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻫِﻰَ
ﺍﻟْﻌُﻠْﻴَﺎ ، ﻓَﻬْﻮَ ﻓِﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ‏»
Dari Abu Musa, ia berkata bahwa ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam lantas ia berkata, ada seseorang yang
berperang (berjihad) untuk membela sukunya (tanah
airnya); ada pula yang berperang supaya disebut
pemberani (pahlawan); ada pula yang berperang
dalam rangka riya’ (cari pujian), lalu manakah yang
disebut jihad di jalan Allah? Beliau shallallahu ‘alaihi
wa sallam pun bersabda, “Siapa yang berperang
supaya kalimat Allah itu mulia (tinggi) itulah yang
disebut jihad di jalan Allah .” (HR. Bukhari no. 7458
dan Muslim no. 1904).
6.Agar mendapat pertolongan dan kemenangan dalam menghadapi musuh Islam baca doa berikut...
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺃَﻓْﺮِﻍْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺻَﺒْﺮًﺍ ﻭَﺛَﺒِّﺖْ ﺃَﻗْﺪَﺍﻣَﻨَﺎ ﻭَﺍﻧْﺼُﺮْﻧَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡِ
ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ
‘Robbanaa Afrigh ‘Alainaa Shobron wa Tsabbit
Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin’.
“Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri
kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah
kami terhadap orang-orang kafir.”
(QS. Al Baqarah: 250).
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﺎ ﺗُﺰِﻍْ ﻗُﻠُﻮﺑَﻨَﺎ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﺫْ ﻫَﺪَﻳْﺘَﻨَﺎ ﻭَﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﻟَﺪُﻧْﻚَ ﺭَﺣْﻤَﺔً
ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﻮَﻫَّﺎﺏُ
‘Robbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz
Hadaitanaa wa Hab Lanaa Min-Ladunka Rohmatan,
innaka Antal-Wahhaab’
“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau
beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah
kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena
sesungguhnya Engkau-lah Dzat yang Maha Pemberi
(karunia).” 
(QS. Ali Imran: 8).

*MUKMIN BERTAQWA*

✏️ *BAGAIKAN LEBAH*
Nabi bersabda :
Perumpamaan Mukmin bagaikan lebah..
Memakan yang bermanfaat..
Mengeluarkan yang bermanfaat..
Bila hinggap..
Tidak membuat ranting patah..
Tidak pula merusak..
HR Ahmad..
Perumpamaan yang indah..
Lebah memakan yang bermanfaat..
Demikian pula mukmin, ia hanya memakan yang halal dan bermanfaat..
Lebah mengeluarkan manfaat..
Madu..
Propolis..
dan lainnya yang bermanfaat untuk kehidupan manusia..
Demikian pula mukmin..
Ucapannya bermanfaat..
Ilmunya, amalnya, bahkan bercandanya pun bermanfaat..
Lebah bila hinggap..
Tak membuat kerusakan..
Demikian pula mukmin..
Dimanapun ia berada tak pernah berbuat kerusakan..
Ia selalu memberi warna kebaikan..
Lebah amat suka kebersamaan..
Gotong royong tak kenal lelah..
Demikian pula mukmin..
Mereka bagaikan satu tubuh..
Lebah tak pernah kenal putus asa..
Pekerja yang ulet dan gagah berani..
Itulah perumpamaan mukmin yang amat indah..
Akankah lebah lebih baik dari kita ?? 
              
✒️ Ditulis oleh:
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. حفظه الله تعالى
Wallah a`lam bishawab
Semoga bermanfaat. Aamiin.
PERINTAH
BELA AGAMA
DATANG DARINYA
TENTU
ORANG BERIMAN
MENERIMANYA
MEMAHAMI ISLAM
MENGAJARKANNYA
MENDAKWAHKANNYA
MEMBELA JIKA DIHINA
NISCAYA ALLAH SWT
AKAN MENOLONG
KEHIDUPAN MUKMIN
MAKANAN HALAL
MINUMAN HALAL
AKHLAK TERPUJI
BERGUNA BAGI ORANG
LAIN DAN JIHAD
FI SABILILLAH
MENUJU RIDHA ILAHI
WASSALAM
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - TOLONGLAH KAMI

MENOLONG AGAMA


54.TADABBUR QURAN
😎MENOLONG AGAMA ALLAH 🌏🌎🌍

Allah swt berulang-ulang memanggil hambaNya dengan panggilan wahai orang-orang beriman... dapat dipastikan bahwa perintah tsb adalah perbuatan yang terbaik dan sebaliknya jika yang dlarang itu merupakan perbuatan buruk dan berbahaya.
Oleh karena itu,muslim yang baik adalah mau mehami agama dengan baik dan benar serta siap mengamalkannya sehingga keimanan dan taqwanya meningkat.
Mengapa Allah swt menyuruh orang-orang beriman untuk bela Agama ???
1.Kerena Allah swt ingin menolong orang beriman dan meneguhkan kedudukannya disisiNya,dengan mengajarkan dan mendakwahkan al-Islam.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﻥ ﺗَﻨﺼُﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﻨﺼُﺮْﻛُﻢْ ﻭَﻳُﺜَﺒِّﺖْ
ﺃَﻗْﺪَﺍﻣَﻜُﻢْ
Artinya : “Hai orang-orang mukmin, jika kamu
menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan
menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
(QS. Muhammad : 7)
Sayyid Qutb mengatakan,”Bagaimana orang-orang
beriman menolong Allah sehingga mereka
menegakkan persyaratan dan mendapatkan apa yang disyaratkan bagi mereka berupa kemenangan dan
diteguhkan kedudukan ?” Beliau melanjutkan,”Sesungguhnya mereka memurnikan
Allah dalam hati mereka dan tidak menyekutukan-nya dengan sesuatu baik syirik yang nyata maupun yang tersembunyi serta tidak menyisakan seseorang atau
sesuatu pun bersama-Nya didalam dirinya. Dia
menjadikan Allah lebih dicintai dari apapun yang dia cintai dan sukai serta meneguhkan hukum-Nya dalam keinginan, aktivitas, diam, saat sembunyi-sembunyi, terang-terangan maupun saat malunya, maka Allah akan menolongnya dalam diri mereka.
2.Allas swt pasti menolong orang beriman yang mendakwahkan dan membela al-Islam.
ﻭَﻟَﻴَﻨﺼُﺮَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣَﻦ ﻳَﻨﺼُﺮُﻩُ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﻘَﻮِﻱٌّ ﻋَﺰِﻳﺰٌ
Artinya : “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang
yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah
benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,”
(QS. Al Hajj : 40)
Ath Thobari mengatakan bahwa makna dari
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang
menolong (agama)-Nya.” Yaitu Allah swt pasti
meonolong orang-orang yang berperang di jalan-Nya agar kalimat-Nya tinggi terhadap musuh-musuh-Nya.
Maka makna pertolongan Allah kepada hamba-Nya
adalah bantuan-Nya kepadanya sedangkan makna pertolongan hamba-Nya kepada Allah adalah jihad
orang itu dijalan-Nya untuk meninggikan kalimat-
Nya.” (Tafsir At Thobari juz XVII hal 651)
Sedangkan al Qurthubi mengatakan bahwa maknanya
adalah orang yang menolong agama dan nabi-Nya.
(al Jami’ li Ahkamil Qur’an juz XII hal 386)
3.Perintah bagi orang beriman menjadi penolong agama Allah swt seperti
kaum hawaariyin terhadap nabi Isa as.
ﻳَـٰٓﺄَﻳُّﮩَﺎ ﭐﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍْ ﻛُﻮﻧُﻮٓﺍْ ﺃَﻧﺼَﺎﺭَ ﭐﻟﻠَّﻪِ ﻛَﻤَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻋِﻴﺴَﻰ ﭐﺑۡﻦُ ﻣَﺮۡﻳَﻢَ
ﻟِﻠۡﺤَﻮَﺍﺭِﻳِّـۧﻦَ ﻣَﻦۡ ﺃَﻧﺼَﺎﺭِﻯٓ ﺇِﻟَﻰ ﭐﻟﻠَّﻪِۖ ﻗَﺎﻝَ ﭐﻟۡﺤَﻮَﺍﺭِﻳُّﻮﻥَ ﻧَﺤۡﻦُ ﺃَﻧﺼَﺎﺭُ ﭐﻟﻠَّﻪِۖ
ﻓَـَٔﺎﻣَﻨَﺖ ﻃَّﺎٓٮِٕﻔَﺔٌ۬ ﻣِّﻦۢ ﺑَﻨِﻰٓ ﺇِﺳۡﺮَٲٓﺀِﻳﻞَ ﻭَﻛَﻔَﺮَﺕ ﻃَّﺎٓٮِٕﻔَﺔٌ۬ۖ ﻓَﺄَﻳَّﺪۡﻧَﺎ ﭐﻟَّﺬِﻳﻦَ
ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍْ ﻋَﻠَﻰٰ ﻋَﺪُﻭِّﻫِﻢۡ ﻓَﺄَﺻۡﺒَﺤُﻮﺍْ ﻇَـٰﻬِﺮِﻳﻦَ ‏( ١٤ )
‘Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana ‘Isa ibnu Maryam telah
berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia:
“Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku
(untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut
yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”….’ (QS 61: 14)
4.Menolong orang yang berjihad dijalanNya.
ﻭَﻟِﻴَﻌْﻠَﻢَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣَﻦ ﻳَﻨﺼُﺮُﻩُ ﻭَﺭُﺳُﻠَﻪُ ﺑِﺎﻟْﻐَﻴْﺐِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻗَﻮِﻱٌّ
ﻋَﺰِﻳﺰٌ
Artinya : “dan supaya Allah mengetahui siapa yang
menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya. Padahal
Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hadid : 25)
Sayyid Qutb mengatakan bahwa “dan supaya Allah
mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan
rasul-rasul-Nya Padahal Allah tidak dilihatnya..”
Adalah isyarat untuk berjihad dengan menggunakan
senjata. Permasalahan ini diletakkan dalam ayat yang
berbicara tentang pengorbanan jiwa dan harta.
5.Jangan salah niat dalam membela Agama Allah swt.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻰ ﻣُﻮﺳَﻰ ﻗَﺎﻝَ ﺟَﺎﺀَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ
ﻭﺳﻠﻢ – ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻳُﻘَﺎﺗِﻞُ ﺣَﻤِﻴَّﺔً ﻭَﻳُﻘَﺎﺗِﻞُ ﺷَﺠَﺎﻋَﺔً ﻭَﻳُﻘَﺎﺗِﻞُ ﺭِﻳَﺎﺀً
، ﻓَﺄَﻯُّ ﺫَﻟِﻚَ ﻓِﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻣَﻦْ ﻗَﺎﺗَﻞَ ﻟِﺘَﻜُﻮﻥَ ﻛَﻠِﻤَﺔُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻫِﻰَ
ﺍﻟْﻌُﻠْﻴَﺎ ، ﻓَﻬْﻮَ ﻓِﻰ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ‏»
Dari Abu Musa, ia berkata bahwa ada seseorang yang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam lantas ia berkata, ada seseorang yang
berperang (berjihad) untuk membela sukunya (tanah
airnya); ada pula yang berperang supaya disebut
pemberani (pahlawan); ada pula yang berperang
dalam rangka riya’ (cari pujian), lalu manakah yang
disebut jihad di jalan Allah? Beliau shallallahu ‘alaihi
wa sallam pun bersabda, “Siapa yang berperang
supaya kalimat Allah itu mulia (tinggi) itulah yang
disebut jihad di jalan Allah .” (HR. Bukhari no. 7458
dan Muslim no. 1904).
6.Agar mendapat pertolongan dan kemenangan dalam menghadapi musuh Islam baca doa berikut...
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺃَﻓْﺮِﻍْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺻَﺒْﺮًﺍ ﻭَﺛَﺒِّﺖْ ﺃَﻗْﺪَﺍﻣَﻨَﺎ ﻭَﺍﻧْﺼُﺮْﻧَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡِ
ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ
‘Robbanaa Afrigh ‘Alainaa Shobron wa Tsabbit
Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin’.
“Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri
kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah
kami terhadap orang-orang kafir.”
(QS. Al Baqarah: 250).
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟَﺎ ﺗُﺰِﻍْ ﻗُﻠُﻮﺑَﻨَﺎ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﺫْ ﻫَﺪَﻳْﺘَﻨَﺎ ﻭَﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﻟَﺪُﻧْﻚَ ﺭَﺣْﻤَﺔً
ﺇِﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﻮَﻫَّﺎﺏُ
‘Robbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz
Hadaitanaa wa Hab Lanaa Min-Ladunka Rohmatan,
innaka Antal-Wahhaab’
“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau
beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah
kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena
sesungguhnya Engkau-lah Dzat yang Maha Pemberi
(karunia).”
(QS. Ali Imran: 8).
😎HAKIM YANG ADIL
SURGA TEMPATNYA🌑🌑🌑
🌀 *_HAKIM AGUNG MENGUNDURKAN DIRI*
*"Saya Mengundurkan Diri Dari Jabatanku"*
Suatu ketika seorang ulama yang Masyhur, yaitu al-Imam al-Qadhy Syekh Yusuf Bin Ismail An-Nabhani yang menjabat sebagai Qadhy (Hakim) di Lebanon Masa Itu dihadapkan pada suatu kasus pembunuhan.
Saat persidangan berlangsung, didatangkan pemuda yang menjadi tersangka pembunuhan.
Terjadi dialog antara Syekh Yusuf An-Nabhani selaku Qadhy dengan Pemuda tersebut.
Syekh Yusuf Pun Bertanya :
_Apa betul kamu telah melakukan suatu pembunuhan?_
Sang pemuda menjawab :
_Iya, betul...Saya telah membunuh seseorang wahai Syekh..._
Lalu Syekh Yusuf
bertanya lagi :
_Kalau boleh Kau jelaskan apa motif dari pembunuhanmu wahai Anak Muda?_
Dijawab oleh Sang pemuda
_Orang Itu...telah menghina Rasulullah SAW terang-terangan....Saya tidak sanggup lagi menahan amarahku terhadap orang-orang yang mencaci Rasulullah SAW dihadapanku...Lantas aku membunuhnya..._
Syekh Yusuf diam sejenak..Lalu bertanya lagi :
_Tangan yang mana Kau gunakan untuk membunuh orang itu...Kanan atau Kiri?_
Dijawab olehnya:
_Tangan kananku ini wahai Syekh..._
Lalu Tiba-tiba Syekh Yusuf An-Nabhani turun dari singgasana Hakim menuju ke arah pemuda tadi. Meraih tangan kanannya lalu  menciumnya berkali-kali seraya berkata :
_Tangan Ini kelak yang akan membawamu ke sorga...._
_Wahai hadirin sekalian..._
_Saksikanlah, mulai hari Ini saya mengundurkan diri dari jabatanku selaku Qadhy di sini, Karena saya tidak akan pernah sanggup menghukum seseorang yang telah membunuh yang disebabkan membela kehormatan Rasulullah SAW...!!_
*Demikian cinta dan hormatnya Syekh Yusuf An-Nabhani Kepada Rasulullah SAW dan agamanya...*
Berbeda dengan ulama-ulama yang sekarang, meski belajarnya sampai ke Australia atau Eropa, tapi sibuk membela orang kafir meski telah jelas-jelas melecehkan ayat suci al-Qur'an.
*barakallahufykum*
Wallah a`lam bishawab
Semoga bermanfaat. Aamiin.
PERINTAH
BELA AGAMA
DATANG DARINYA
TENTU
ORANG BERIMAN
MENERIMANYA
MEMAHAMI ISLAM
MENGAJARKANNYA
MENDAKWAHKANNYA
MEMBELA JIKA DIHINA
NISCAYA ALLAH SWT
AKAN MENOLONG
HAKIM
PENENTU HUKUM
BERSALAH ATAU TIDAK
HAKIM YANG BENAR
DAN ADIL
SURGA BALASANNYA
BILA TIDAK ADIL
NERAKA
JIKA TIDAK BENAR
NERAKA
MENURUT AGAMA
JADI HANYA SATU YANG
DI SURGA
DAN YANG KEDUA
DI NERAKA
WASSALAM
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - MENOLONG AGAMA

Rabu, 03 Mei 2017

PESAN MORAL


40.Tadabbur Al-Quran !!!
😎PESAN MORAL🎤🎤🎤

Islam agama universal dan rahmatan lil aalamiin,mengatur hidup bahagia dunia akhirat dan mengajarkan kasih sayang antar sesama makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Khususnya ajaran moralitas terhadap diri dan orang lain,hablum minallah dan hablum minannas.
Tidak benar Islam mengajarkan radikalitas dalam bermasyakat dan berbangsa.
Nabi Muhammad saw hadir di muka bumi membawa rahmat dan untuk menyempurnakan akhlak.
Bagaimana pesan moral qurani bagi orang-orang beriman dan bertaqwa ?
1. Perintah bersabar dalam menghadapi persoalan hidup.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍْ ﺍﺻْﺒِﺮُﻭﺍْ ﻭَﺻَﺎﺑِﺮُﻭﺍْ
“Wahai orang-orang yang beriman!
Bersabarlah kamu dan kuatkanlah
kesabaranmu.”
(QS.Ali Imran:200)
2. Allah swt memerintahkan agar menterahkan amanat jeoada pakarnya,sesuai dengan profesinya.
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻳَﺄْﻣُﺮُﻛُﻢْ ﺃَﻥ ﺗُﺆﺩُّﻭﺍْ ﺍﻷَﻣَﺎﻧَﺎﺕِ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﻫْﻠِﻬَﺎ
“Sungguh, Allah Menyuruhmu menyampaikan
amanat kepada yang berhak
menerimanya.”
(QS.an-Nisa’:58)
3. Perintah memberi maaf kepada orang yang bersalah.
ﻓَﺎﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺍﺻْﻔَﺢْ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ
“Maka maafkanlah mereka dan biarkan
mereka. Sungguh, Allah Menyukai orang-
orang yang berbuat baik.” (QS.al-Ma’idah:13)
4. Perintah bertaqwa dan berbuat jujur,berkata benar.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻗُﻮﻟُﻮﺍ ﻗَﻮْﻻً ﺳَﺪِﻳﺪﺍً
“Wahai orang-orang yang beriman!
Bertakwalah kamu kepada Allah dan
ucapkanlah perkataan yang benar.”
(QS.al- Ahzab:70)
5.Perintah bertaqwa dan bergaul dengan orang yang jujur.
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍْ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍْ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻭَﻛُﻮﻧُﻮﺍْ ﻣَﻊَ ﺍﻟﺼَّﺎﺩِﻗِﻴﻦَ
“Wahai orang-orang yang beriman!
Bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah
kamu dengan orang-orang yang benar.”
(QS.at-Taubah:119)
6. Perintah Istiqomah dalam menjalankan perintah dan bertaubat.
ﻓَﺎﺳْﺘَﻘِﻢْ ﻛَﻤَﺎ ﺃُﻣِﺮْﺕَ ﻭَﻣَﻦ ﺗَﺎﺏَ ﻣَﻌَﻚَ
“Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan
yang benar), sebagaimana telah diperintahkan
kepadamu dan (juga) orang yang bertobat
bersamamu.”
(QS.Huud:112)
7. Perintah berdzukir dan bersyukur dan larangan berbuat kufur.
ﻓَﺎﺫْﻛُﺮُﻭﻧِﻲ ﺃَﺫْﻛُﺮْﻛُﻢْ ﻭَﺍﺷْﻜُﺮُﻭﺍْ ﻟِﻲ ﻭَﻻَ ﺗَﻜْﻔُﺮُﻭﻥِ
“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan
Ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku,
dan janganlah kamu ingkar kepada- Ku.”
(QS.al-Baqarah:152)
8.Perintah berbuat Lemah Lembut.
ﻓَﻘُﻮﻟَﺎ ﻟَﻪُ ﻗَﻮْﻻً ﻟَّﻴِّﻨﺎً ﻟَّﻌَﻠَّﻪُ ﻳَﺘَﺬَﻛَّﺮُ ﺃَﻭْ ﻳَﺨْﺸَﻰ
“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya
(Fir‘aun) dengan kata-kata yang lemah
lembut, mudah-mudahan dia sadar atau
takut.” (QS.Thaha:44)
9. Perintah bertawadhu’ terhadap orang beriman.
ﻭَﺍﺧْﻔِﺾْ ﺟَﻨَﺎﺣَﻚَ ﻟِﻤَﻦِ ﺍﺗَّﺒَﻌَﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-
orang yang beriman yang
mengikutimu.”
(QS.asy-Syuara’:215)
10. PerintahMenebar Kebaikan.
ﻭَﺃَﺣْﺴِﻦ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Dan berbuat baiklah (kepada orang lain)
sebagaimana Allah telah Berbuat baik
kepadamu.”
(QS.al-Qashas:77)
1i. Perintah Berbakti kepada orang tua.
ﻭَﻗَﻀَﻰ ﺭَﺑُّﻚَ ﺃَﻻَّ ﺗَﻌْﺒُﺪُﻭﺍْ ﺇِﻻَّ ﺇِﻳَّﺎﻩُ ﻭَﺑِﺎﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧﺎً
“Dan Tuhan-mu telah Memerintahkan agar
kamu jangan menyembah selain Dia dan
hendaklah berbuat baik kepada kedua orang
tua.” (QS.al-Isra’:23)
12.Perintah memberi maaf dan beramal makruf dan berpaling dari orang yang bodoh.
ﺧُﺬِ ﺍﻟْﻌَﻔْﻮَ ﻭَﺃْﻣُﺮْ ﺑِﺎﻟْﻌُﺮْﻑِ ﻭَﺃَﻋْﺮِﺽْ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﺠَﺎﻫِﻠِﻴﻦَ
“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang
mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari
pada orang-orang yang bodoh.” [Al-A’raaf: 199]
13.Perintah berbuat adil dan berbuat kebaikan...
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳَﺄْﻣُﺮُ ﺑِﺎﻟْﻌَﺪْﻝِ ﻭَﺍﻹِﺣْﺴَﺎﻥِ ﻭَﺇِﻳﺘَﺎﺀ ﺫِﻱ ﺍﻟْﻘُﺮْﺑَﻰ ﻭَﻳَﻨْﻬَﻰ
ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻔَﺤْﺸَﺎﺀ ﻭَﺍﻟْﻤُﻨﻜَﺮِ ﻭَﺍﻟْﺒَﻐْﻲِ ﻳَﻌِﻈُﻜُﻢْ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﺬَﻛَّﺮُﻭﻥَ
Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu)
berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi
kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari
perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan.
Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu
dapat mengambil pelajaran. (QS. An-Nahl [16] : 90)
14.Larangan berpaling karena sombong.
ﻭَﻻ ﺗُﺼَﻌِّﺮْ ﺧَﺪَّﻙَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﻭَﻻ ﺗَﻤْﺶِ ﻓِﻲ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﻣَﺮَﺣًﺎ ﺇِﻥَّ
ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻻ ﻳُﺤِﺐُّ ﻛُﻞَّ ﻣُﺨْﺘَﺎﻝٍ ﻓَﺨُﻮﺭٍ * ﻭَﺍﻗْﺼِﺪْ ﻓِﻲ ﻣَﺸْﻴِﻚَ
ﻭَﺍﻏْﻀُﺾْ ﻣِﻦ ﺻَﻮْﺗِﻚَ ﺇِﻥَّ ﺃَﻧﻜَﺮَ ﺍﻷَﺻْﻮَﺍﺕِ ﻟَﺼَﻮْﺕُ ﺍﻟْﺤَﻤِﻴﺮِ
Artinya: Dan janganlah kamu memalingkan
mukamu dari manusia (karena sombong) dan
janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan
angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong lagi membanggakan
diri.Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan
lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-
buruk suara ialah suara keledai. (QS. Luqman
[31] : 18, 19)
15.Rasulullah saw diutus untuk menyempurnakan akhlak.
ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺑُﻌِﺜْﺖُ ِﻷُﺗَﻤِّﻢَ ﺻَﺎﻟِﺢَ ﺍْﻷَﺧْﻼَﻕِ .
“Sesungguhnya aku diutus untuk
menyempurnakan akhlak yang baik.” [HR ALBukhari]
16.Sebaik baik orang beriman karena akhlak dan berbaik dengan istrinya.
ﺃَﻛْﻤَﻞُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧًﺎ ﺃَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﺧُﻠُﻘًﺎ، ﻭَﺧِﻴَﺎﺭُﻛُﻢْ ﺧِﻴَﺎﺭُﻛُﻢْ
ﻟِﻨِﺴَﺎﺋِﻬِﻢْ .
“Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya
adalah yang akhlaknya paling baik di antara
mereka, dan yang paling baik di antara kalian
adalah yang paling baik kepada isteri-
isterinya.” [HR ATTirmidzi]
17.Penghuni neraka kebanyakan karena mulut dan kemaluannya.
ﺗَﻘْﻮَﻯ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺣُﺴْﻦُ ﺍﻟْﺨُﻠُﻖِ، ﻭَﺳُﺌِﻞَ ﻋَﻦْ ﺃَﻛْﺜَﺮِ ﻣَﺎ ﻳُﺪْﺧِﻞُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ
ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ؟ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺍَﻟْﻔَﻢُ ﻭَﺍﻟْﻔَﺮْﺝُ .
“Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.” Dan
ketika ditanya tentang kebanyakan yang
menyebabkan manusia masuk Neraka, maka
beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
“Lidah dan kemaluan.”
[HR ALBukharu]

NASEHAT HASAN
ALBASHRI
Hasan Basri ditanya: Apa rahasia Zuhudmu di dunia ini..? Beliau menjawab:
1. Aku tahu rizqiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku se-lalu tenang.
2. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, karena itulah aku sibuk beramal shaleh.

3. Aku tahu ALLAH Ta'ala selalu memerhatikanku, karena itulah aku malu jika ALLAH melihatku sedang dalam maksiat.

4. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH........
Sahabat2ku...Jangan tertipu dengan usia MUDA karena syarat Mati TIDAK harus TUA.
Jangan terpedaya dengan tubuh yang SEHAT karena syarat Mati TIDAK mesti SAKIT
Jangan terperdaya dengan HartaKekayaaan sebab Si kaya pun tidak pernah  menyiapkan kain kafan  buat dirinya
meski cuma selembar.
Mari Terus berbuat BAIK,berniat untuk BAIK,berkata yang BAIK-BAIK,
Memberi nasihat yang BAIKMeskipun TIDAK banyak orang yang mengenalimu dan Tidak suka dgn Nasihatmu
Cukup lah  اللهِ yang
mengenalimu lebih dari pada orang lain.
Jadilah bagai JANTUNG
yang tidak terlihat, tetapi terus berdenyut
setiap saat hingga kita
terus dapat hidup, berkarya dan menebar manfaat bagi sekeliling kita sampai diberhentikanoleh-NYA
Sahabat2ku...
"Waktu yang kusesali adalah jika pagi hingga matahari terbenam,
amalku tidak bertambah  sedikit pun, padahal aku tahu saat ini umurku semakin berkurang"
(Ibnu Mas'ud r.a.)
Wallah a`lam bishawab
Semoga Bermanfaat. Aamiin.
WASSALAM
Anak bangsa
😎💞🇮🇩
READ MORE - PESAN MORAL
 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman