Jumat, 09 Desember 2016

MANUSIA CERDAS


247.Renungan Malam !!!
BEDA ORANG PINTAR DENGAN CERDAS...

1.Pentingnya iman dan ilmu.

ﻳﺎ ﺃَ ﻳُّﻬَﺎ ﺍ ﻟَّﺬ ﻳﻦَ ﺍ ﻣَﻨُـﻮْﺍ ﺇِ ﺫَﺍ ﻗـﻴْـﻞَ ﻟَـﻜُـﻢْ ﺗَـﻔَـَّﺴـﺤُـﻮﺍ ﻓِـﻰ ﺍ
ﻟْـﻤَﺠَـﺎ ﻟـِﺲِ ﻓـﺎ ﻓـﺴـﺤـﻮﺍ ﻳـﻔـﺴـﺢ ﺍ ﻟﻠﻪ
ﻧـﻜـﻢ ﻭ ﺇ ﺫﺍ ﻗـﻴـﻞ ﺍ ﻧـﺸــﺰﻭﺍ ﻓﺎ ﻧـﺸـﺰﻭﺍ . ﻳـﺮ ﻓـﻊ ﺍﻟﻠﻪ ﺍ
ﻟﺬ ﻳـﻦ ﺍ ﻣـﻨـﻮﺍ ﻣـﻨـﻜـﻢ ﻭ ﺍ ﻟﺬ ﻳـﻦ ﺃ ﻭ ﺗـﻮﺍ ﺍ ﻟـﻌــﻠـﻢ ﺩ ﺭ
ﺟـﺎ ﺕ . ‏( ﺍ ﻟـﻤـﺠـﺎ ﺩ ﻟـﻪ : 11 ‏)
‘Hai orang orang yang beriman apabila
dikatakan kepadamu ‘berlapang lapanglah dalam majelis , maka lapangkanlah niccaya Allah akan memberi kelapangan untukmu .dan apabila dikatakan ;’berdirilah kamu’ , maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang orang yang beriman
diantara kamu dan orang orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat .dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (qs.58;11)

2.Kelebihan ilmu dengan harta.

Khalifah Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa ada
sepuluh kelebihan ilmu dibanding harta, yaitu:
1. Ilmu adalah warisan para nabi, sedangkan
harta adalah warisan dari Fir’aun, Qarun, dan
lain-lain.
2. Ilmu selalu menjaga orang yang
mempunyainya, sedangkan harta dijaga oleh
orang yang mempunyainya.
3. Orang yang berilmu banyak mempunyai teman,
sedangkan orang yang berharta mempunyai
banyak lawan.
4. Ilmu apabila diberikan kepada orang lain akan
bertambah sedangkan harta bila diberikan akan
berkurang.
5. Ilmuwan sering dipanggil alim, ulama, dan lain-
lain. Sedangkan hartawan sering dipanggil
bakhil, kikir, dan lain-lain.
6. Pemilik ilmu akan menerima syafaat pada hari kiamat, sedangkan pemilik harta dimintai
pertanggungjawabann ya.
7. Ilmu apabila disimpan tidak akan habis,
sedangkan harta bila disimpan akan usang dan
lapuk.
8. Ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan,
sedangkan harta selalu dijaga dari kejahatan.
9. Ilmu tidak memerlukan tempat, sementara harta
memerlukan tempat.
10. Ilmu akan menyinari hati hingga menjadi terang
dan tenteram, sedangkan harta akan mengeraskan hati.
MANUSIA SEPERTI BINATANG...

*Al-Hafizh Ibn ‘Abd al-Bar al-Andalusi* (w. 463 H) dalam sya’irnya menyampaikan:
أأخي إن من الرجال بهيمة                        في صورة الرجل السميع المبصر
فطن لكل مصيبة في مالــه                          وإذا يصاب بدينه لم يشعــر
_“Wahai saudaraku, diantara manusia ada yang bersifat laksana binatang ternak”_
_“Dalam bentuk seseorang yang mampu mendengar dan melihat”_
_“Dia sangat merasa (peduli) ketika musibah menimpa harta bendanya”_
_“Namun jika musibah itu menimpa agamanya, dia tiada peduli”_
*****
Lihat: Bahjatul-Majâlis wa Unsul-Majâlis (I/169).
*Umar bin al-Khaththab* –rahimahullaah– mengungkapkan:
نَحْنُ قَوْمٌ أَعَزَّنَا اللهُ بِاْلإِسْلاَمِ ، وَمَتىَ ابْتَغَيْنَا اْلعِزَّ بِغَيْرِ دِيْنِ اللهِ أَذَلَّنَا اللهُ
_“Kami adalah kaum yang telah dimuliakan oleh Allâh dengan Islam, sehingga kapan saja kami mencari kemuliaan dengan selain agama Allâh, maka Allâh menghinakan kami.”_
SEMOGA BERGUNA. AAMIIN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman