Senin, 10 Oktober 2016

SIBUK DUNIA


101.Renungan Pagi !!!
*Kesibukan Dunia*

          ﺍﻋْﻠَﻤُﻮﺍ ﺃَﻧَّﻤَﺎ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻟَﻌِﺐٌ ﻭَﻟَﻬْﻮٌ ﻭَﺯِﻳﻨَﺔٌ
ﻭَﺗَﻔَﺎﺧُﺮٌ ﺑَﻴْﻨَﻜُﻢْ ﻭَﺗَﻜَﺎﺛُﺮٌ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﻣْﻮَﺍﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﻭْﻟَﺎﺩِ
ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﻏَﻴْﺚٍ ﺃَﻋْﺠَﺐَ ﺍﻟْﻜُﻔَّﺎﺭَ ﻧَﺒَﺎﺗُﻪُ ﺛُﻢَّ ﻳَﻬِﻴﺞُ
ﻓَﺘَﺮَﺍﻩُ ﻣُﺼْﻔَﺮًّﺍ ﺛُﻢَّ ﻳَﻜُﻮﻥُ ﺣُﻄَﺎﻣًﺎ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻟْﺂَﺧِﺮَﺓِ
ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﺷَﺪِﻳﺪٌ ﻭَﻣَﻐْﻔِﺮَﺓٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭِﺿْﻮَﺍﻥٌ ﻭَﻣَﺎ
ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﻐُﺮُﻭﺭِ ‏( 20‏)
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya
kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan
suatu yang melalaikan, perhiasan dan
bermegah-megah antara kamu serta
berbangga-banggaan tentang banyaknya
harta dan anak, seperti hujan yang tanam-
tanamannya mengagumkan para petani;
kemudian tanaman itu menjadi kering dan
kamu lihat warnanya kuning kemudian
menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada
azab yang keras dan ampunan dari Allah
serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia
ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
menipu.” (QS. Al Hadid: 20)
   ﺯُﻳِّﻦَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﺣُﺐُّ ﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ
ﻭَﺍﻟْﺒَﻨِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻘَﻨَﺎﻃِﻴﺮِ ﺍﻟْﻤُﻘَﻨْﻄَﺮَﺓِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺬَّﻫَﺐِ
ﻭَﺍﻟْﻔِﻀَّﺔِ ﻭَﺍﻟْﺨَﻴْﻞِ ﺍﻟْﻤُﺴَﻮَّﻣَﺔِ ﻭَﺍﻟْﺄَﻧْﻌَﺎﻡِ ﻭَﺍﻟْﺤَﺮْﺙِ
ﺫَﻟِﻚَ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﺣُﺴْﻦُ
ﺍﻟْﻤَﺂَﺏِ
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia
kecintaan kepada apa-apa yang diingini,
yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang
banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan,
binatang-binatang ternak dan sawah
ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia,
dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang
baik (surga) .” (QS. Ali Imron: 14)
*Syaikh As Sa’di* rahimahullah menjelaskan
kembali, “Hal ini berbeda dengan orang
yang mengenal dunia dan hakikatnya. Ia
hanya menjadikan dunia sebagai tempat
berlalu, bukan negeri yang ia menetap
selamanya. Dunia hanya dijadikan negeri
sebagai ajang untuk saling berlomba
mendekatkan diri pada Allah. Dunia hanya
jadi sarana untuk sampai pada Allah. Jika ia
melihat orang yang begitu bangga dan saling
berlomba dalam harta dan anak, ia balas
dengan berlomba (terdepan) dalam amalan
sholih.”
Kalimat terakhir yang dikatakan oleh Syaikh
As Sa’di di atas hampir sama dengan
ucapan Al Hasan Al Bashri:
ﺇﺫﺍ ﺭﺃﻳﺖ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﻨﺎﻓﺴﻚ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻨﺎﻓﺴﻪ
ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ
“Apabila engkau melihat seseorang
mengunggulimu dalam hal dunia, maka
unggulilah dia dalam hal akhirat.”
Ayat di atas menunjukkan bahwa dunia pasti
akan sirna. Akhirnya dunia adalah suatu
keniscayaan. Akhirat suatu hal yang pasti
akan kita temui, tanpa diragukan lagi. Oleh
karena itu, Allah Ta’ala menceritakan
ancaman di akhirat dan juga memotivasi
untuk meraih kebaikan di negeri yang kekal
abadi. Allah Ta’ala berfirman,
ﻭَﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﺷَﺪِﻳﺪٌ ﻭَﻣَﻐْﻔِﺮَﺓٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ
ﻭَﺭِﺿْﻮَﺍﻥٌ
“Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras
dan ampunan dari Allah serta keridhaan-
Nya.” Di akhirat cuma ada dua
kemungkinan, yaitu mendapatkan siksa
ataukah mendapatkan ampunan dari Allah
dan meraih keridhoaan-Nya.
*Nasehat Ulama*
Nasehat Para Ulama, apabila Allah tidak mengkehendaki kita (sebagai CALON AHLI SURGA) lagi, Maka :
• Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.
• Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.
• Allah akan sibukkan kita dengan urusan perniagaan.
• Allah akan sibukkan kita dengan harta.
• Allah akan sibukkan kita dengan mencari pengaruh pangkat dan kuasa.
• Alangkah ruginya karena semua itu akan kita tinggalkan. Sekiranya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dahulu menemui Allah SWT dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi sudah pasti mereka memilih tidak lagi akan bertarung bermati-matian untuk merebut dunia.
• Tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah dan beribadat kepada Allah SWT. Sebenarnya apa pun yang kita dapat di dunia ini telah ditentukan oleh Allah SWT.
• Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih daripada kita dari segi gaji, pangkat, harta dan keluarga.
• Tapi, kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu dan amalan orang lain lebih daripada kita. Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat orang lain bangun disepertiga malam untuk solat tahajjud.
• Kita cemburu melihat orang lain tukar mobil baru, tetapi jarang kita cemburu melihat orang lain mampu khatam Al-Quran sebulan 2 kali.
• Semua tanda ini menunjukkan dunia telah sampai di akhir zaman, sebab uang, pangkat dan harta telah mengalahkan segalanya.
• Setiap kali menyambut hari, kita sibuk dgn rencana yg ingin dilakukan sebaik mungkin, tetapi lupa bahwa dgn bergantinya hari berarti telah bertambah pula umur kita.
• Sesungguhnya mati itu benar, alam kubur itu benar, pertanyaan munkar dan nakir itu benar, mahsyar Allah itu benar, syurga dan neraka itu benar.
*Semoga menjadi hikmah buat kita semua... Aamiin.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman