Kamis, 28 Mei 2026

DAKWAH


MEMANG TUGAS SIAPA BERDAKWAH ?


A. Pendahuluan

      Dakwah adalah aktivitas mengajak manusia jalan Allah dengan hikmah, ilmu, dan pendekatan yang baik. Dakwah merupakan tugas para nabi dan menjadi kewajiban umat setelah mereka. Syariat Islam menempatkan dakwah sebagai kewajiban kolektif (fardhu kifayah), namun pada kondisi tertentu menjadi kewajiban individu (fardhu 'ain). Para ulama tafsir dan fiqih sepakat bahwa berdakwah adalah pilar tegaknya agama dan kelestarian ajaran Islam.

      Tulisan ini menjelaskan makna, dalil, tafsir ayat dan hadis, serta pendapat ulama klasik dan kontemporer mengenai hukum berdakwah.

B. Makna dan Maksud Dakwah

1. Makna dalam bahasa

الدَّعْوَة

        Berasal dari kata دعا–يدعو yang berarti mengajak, memanggil, menyeru.

2. Makna secara istilah

       Menurut Imam Al-Jurjani (ulama lughah & balaghah – w. 816 H):

“Dakwah adalah mengajak manusia melakukan kebaikan, petunjuk, dan menjaga dari keburukan.”

3. Maksud berdakwah

- Mengajak manusia untuk beriman kepada Allah.

- Memperbaiki akhlak dan amal.

- Meluruskan kesalahan umat.

- Menyampaikan risalah Allah dengan ilmu dan adab.


C. Ayat-ayat Al-Qur'an Terkait Dakwah 

1. QS. An-Naḥl: 125

 إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِٱلَّتِى dan أَحْسَنُ

2. QS. Fussilat: 33

 وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَـٰلِحًا

3. QS. Āli 'Imrān: 104

 وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ

4. QS. Yūsuf: 108

Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan


D. Hadis-Hadis Terkait Dakwah

1. “Sampaikan walau satu ayat”

قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

(HR. Bukhari – Imam al-Bukhari, w. 256 H)

2. Ganjaran orang mengajak untuk kebaikan

مَن دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

(HR. Muslim – Imam Muslim, w. 261 H)

3. Dakwah para nabi

 Layanan Pelanggan yang Aman dan Aman

(HR. Bukhari & Muslim)


E. Tafsir Muqāran (Perbandingan Tafsir)

1. Tafsir Ibnu Katsir (w. 774 H)

      Menafsirkan QS. An-Naḥl: 125:

“Perintah dakwah adalah perintah umum untuk para rasul dan umatnya, dengan hikmah yaitu Al-Qur'an dan pemahaman yang benar.”

2. Tafsir Al-Qurṭubī (w. 671 H)

      Dalam Al-Jāmi' li Aḥkām al-Qur'ān, beliau menyebut:

Dakwah adalah kewajiban yang harus ditegakkan oleh kaum berilmu, adapun umat umum wajib mengikutinya.

3. Tafsir At-Tabari (w. 310 H)

       Beliau menekankan bahwa dakwah adalah tugas kaum muslimin secara kolektif dan menjadi dasar amar ma'ruf nahi munkar.

4. Tafsir Fakhruddin Ar-Razi (w. 606 H)

      Menguraikan bahwa dakwah harus disertai basirah (ilmu mendalam) agar tidak mengelilingi umat.


F. Pendapat Ulama Fiqih tentang Hukum Berdakwah

1. Mazhab Hanafi

      Dakwah adalah fardhu kifayah.

(Tokoh: Abu Hanifah – w. 150 H)

2. Mazhab Maliki

      Dakwah menjadi fardhu 'ain saat tidak ada orang yang menyampaikan kebenaran.

(Tokoh: Imam Malik – w.179 H)

3. Mazhab Syafi'i

      Berdakwah adalah kewajiban kolektif, namun:

“Bila seseorang melihat kemungkaran di depannya, maka wajib baginya menasihati.”

(Tokoh: Imam al-Syafi'i – w. 204 H)

4. Mazhab Hanbali

       Dakwah adalah kewajiban umat secara keseluruhan, dan menjadi pribadi jika seseorang mampu dan berilmu.

(Tokoh: Imam Ahmad – w. 241 H)


G. Pendapat Ulama Kontemporer

1. Sayyid Qutb (lahir 1966 M)

      Menekankan bahwa dakwah adalah kehidupan umat Islam dan sarana membangkitkan kesadaran tauhid.

2. Muhammad al-Ghazali (w. 1996 M)

       Dakwah harus dilakukan dengan hikmah, kelembutan, dan keteladanan moral.

3. Yusuf al-Qaradawi (w. 2022 M)

       Dakwah merupakan kewajiban syar'i yang tidak bisa ditinggalkan oleh umat Islam; setiap muslim punya bagian sesuai kemampuan.


H. Bentuk Hukum Dakwah dalam Islam

1. Fardhu 'Ain

Jika:

- Tidak ada seorang pun yang menyampaikan kebenaran.

- Kemungkaran terjadi langsung di hadapan seseorang.

- Orang tersebut memiliki kemampuan dan ilmu.

2. Fardhu Kifayah

Jika:

- Sudah ada kelompok yang berdakwah.

- Dakwah terorganisasi oleh ulama dan lembaga.

3. Sunnah

       Dalam konteks nasihat, akhlak, dan amar ma'ruf pribadi yang tidak bersifat wajib langsung.

I. Etika dan Adab Berdakwah

1. Hikmah (kebijaksanaan)

2. Mau'izhah hasanah (nasihat baik)

3. Mujadalah bil-latī hiya aḥsan (dialog terbaik)

4. Ilmu & basirah

5. Akhlak lembut

       serupa perintah kepada Nabi Musa:

 فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَّيِّنًا

 (Thaha: 444)

J. Hikmah Disyariatkannya Dakwah

1. Menjaga eksistensi Islam sepanjang zaman.

2. Menghidupkan ilmu, amal shalih, dan akhlak.

3. Menyebarkan cahaya hidayah.

4. Kemungkinan kerusakan dan kemungkaran.

5. Memperkuat persaudaraan umat.


K. Kesimpulan

      Dakwah merupakan kewajiban agung dalam Islam. Dalil-dalil Al-Qur’an dan Sunnah menunjukkan bahwa dakwah adalah kewajiban secara kolektif (fardhu kifayah) dan pada kondisi tertentu menjadi fardhu ‘ain. 

      Para ulama tafsir menegaskan bahwa dakwah harus dilakukan dengan hikmah, ilmu, dan akhlak. Tanpa dakwah, agama akan redup dan kebenaran tidak akan tersebar. Dakwah adalah tugas seluruh umat sesuai kemampuan dan keahliannya.


L. Daftar Pustaka


1. Ibnu Katsir (774 H). Tafsīr al-Qur'ān al-'Aẓīm.

2. Al-Qurṭubī (671 H). Al-Jāmi' li Aḥkām al-Qur'ān.

3. At-Tabari (310 H). Jami' al-Bayan.

4. Fakhruddin Ar-Razi (606 H). Mafātīḥ al-Ghayb.

5. Imam Bukhari (256 H). Ṣaḥīḥ al-Bukhari.

6. Imam Muslim (261 H). Ṣaḥīḥ Muslim.

7. Imam al-Syafi'i (204 H). Al-Umm.

8. Wahbah al-Zuhayli (2015 M). Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu.

9. Yusuf al-Qaradawi (2022 M). Fiqih ad-Dakwah.

10. Muhammad al-Ghazali (1996 M). Khulq al-Muslim.

Manfaat. Aamiin

27/11/2025

@tafsir.muqaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Halaman