Jumat, 03 Maret 2017

LAPANGNYA HATI


Renungan Ahad !!!
😎HATI YANG LAPANG💞💞💞

1.Allah swt menghabarkan bahwa di hari pembalasan nanti kebanggaan harta dan keturunan yang pernah dirasakan didunia tidak berguna lagi kecuali manusia yang beriman dan hatinya yang bersih dari syirik dan kesombongan.
Mereka menghadap Allah swt dengan hati yang ikhlas dan tenteram dengan janjiNya.
ﻳَﻮْﻡَ ﻟَﺎ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﻣَﺎﻝٌ ﻭَﻟَﺎ ﺑَﻨُﻮﻥَ ‏(88‏) ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺑِﻘَﻠْﺐٍ
ﺳَﻠِﻴﻢٍ ‏( 89‏)
(88) di hari itu harta dan anak-anak laki-laki
tidak berguna, (89) Kecuali orang-orang yang
menghadap Allah dengan hati yang bersih
(Asy- Syuara : 88-89)
2.Jika hati manusia baik dengan iman dan ibadahnya maka baiklah ibadah dan terpuji langkahnya serta diterima amal shalihnya.
Setiap amal ibadah dan amal shalih tergantung niatnya disisiNya.
ﺃَﻟَﺎ ﻭَﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﺴَﺪِ ﻣُﻀْﻐَﺔً ﺇِﺫَﺍ ﺻَﻠُﺤَﺖْ ﺻَﻠُﺢَ ﺍﻟْﺠَﺴَﺪُ ﻛُﻠُّﻪُ ﻭَﺇِﺫَﺍ
ﻓَﺴَﺪَﺕْ ﻓَﺴَﺪَ ﺍﻟْﺠَﺴَﺪُ ﻛُﻠُّﻪُ ﺃَﻟَﺎ ﻭَﻫِﻲَ ﺍﻟْﻘَﻠْﺐُ .
“Ketahuilah bahwa di dalam jasad ini ada sekerat
daging, apabila ia baik maka akan baiklah seluruh
jasad, dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh
jasad, ketahuilah ia adalah jantung (hati).”
(HR. Bukhori)
3.Allah swt hanya memanggil hambaNya yang beriman kepadaNya dan nabi Muhammad saw sebagai rasulNya yang terakhir agar kembali kejalan yang diridhaiNya yaitu diinul Islam saat sakaratul dan hari bangkit dari kubur.
Untuk itu,sekaranglah ummat Islam wajib menerima ajarannya dengan totalitas dengan rajin ibadah,giat bekerja,membangun rumah tangga yang islami,bisnis yang islami,pendidikan yang islami bahkan berpolitik yang islami dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pada akhirnya persaudaraan sesama mukmin menjadi kokoh untuk Indonesia bersatu.
ﻳَﺎ ﺃَﻳَّﺘُﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﻔْﺲُ ﺍﻟْﻤُﻄْﻤَﺌِﻨَّﺔُ ﴿٢٧﴾ ﺍﺭْﺟِﻌِﻲ ﺇِﻟَﻰٰ
ﺭَﺑِّﻚِ ﺭَﺍﺿِﻴَﺔً ﻣَّﺮْﺿِﻴَّﺔً ﴿٢٨﴾ ﻓَﺎﺩْﺧُﻠِﻲ ﻓِﻲ
ﻋِﺒَﺎﺩِﻱ ﴿٢٩﴾ ﻭَﺍﺩْﺧُﻠِﻲ ﺟَﻨَّﺘِﻲ ﴿٣٠﴾
Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada
Tuhanmu dengan hati yang puas lagi
diridhai; lalu masuklah ke dalam jemaah
hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam
surga-Ku
(QS al-Fajr [89]: 27-30).
JIWA YANG BERIMAN DAN TENANG AKAN JANJI ALLAH SWT YANG BISA KEMBALI KEJALAN YANG DIRIDHAINYA... SURGA BALASANNYA.

*ANNAFSUL MUTHMAINNAH*
Dikemukakan al-Khazin, yang dimaksud
dengannya adalah jiwa yang teguh di atas
iman dan keyakinan, membenarkan apa
yang difirmankan Allah SWT, meyakini Allah
SWT sebagai Tuhannya, serta tunduk dan
taat terhadap perintah-Nya. [1] Ibnu Jarir
ath-Thabari memaknainya sebagai orang
yang tenteram dengan janji Allah SWT yang
disampaikan kepada ahli iman di dunia
berupa kemuliaan bagi dirinya di akhirat,
kemudian dia membenarkan janji itu.[2] Abu Hayyan al-Andalusi menyatakan, al-
muthmainah adalah al-âminah (orang yang
aman dan tenteram) tidak diliputi oleh
ketakutan dan kekhawatiran; atau tenteram
dengan kebenaran dan tidak dicampuri
dengan keraguan.[3]
Sumber:
[1] Al-Khazin, Lubâb at-Ta’wîl fî Ma’ânî
at-Tanzîl, vol. 4 (Beirut: Dar al-Kutub
al-‘Ilmiyyah, 1420 H).
[2] Ath-Thabari, Jâmi’ al-Bayân fî Ta’wîl
al-Qur`ân, vol. 24 (tt: al-Risalah, 1420 H),
423.
[3] Abu Hayyan al-Andalusi, al-Bahr al-
Muh îth fî Tafsîr, vol. 10 (Beirut: Dar al-Fikr,
1420 H), 476.

*HATI YANG BERIMAN*
*KYAI* : "Tadi kamu minum segelas air yang aku beri satu sendok *gula*, apa yang kamu  rasakan....?"
*SANTRI* : "Rasanya *manis* Kyai..."
*KYAI* : "Lalu yang aku beri satu sendok *garam*....?"
*SANTRI* :  "Waduh kalo yang itu benar-benar *asin* rasanya."
Lalu sang Kyai mengajak santri itu menuju ke *telaga luas* yang airnya *sangat jernih,* lalu menaburkan satu sendok *gula,* kemudian...
*KYAI* : "Coba kamu minum air telaga ini, dan apa yang kamu rasakan..?"
*SANTRI* :  "Segar sekali Kyai..."
Kemudian Kyai menaburkan satu sendok *garam* ke dalam telaga itu dan....
*KYAI* : "Sekarang kamu minum lagi air telaga ini dan bagaimana rasanya...?"
*SANTRI* : "Tetap segar Kyai...."
*KYAI* : "Itulah kehidupan, *manis* dan *asin* itu menjadi *tidak terasa* bagi orang yang *HATINYA lapang, luas dan penuh dengan rasa syukur.*
Maka *LAPANGKAN HATIMU* dengan *IKHLAS, SYUKUR* dan selalu *SABAR* dari segala apa yang terjadi pada dirimu, karena itu yang *terbaik* dari *ALLAH* untukmu.
SEMUA PERKARA ORANG BERIMAN MENJADI BAIK JIKA DISIKAPI DENGAN BERSYUKUR DAN SABAR SERTA HATI YANG IKHLAS
BELA ISLAM DAN CINTA TANAH AIR
😎SEMOGA BERGUNA. AAMIIN.🌕🌕🌕

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman