Senin, 25 Juni 2018

IKTIKAF RAMADHAN



😎RAMADHAN BULAN ALQURAN🎤🎤🎤
*I`TIKAF RAMADHAN*
1.Lailatul qadar turun di bulan ramadhan penuh berkah.
ﺇِﻧَّﺎ ﺃَﻧﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﻓِﻲ ﻟَﻴْﻠَﺔِ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺩْﺭَﺍﻙَ ﻣَﺎ ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﻟَﻴْﻠَﺔُ
ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ ﺗَﻨَﺰَّﻝُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﻭَﺍﻟﺮُّﻭﺡُ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺑِﺈِﺫْﻥِ
ﺭَﺑِّﻬِﻢ ﻣِّﻦ ﻛُﻞِّ ﺃَﻣْﺮٍ ﺳَﻠَﺎﻡٌ ﻫِﻲَ ﺣَﺘَّﻰ ﻣَﻄْﻠَﻊِ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ
“Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar
itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu
turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin
Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala
usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit
fajar” [Al-Qadar : 1-5]
2.Iktikaf di masjid.
ﻭَﻟَﺎ ﺗُﺒَﺎﺷِﺮُﻭﻫُﻦَّ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻋَﺎﻛِﻔُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﺴَﺎﺟِﺪِ
‏( ١٨٧ )
“Dan janganlah kalian mencampuri mereka
(para wanita), sedang kalian beri’tikaf dalam
masjid.”
(Al Baqarah: 187).
3.Kebiasaan Nabi beriktikaf pada 10 akhir ramadhan.
ﻋَﻦْ ﻋَﺎﺋِﺸَﺔَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍَﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﻗَﺎﻟَﺖْ -: ﺃَﻥَّ ﺍَﻟﻨَّﺒِﻲَّ
– ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻌْﺘَﻜِﻒُ ﺍَﻟْﻌَﺸْﺮَ ﺍَﻟْﺄَﻭَﺍﺧِﺮَ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ , ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻮَﻓَّﺎﻩُ ﺍَﻟﻠَّﻪُ , ﺛُﻢَّ ﺍﻋْﺘَﻜَﻒَ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟُﻪُ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِﻩِ – ﻣُﺘَّﻔَﻖٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha , ia berkata
bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau diwafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beri’tikaf setelah beliau wafat.
Muttafaqun ‘alaih.
(HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172).
4.Nabi juga beriktikaf di awal dan pertengahan ramadhan.
‏« ﺇِﻧِّﻰ ﺍﻋْﺘَﻜَﻔْﺖُ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮَ ﺍﻷَﻭَّﻝَ ﺃَﻟْﺘَﻤِﺲُ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟﻠَّﻴْﻠَﺔَ ﺛُﻢَّ ﺍﻋْﺘَﻜَﻔْﺖُ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮَ ﺍﻷَﻭْﺳَﻂَ ﺛُﻢَّ ﺃُﺗِﻴﺖُ ﻓَﻘِﻴﻞَ ﻟِﻰ ﺇِﻧَّﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮِ ﺍﻷَﻭَﺍﺧِﺮِ ﻓَﻤَﻦْ ﺃَﺣَﺐَّ
ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﺃَﻥْ ﻳَﻌْﺘَﻜِﻒَ ﻓَﻠْﻴَﻌْﺘَﻜِﻒْ ‏» . ﻓَﺎﻋْﺘَﻜَﻒَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻣَﻌَﻪُ
“Aku pernah melakukan i’tikaf pada sepuluh hari
Ramadhan yang pertama. Aku berkeinginan
mencari malam lailatul qadar pada malam
tersebut. Kemudian aku beri’tikaf di pertengahan
bulan, aku datang dan ada yang mengatakan
padaku bahwa lailatul qadar itu di sepuluh hari
yang terakhir. Siapa saja yang ingin beri’tikaf di
antara kalian, maka beri’tikaflah .” Lalu di antara
para sahabat ada yang beri’tikaf bersama beliau.
(HR. Bukhari no. 2018 dan Muslim no. 1167).
4.Nabi saw pernah melihat lailatul qadar.
ﺇِﻧِّﻰ ﺃُﺭِﻳﺖُ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ، ﻭَﺇِﻧِّﻰ ﻧُﺴِّﻴﺘُﻬَﺎ ، ﻭَﺇِﻧَّﻬَﺎ ﻓِﻰ
ﺍﻟْﻌَﺸْﺮِ ﺍﻷَﻭَﺍﺧِﺮِ ﻓِﻰ ﻭِﺗْﺮٍ
Sungguh aku diperlihatkan lailatul
qadar, kemudian aku dilupakan –atau
lupa- maka carilah ia di sepuluh malam terakhir, pada malam-malam
yang ganjil.
(Muttafaq alaih)
*Yusuf Qardhawi* pun
menyarankan, "Malam-malam ganjil yang dimaksud dalam hadits di atas adalah malam ke-21, 23, 25, 27 dan
29. bila masuknya Ramadhan
berbeda-beda dari berbagai negara,
sebagaimana yang kita saksikan sekarang, maka malam-malam ganjil di sebagian wilayah adalah malam
genap di wilayah lain. Sehingga untuk
hati-hati, carilah lailatul qadar ini di
seluruh malam sepuluh terkahir Ramadhan."
*FAEDAH AYAT DAN HADITS*
1.Lailatul qadar malam 1000 bulan lebih baik beribadah dan beramal shalih di malam tsb dan penuh berkah serta Allah swt menurunkan alquranul karim saat itu.
2.Lailatul qadar hanya ada pada bulan ramadhan,10 akhir ramadhan pendapat jumhur ulama disamping ada pendapat lain.
3.Larangan mencampuri istri dalam kaadaan beriktikaf dan tidak ada tempat iktikaf selain di masjid.
4.Kebiasaan nabi Muhammad saw beriktikaf pada 10 akhir ramadhan sam wafat.
5.Beliau saw juga pernah beriktikaf pada awal dan tengan ramadhan dalam rangka mengintai lailatul qadar.
6.Rasulullah saw sebagai uswatun dalam hal ibadah dan amal shalih khusus mengintai lailatul qadar dan beliau mendapatkannya dan melihatnya.
7.Kepastian turunnya lailatul qadar para ulama berbeda pendapat,10 akhir ramadhan,malam 10 akhir ramadhan yang ganjil,21 atau 27 ramadhan,malam ganjil bergilir pada 10 akhir ramadhan,tergantung awal puasanya disamping pendapat lainnya.
*TEMPAT I`TIKAF*
*Al Qurthubi* rahimahullah mengatakan,
ﺃﺟﻤﻊ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻻﻋﺘﻜﺎﻑ ﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ
ﺇﻻ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ
“Ulama bersepakat bahwa I’tikaf hanya
boleh dikerjakan di *dalam masjid*.”
BERIKTIKAF PADA BULAN RAMADHAN DI MASJID DENGAN IKHLAS BERPUASA MEMUNGKINKAN MENDAPAT LAILATUL QADAR SEBAGAIMA BAGINDA RASULULLAH SAW JUGA MENYAKSIKANNYA
Wassalam
Anak bangsa
😎💞👨👩👧
😎RAMADHAN BULAN RAMADHAN💞💞💞
*DOA MUSTAJAB*
1.Allah swt maha dekat.
ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺳَﺄَﻟَﻚَ ﻋِﺒَﺎﺩِﻱ ﻋَﻨِّﻲ ﻓَﺈِﻧِّﻲ ﻗَﺮِﻳﺐٌ ۖ ﺃُﺟِﻴﺐُ ﺩَﻋْﻮَﺓَ ﺍﻟﺪَّﺍﻉِ
ﺇِﺫَﺍ ﺩَﻋَﺎﻥِ ۖ ﻓَﻠْﻴَﺴْﺘَﺠِﻴﺒُﻮﺍ ﻟِﻲ ﻭَﻟْﻴُﺆْﻣِﻨُﻮﺍ ﺑِﻲ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺷُﺪُﻭﻥَ
Dan apabila hamba-Ku bertanya kepada-Mu
(wahai Muhammad) tentang Aku, maka
(sampaikanlah) sesungguhnya Aku dekat, Aku
menjawab permohonan doa yang dipanjatkan
kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi
perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka
selalu mendapatkan petunjuk”
[al-Baqarah/2:186]
*Ibnu Taimiyah* rahimahullah menyatakan “Dengan
kedua sebab ini, doa akan dikabulkan, yakni
dengan kesempurnaan nilai ketaatan terhadap
uluhiyah Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan dengan
kekuatan iman terhadap rububiyah Allah
Subhanahu wa Ta’ala. Barangsiapa menaati Allah Subhanahahu wa ta’ala dalam semua perintah dan larangan-Nya, maka tercapailah maksudnya
dalam berdoa dan dikabulkan doanya, Allah
Subhanahu wa Ta’ala berfirman “Dan Allah
Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih serta
menambah bagi mereka dari karunia-Nya”.
2.Perintah berdoa.
ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُﻜُﻢ ﺍﺫﻋُﻮﺑِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢ ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭﻥَ
ﻋَﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻲ ﺳَﻴَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﺩَﺍﺧِﺮِﻳﻦَ
Sesungguhnya Rabb kalian memerintahkan:
“Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku
kabulkan doamu, sesungguhnya orang-orang yang
menyombongkan diri untuk beribadah kepada-Ku
akan masuk neraka jahannam dalam keadaan
hina.” [al-Quran]
3.Adab berdoa.
ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﺣَﻴِﻲٌ ﻛَﺮِﻳﻢٌ ﻳَﺴْﺘَﺤْﻴِﻲ ﺇِﺫَﺍ ﺭَﻓَﻊَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ
ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﺃَﻥْ ﻳَﺮُﺩَّﻫُﻤَﺎ ﺻِﻔْﺮًﺍ ﺧَﺎﺋِﺒَﺘَﻴْﻦِ
Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha pemalu lagi Maha pemurah terhadap seorang hamba yang mengangkat kedua tangannya
(berdoa), kemudian kedua tangannya kembali
dengan kosong dan kehampaan (tidak
dikabulkan).
[HR ATTirmudzi]
4.Baik sangka kepadaNya.
ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﺰَّﻭَﺟَﻞَّ : ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺃَﻧَّﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﻇَﻦِّ ﻋَﺒْﺪِﻱ ﺑِﻲْ ﻭَﺃَﻧَﺎ
ﻣَﻌَﻪُ ﺇِﺫَﺍ ﺩَﻋَﺎﻧِﻲْ
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Aku
(akan) sebagaimana hamba-Ku menyangka
tentang-Ku, dan Aku akan bersamanya jika ia
berdoa kepada-Ku”
[HR ALBukhari]
*FAEDAH AYAT DAN HADITS*
1.Allah swt sangat maha dekat dengan hambaNya beriman yang munajat kepadaNya dan manusia yang terdekat dengan Tuhan ketika sedang sujud dalam shalat.
2.Doa orang-orang beriman yang bertaqwa akan dikabulkan olehNya karena mereka mematuhi perintah dan menjauhi laranganNya serta yakin pasti dikabulkan doa-doanya.
3.Allah swt menyuruh berdoa hanya kepadaNya dan siapapun yang memintak baik laki ataupun perempuan kepadaNya niscaya dikabulkan dengan syarat patuh dan yakin kepadaNya.
4.Allah swt juga akan membalas orang-orang yang sombong tidak mau beribadah kepadaNya dengan neraka jahannam nanti di hari pembalasan.
5.Banyak adab berdoa kepada Allah swt sehingga terkabul doa seseorang diantaranya ikhlas dan tawakal:  diawali istighfar,hamdalah,shalawat...yakin dan istiqamah disamping mengangkat tangan.
6.Orang berdoa kepadaNya disamping memenuhi adab-adabnya juga wajib yakin dan baik sangka kepadaNya bahwa doanya akan terkabul.
7.Sungguh beruntung orang beriman yang bertaqwa dalam nenanggadapi urusan dunia dan akhirat dengan iman,amal shalih serta doa-doanya terkabul.
*ADAB DAN WAKTU IJABAH DOA*
1.Yakin dan hati yang bersyukur.
ﺍﺩْﻋُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻣُﻮﻗِﻨُﻮﻥَ ﺑِﺎﻹِﺟَﺎﺑَﺔِ ﻭَﺍﻋْﻠَﻤُﻮﺍ
ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻻَ ﻳَﺴْﺘَﺠِﻴﺐُ ﺩُﻋَﺎﺀً ﻣِﻦْ ﻗَﻠْﺐٍ ﻏَﺎﻓِﻞٍ ﻻَﻩٍ
“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin
akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai .”
(HR. Tirmidzi)
2.Waktu malam berdoa.
ﻳَﻨْﺰِﻝُ ﺭَﺑُّﻨَﺎ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻛُﻞَّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺣِﻴﻦَ ﻳَﺒْﻘَﻰ ﺛُﻠُﺚُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﺍﻵﺧِﺮُ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻣَﻦْ ﻳَﺪْﻋُﻮﻧِﻰ ﻓَﺄَﺳْﺘَﺠِﻴﺐَ ﻟَﻪُ ﻣَﻦْ ﻳَﺴْﺄَﻟُﻨِﻰ ﻓَﺄُﻋْﻄِﻴَﻪُ
ﻣَﻦْ ﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻧِﻰ ﻓَﺄَﻏْﻔِﺮَ ﻟَﻪُ
“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas
Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta
kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.”
(HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).
3.Bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Allah Ta’ala berfirman,
ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺳَﺄَﻟَﻚَ ﻋِﺒَﺎﺩِﻱ ﻋَﻨِّﻲ ﻓَﺈِﻧِّﻲ ﻗَﺮِﻳﺐٌ ﺃُﺟِﻴﺐُ
ﺩَﻋْﻮَﺓَ ﺍﻟﺪَّﺍﻉِ ﺇِﺫَﺍ ﺩَﻋَﺎﻥِ ﻓَﻠْﻴَﺴْﺘَﺠِﻴﺒُﻮﺍ ﻟِﻲ
ﻭَﻟْﻴُﺆْﻣِﻨُﻮﺍ ﺑِﻲ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺮْﺷُﺪُﻭﻥَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya
kepadamu tentang Aku, maka (jawablah),
bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan
permohonan orang yang berdo’a apabila ia
memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah
mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran .”
(QS. Al-Baqarah: 186)
4.Pada hari Arafah (9 Dzulhijjah), karena
sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.
Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ ﺩُﻋَﺎﺀُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari
Arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585). Maksudnya,
inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau
terkabulkan (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 10: 33).
5.Do’a antara adzan dan iqamah.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀَ ﻻَ ﻳُﺮَﺩُّ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻷَﺫَﺍﻥِ ﻭَﺍﻹِﻗَﺎﻣَﺔِ ﻓَﺎﺩْﻋُﻮﺍ
“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah
do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah
(kala itu) .” (HR. Ahmad, 3: 155. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini
shahih )
6.Do’a selesai shalat lima waktu, bisa jadi
setelah salam (ba’da dzikir), bisa jadi di akhir
tahiyat sebelum salam.
Allah Ta’ala berfirman,
ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻓَﺮَﻏْﺖَ ﻓَﺎﻧْﺼَﺐْ ‏( 7 ‏) ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻚَ ﻓَﺎﺭْﻏَﺐْ
‏(8 ‏)
“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh
(urusan) yang lain dan hanya kepada Rabbmulah
hendaknya kamu berharap .”
(QS. Alam Nasyrah:1-8)
7.Waktu di hari Jum’at, bisa jadi saat duduk
imam di antara dua khutbah, bisa jadi pula ba’da Ashar sampai tenggelam matahari.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jum’at, lantas beliau bersabda,
‏« ﻓِﻴﻪِ ﺳَﺎﻋَﺔٌ ﻻَ ﻳُﻮَﺍﻓِﻘُﻬَﺎ ﻋَﺒْﺪٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ، ﻭَﻫْﻮَ ﻗَﺎﺋِﻢٌ
ﻳُﺼَﻠِّﻰ ، ﻳَﺴْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺇِﻻَّ ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺇِﻳَّﺎﻩُ
‏» . ﻭَﺃَﺷَﺎﺭَ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻳُﻘَﻠِّﻠُﻬَﺎ
“Di hari Jum’at terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri
melaksanakan shalat lantas ia memanjatkan suatu do’a pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut
melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta .”
Dan beliau berisyarat dengan tangannya akan
sebentarnya waktu tersebut. (HR. Bukhari, no. 935; Muslim, no. 852)
RAMADHAN WAKTU DOA MUSTAJAB DAN ALLAH SWT AKAN MEMBERIKAN PERMINTAAN HAMBANYA YANG BERDOA

Wassalam
Anak bangsa
😎💞👨👩👧
😎RAMADHAN BULAN ALQURAN💞💞💞
*NUZULUL ALQURAN*
1.Alquranul karim diturunkan di bulan ramadhan.
ﺷَﻬْﺮُ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁَﻥُ
“ (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah)
bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya
diturunkan (permulaan) Al Quran ”
(QS. Al Baqarah: 185).
2.Bulan ramadhan malamnya diberkahi.
ﺇِﻧَّﺎ ﺃَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﻓِﻲ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﻣُﺒَﺎﺭَﻛَﺔٍ
“ Sesungguhnya Kami menurunkannya pada
suatu malam yang diberkahi ”
(QS. Ad Dukhon: 3).
3.Allah swt menetapkan taqdir pada makhlukNya.
ﻓِﻴﻬَﺎ ﻳُﻔْﺮَﻕُ ﻛُﻞُّ ﺃَﻣْﺮٍ ﺣَﻜِﻴﻢٍ
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah ” (QS. Ad Dukhon: 4)
Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di
rahimahullah berkata, “Disebut lailatul qadar
karena kemuliaan dan keutamaan malam tersebut di sisi Allah. Pada malam tersebut ditetapkan berbagai perkara yang akan terjadi pada satu
tahun, yaitu ditetapkan ajal, rezeki, dan berbagai takdir.”
( Taisir Al Karimir Rahman , hal. 931).
4.Allah swt menurunkan alquranul karim pada malam lailatul qadar bulan ramadhan.
ﺇِﻧَّﺎ ﺃَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﻓِﻲ ﻟَﻴْﻠَﺔِ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ‏(1 ‏) ﻭَﻣَﺎ ﺃَﺩْﺭَﺍﻙَ ﻣَﺎ ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ‏(2 ‏)
ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ ‏( 3 ‏) ﺗَﻨَﺰَّﻝُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﻭَﺍﻟﺮُّﻭﺡُ
ﻓِﻴﻬَﺎ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻣِﻦْ ﻛُﻞِّ ﺃَﻣْﺮٍ ‏(4 ‏) ﺳَﻠَﺎﻡٌ ﻫِﻲَ ﺣَﺘَّﻰ ﻣَﻄْﻠَﻊِ
ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ‏(5 ‏)
“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya
(Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan
tahukah kamu apakah malam kemuliaan
itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari
seribu bulan. Pada malam itu turun
malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan
izin Tuhannya untuk mengatur segala
urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan
sampai terbit fajar .” (QS. Al Qadr: 1-5).
“ Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan
dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di
langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-
angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa
sallam- sesuai dengan peristiwa-peristiwa
dalam jangka waktu 23 tahun. ” (HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Hadits ini
dishahihkan oleh Al Hakim dan disetujui
oleh Adz Dzahabi. Ibnu Hajar pun menyetujui sebagaimana dalam
Al Fath , 4: 9).
Syaikh As Sa’di rahimahullah berkata,
“Allah itu menjadikan permulaan turunnya
Al Qur’an adalah di bulan Ramadhan di
malam Lailatul Qadar.”
( Taisir Al Karimir
Rahman , hal. 931).
5.Perintah mengkaji ayat-ayatnya dan mengambil pelajaran darinya.
ﻛِﺘَﺎﺏٌ ﺃَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎﻩُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ ﻟِﻴَﺪَّﺑَّﺮُﻭﺍ ﺁَﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻟِﻴَﺘَﺬَﻛَّﺮَ ﺃُﻭﻟُﻮ
ﺍﻟْﺄَﻟْﺒَﺎﺏِ
“ Ini adalah sebuah kitab yang Kami
turunkan kepadamu penuh dengan berkah
supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran . ”
(QS. Shaad: 29).
6.Perintah membacanya dan balasanya dapat syafaat darinya.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑﻲ ﺃُﻣَﺎﻣَﺔَ ﺍﻟْﺒَﺎﻫِﻠِﻰُّ ﺭﺿﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ
ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ- ﻳَﻘُﻮﻝُ ‏« ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ
ﻳَﺄْﺗِﻰ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺷَﻔِﻴﻌًﺎ ﻷَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ …
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu
berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“ Bacalah Al Quran karena sesungguhnya
dia akan datang pada hari kiamat sebagai
pemberi syafa’at kepada orang yang
membacanya”
(HR. Muslim).
*FAEDAH AYAT DAN HADITS*
1.Allah swt menurunkan alquranul karim pada bulan ramadhan,bulan puasa,bulan penuh berkah dan bulan ampunan.
2.Alquranul karim diturunkan sebagai hidayah,penjelasan dan pembeda antara haq dengan bathil.
3.Alquranul karim sebagai petunjuk manusia pada umumnya dan khusus buat orang-orang beriman yang bertaqwa.
4.Alquranul karim diturunkan pada malam penuh berkah di bulan ramadhan yang dijelaskan segala urusan termasuk takdir manusia dalam satu tahun,ajal,rezki dan lainnya.
4.Malam penuh berkah malam lailatul qadar yang beribadah didalamnya balasannya seperti beribadah 1000 bulan itu lebih baik dari padanya. Sungguh beruntung hamba beriman yang beribadah atau beramal shalih dimalam tsb jika mendapatkannya.
5.Malam lailatul qadar tsb hanya diperuntukan ummat baginda nabi Muhammad saw yang sedang beribadah atau beramalah shalih.
6.Allah swt merahasiakan malam mulia tsb pada 10 akhir bulan ramadhan pada tgl 21/23/25/27/29 ?
Imam Ghazali pendapatnya tergantung awal hari awal puasa ?
Ada yang bilang setiap malam jumat akhir ramadhan ? Tetap Rahasia Allah swt turunnya lailatul qadar ??? Wallah a`lam
7.Mendapatkan lailatul qadar merupakan karunia besar dariNya yang mungkin sangat erat dengan kuwalitas puasa seseorang dan ibadah lainnya disamping usaha seorang hamba yang ikhlas dan kehendak yang maha Kuasa.
8.Alquranul karim didalamnya diberkahi dan Allah swt memerintahkan agar ayat-ayatnya direnungkan dan menjadi pembelajaran bagi orang yang berakal dan cerdas.
9.Bacalah alquranul karim dengan tartil,fahami dengan ilmunya dan amalkan pesannya dengan ikhlas sehingga nanti dihari pembalasan akan nenjadi hujjah penolong dan memberi syafaat atas ridha dariNya !
*RAHASIA LAILATUL QADAR*
ﺍﻟْﺘَﻤِﺴُﻮﻫَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮِ ﺍﻷَﻭَﺍﺧِﺮِ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ ﻓِﻰ
ﺗَﺎﺳِﻌَﺔٍ ﺗَﺒْﻘَﻰ ، ﻓِﻰ ﺳَﺎﺑِﻌَﺔٍ ﺗَﺒْﻘَﻰ ، ﻓِﻰ ﺧَﺎﻣِﺴَﺔٍ ﺗَﺒْﻘَﻰ
“ Carilah lailatul qadar di *sepuluh malam*
terakhir dari bulan Ramadhan pada
sembilan, tujuh, dan lima malam yang
tersisa .”
(HR. Bukhari no. 2021)
ﺍﻟْﺘَﻤِﺴُﻮﻫَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻟْﻌَﺸْﺮِ ﺍﻷَﻭَﺍﺧِﺮِ – ﻳَﻌْﻨِﻰ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ –
ﻓَﺈِﻥْ ﺿَﻌُﻒَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﻭْ ﻋَﺠَﺰَ ﻓَﻼَ ﻳُﻐْﻠَﺒَﻦَّ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺴَّﺒْﻊِ
ﺍﻟْﺒَﻮَﺍﻗِﻰ
“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir,
namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia
dikalahkan ,pada tujuh malam yang tersisa .” (HR. Muslim)
*"Tanggal 21 ini* khususnya diyakini
oleh para ulama kelompok Syafi'i"
kata Yusuf Qardhawi dalam Fiqhush
Shiam .
*Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah* menyebutkan
bahwa sepantasnya bagi seorang muslim
untuk mencari malam lailatul qadar di
seluruh sepuluh hari terakhir. Karena
keseluruhan malam sepuluh hari terakhir
bisa teranggap ganjil jika yang dijadikan
standar perhitungan adalah dari awal dan
akhir bulan Ramadhan. Jika dihitung dari
awal bulan Ramadhan, malam ke-21, 23
atau malam ganjil lainnya, maka
sebagaimana yang kita hitung. Jika dihitung
dari Ramadhan yang tersisa, maka bisa jadi
malam genap itulah yang dikatakan ganjil.
BACA ALQURAN DENGAN TARTIL FAHAMI DENGAN ILMUNYA DAN AMALKAN PESANNYA DENGAN IKHLAS NISCAYA KELAK MENSYAFAATIMU
NUZULUL QURAN PADA LAILATUL QADAR TETAP DALAM RAHASIA ALLAH SWT
Wassalam
Anak bangsa
😎💞👨👩👧
Semoga bermanfaat
😎RAMADHAN BULAN ALQURAN🎤🎤🎤
*IKHLAS KARENANYA*
1.Perintah ikhlas beribadah.
ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻣِﺮُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣُﺨْﻠِﺼِﻴﻦَ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺪِّﻳﻦَ ﺣُﻨَﻔَﺎﺀَ
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya
beribadah kepada Allâh dengan memurnikan
ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama
dengan lurus
[al-Bayyinah/98:5]
2.Anjuran beramal shalih dan ikhkas beribadah.
ﻗُﻞْ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺃَﻧَﺎ ﺑَﺸَﺮٌ ﻣِﺜْﻠُﻜُﻢْ ﻳُﻮﺣَﻰٰ ﺇِﻟَﻲَّ ﺃَﻧَّﻤَﺎ ﺇِﻟَٰﻬُﻜُﻢْ ﺇِﻟَٰﻪٌ ﻭَﺍﺣِﺪٌ ۖ ﻓَﻤَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺮْﺟُﻮ ﻟِﻘَﺎﺀَ ﺭَﺑِّﻪِ ﻓَﻠْﻴَﻌْﻤَﻞْ ﻋَﻤَﻠًﺎ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﻌِﺒَﺎﺩَﺓِ ﺭَﺑِّﻪِ ﺃَﺣَﺪًﺍ
Katakanlah, “Sesungguhnya aku ini hanya seorang
manusia seperti kamu, yang diwahyukan
kepadaku, “Bahwa sesungguhnya Rabb kamu itu
adalah Rabb Yang Esa”. Barangsiapa mengharap
perjumpaan dengan Rabbnya maka hendaklah ia
mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia
mempersekutukan seorang pun dalam beribadat
kepada Rabbnya.”
[al-Kahfi/18:110]
3.Perhatian Allah swt pada keikhlasan hati dan amal perbuatan shalih.
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲْ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ : ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻻَ ﻳَﻨْﻈُﺮُ
ﺇِﻟَﻰ ﺻُﻮَﺭِﻛُﻢْ ﻭَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻟِﻜُﻢْ ﻭَ ﻟَﻜِﻦْ ﻳَﻨْﻈُﺮُ ﺇِﻟَﻰ ﻗُﻠُﻮْﺑِﻜُﻢْ ﻭَ
ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻜُﻢْ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
Nabi Shallallahu ‘alihi wa sallam telah
bersabda,”Sesungguhnya Allah tidak memandang
kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta
kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan
amal kalian”.
[HR Muslim]
4.Doa perlindungan dari kesyirikan.
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧَّﺎ ﻧَﻌُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺃَﻥْ ﻧُﺸْﺮِﻙَ ﺑِﻚَ ﺷَﻴْﺌﺎً ﻧَﻌْﻠَﻤُﻪُ ﻭَ
ﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻟِﻤَﺎ ﻻَ ﻧَﻌْﻠَﻢُ
Ya, Allah. Sesungguhya kami berlindung
kepadaMu agar tidak menyekutukanMu dengan
sesuatu yang kami ketahui. Dan kami memohon
ampun kepadaMu dari sesuatu yang kami tidak
mengetahuinya. [HSR Ahmad 4/403 dan sanadnya
hasan. Hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam lainnya].
*FAEDAH AYAT DAN HADITS*
1.Allah swt menyuruh kepada orang-orang beriman agar ikhlas dalam beribadah.
2.Ikhlas beribadah dan beramal shalih hanya semata-mata karena Allah swt dan sesuai petunjuk rasul.
3.Bisa berjumpa dengan Allah swt di hari kiamat hari pembalasan nanti jika orang beriman beramal shalih dan tidak mempersekutukanNya dalam beribadah dengan selain Dia.
4.Beribadah ikhlas karena Allah swt dan karena sesuatu yang lain termasuk riyaa yang halus. Menjalankan atau meninggalkan amalan tertentu karena manusia termasuk syirik dan munafiq.
5.Istiqamah membaca doa perlindungan tsb sehingga terhindar dari perbuatan syirik.
6.Sungguh beruntung orang beriman mampu ikhlas beribadah dan beramal shalih dan merugi sebaliknya.
*HAKEKAT IKHLAS*
*Abu ‘Utsman* berkata : “Ikhlas ialah, melupakan
pandangan makhluk, dengan selalu melihat
kepada Khaliq (Allah)”.
*Abu Hudzaifah Al Mar’asyi* berkata : “Ikhlas ialah,
kesesuaian perbuatan seorang hamba antara lahir dan batin”.
*Abu ‘Ali Fudhail bin ‘Iyadh* berkata :
“Meninggalkan amal karena manusia adalah riya’. Dan beramal karena manusia adalah syirik. Dan ikhlas ialah, apabila Allah menyelamatkan kamu
dari keduanya”.
IKHLAS BERIBADAH DAN BERAMAL SHALIH PERTANDA MENINGKAT KETAQWAAN SESEORANG KEPADA TUHAN YANG MAHA TAHU ISI HATINYA
Wassalam
Anak bangsa
😎💞👨👩👧

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Halaman